<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637</id><updated>2012-01-29T20:54:49.883+07:00</updated><category term='Gallery'/><category term='Kiddo'/><category term='Say Thanks'/><category term='Ayah'/><category term='Refleksi'/><category term='Lifetime'/><category term='Family'/><category term='Ai De Life'/><category term='Kampus'/><category term='Friends'/><category term='The Quote'/><category term='Menepi'/><category term='Math'/><category term='Wanita'/><category term='RR'/><category term='Science'/><category term='Lelaki'/><category term='Chaos'/><category term='Garbage'/><category term='Mozaik'/><category term='Love'/><category term='Sembarang Acak'/><category term='Aceh'/><category term='Thesis  Tagebuch'/><category term='Sajak'/><category term='Book'/><category term='Poke'/><title type='text'>it's me,i belong here...</title><subtitle type='html'>this thoughts being on my own way</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>114</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-3647133945590878372</id><published>2012-01-22T19:48:00.003+07:00</published><updated>2012-01-22T20:27:31.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='The Quote'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Tentangmu</title><content type='html'>&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;Saya sering membicarakan tentangmu bersama Tuhan, mendiskusikanmu,  merencanakan sesuatu, dan menebak sesuatu. Tuhan selalu memberikan  jawabannya, tapi Dia terlalu romantis dan suka memberi kejutan. Saya  hanya berharap Tuhan secara diam-diam mengatakan kepadamu tentang apa  yang sering saya dan Tuhan bicarakan.&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-3647133945590878372?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/3647133945590878372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/tentangmu.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3647133945590878372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3647133945590878372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/tentangmu.html' title='Tentangmu'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-22856592752220788</id><published>2012-01-20T20:22:00.008+07:00</published><updated>2012-01-20T22:56:39.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiddo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Agama Hewan?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;" Kak Ai, hewan punya agama?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Hm, tumben adek nanya gitu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Pingin tau aja. Kalau kita lebaran, hewan tau gak?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Udah tidur terus, besok harus bangun pagi."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam adik saya bertanya demikian. Menggelikan memang. Sekaligus membuat saya bertanya-tanya. Bukan jawaban atas pertanyaan yang diajukan. Tapi mengapa adik perempuan saya bisa bertanya seperti itu. Kadang, pertanyaan-pertanyaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;outstanding&lt;/span&gt; seperti itu sering diajukan oleh anak-anak. Seperti pertanyaan klasik yang satu ini. Dari mana datangnya adik bayi? Nah, jika kalian diberi pertanyaan seperti itu, bagaimana menjawabnya? Umumnya orang dewasa terlalu "berpikir keras" untuk memberikan jawaban yang tepat. Pertanyaan yang sama juga pernah ditanyakan oleh adik saya kepada mama. Saking tidak tau apa yang harus dijawab, pertanyaan itu dijawab sekedarnya saja oleh mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Adek dikasih oleh Allah" adik saya masih penasaran,&lt;br /&gt;"Jadi, Allah kasihnya dari langit? Jatuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dong&lt;/span&gt; nanti."&lt;br /&gt;Da, sering kali rasa penasarannya harus usai secara terpaksa dengan mengalihkannya pada hal lain. Oh ya, adik saya juga pernah bertanya seperti ini&lt;br /&gt;"Kak Ai, masa orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gede&lt;/span&gt; masih pakai pempers?" Saya yang sok pintar ini pun berdalih,&lt;br /&gt;"Nanti waktu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gede&lt;/span&gt; adek tau sendiri" percakapan selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai pertanyaan, hewan punya agama atau tidak, tidak pernah saya tanyakan pada siapapun. Jangankan bertanya. Timbul pertanyaan seperti itupun tidak pernah. Untuk saya, seorang yang memiliki agama, pasti percaya dengan agama yang saya anut. Apapun agamanya (samawi), semua yang beragama pasti yakin ada kekuatan besar yang mengatur dunia beserta isinya. Bahkan satu lembar daun yang jatuhpun Tuhan tau, apalagi hewan. Apapun yang Diciptakan telah dijamin keberadaannya, eksistensi, juga rizkinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, seluruh manusia yakin akan keberadaan Tuhan. Hanya saja agamanya berbeda-beda sesuai keyakinan. Agama harus ada karena didalamnya terdapat aturan-aturan yang harus dipahami. Kebaikan mana yang harus didapatkan dan keburukan mana yang harus dijauhi. Jika seorang manusia telah memilih agamanya, pastinya manusia tersebut meiliki akal. Dan, akal inilah yang tidak ada pada hewan. Dan hal itu pula yang membedakan manusia dan hewan. Hewan hanya diberi naluri kehewanan. Seperti makan-minum, memakan-dimakan, melawan-mempertahankan, berkembang biak, berkelompok dan lain sebagainya. Jadi, kemampuan berpikir untuk terikat pada aturan agama itu tidak dititahkan Tuhan pada hewan. Sekali lagi, ini menurut keyakian saya sebagai makhluk beragama dan meyakini Al-Quran dan Hadits sebagai pedomannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dalam Al-Quran, ada beberapa hewan yang secara&lt;span style="font-style: italic;"&gt; special&lt;/span&gt; disebutkan didalamnya. Seperti lebah, semut, laba-laba, dll. Allah ingin menunjukkan bahwa dari hewanpun manusia bisa belajar banyak. Lebah misalnya. Manusia bisa belajar dari lebah untuk lebih bermanfaat bagi orang lain. Manusia bisa belajar dari semut yang bisa bekerjasama bahu membahu. Juga belajar dari jaring laba-laba yang rapuh, jangan sampai manusia keluar dari orbitnya Allah. Jika manusia itu memiliki kesempurnaan akal, lalu mengapa harus belajar lagi pada hewan? Hm, ternyata banyak manusia yang belum memanfaatkan kesempurnaan akalnya. Bahkan akalnya jauh lebih rendah dari hewan.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Wallahualam&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;p style="font-style: italic;" class="ayetler" align="left"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;Dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian          malam dan siang, dan bahtera yang berlayar di lautan untuk kemaslahatan          manusia, dan air yang dikirimkan Tuhan dari langit - yang dengannya dihidupkanNya          bumi sesudah mati (kering) dan disebarkanNya berbagai jenis mahluk - dan          angin serta awan yang bergerak dengan patuhnya ke berbagai arah di antara          langit dan bumi; sungguh terdapat tanda-tanda bagi mereka yang menggunakan          akalnya. (Al-Baqarah: 164)&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;       Ternyata, kita bisa belajar dari apa saja ya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-22856592752220788?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/22856592752220788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/tanya-hewan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/22856592752220788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/22856592752220788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/tanya-hewan.html' title='Agama Hewan?'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2050034877375386364</id><published>2012-01-14T23:17:00.005+07:00</published><updated>2012-01-15T01:05:59.924+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Chaos'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Book'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Chaos</title><content type='html'>Sebagian orang, ada yang percaya karma dan tidak. Saya termasuk orang yang tidak mempercayainya. Namun saya percaya, bahwa satu hal yang saya lakukan hari ini akan berdampak di kemudian hari. Terlepas dampak itu positif atau negatif. Dalam keyakinan yang saya anut juga mengatakan hal serupa. Bahwa setiap sikap, tutur kata, kemunafikan, kesombongan akan dibalas walau seberat zarrah (atom) pun. Sila buka Az-Zalzalah: 7-8.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk pada teori  &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Butterfly_effect"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Butterfly Effect&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau Efek Kupu-Kupu yang menyatakan bahwa Efek tersebut merupakan sistem yang ketergantungannya sangat  peka terhadap kondisi awal. Hanya sedikit perubahan pada kondisi awal,  dapat mengubah secara drastis kelakuan sistem pada jangka panjang. Seorang berkebangsaan Amerika menyelesaikan 12 persamaan diferensial non-linear dengan bantuan komputer.  Pada awalnya dia mencetak hasil perhitungannya di atas sehelai kertas  dengan format enam angka di belakang koma (...,506127). Kemudian, untuk  menghemat waktu dan kertas, ia memasukkan hanya tiga angka di belakang  koma (...,506) dan cetakan berikutnya diulangi pada kertas sama yang  sudah berisi hasil cetakan tadi. Sejam kemudian, ia dikagetkan dengan  hasil yang sangat berbeda dengan yang diharapkan. Lelaki yang bernama Edward Norton Lorenz berlatar belakang Matematika dan Meterologi ini mendapatkan hasil seperti &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/File:Lorenz_attractor_yb.svg"&gt;ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-P9YfE7i79TQ/TxG29mNlXzI/AAAAAAAAAdA/_XNLCfOFX6g/s1600/600px-Lorenz_attractor_yb.svg.png"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;Tadinya saya pikir Lorenz melambangkan kupu-kupu dalam teorinya karena kecintaannya pada makhluk bersayap dua ini. Ternyata jika dilihat lebih lanjut, hasil perhitungan yang ia cetak dalam grafik tersebut mirip dengan kupu-kupu. Entahlah. Saya tidak tau persis. Tapi jika dilihat lebih detil lagi, setiap titik-titik yang membentuk 2 kepakan sayap tersebut seperti membentuk 2 ruas lingkaran yang pada setiap titik berada pada titik yang serupa dalam jarak yang berbeda. Seperti kita berada di sebuah waktu A1 dan akan kembali pada waktu A2 pada jarak A2-A1. Mungkin Butterfly Effect ini juga bisa menjadi acuan pada kondisi Deja-Vu. Ada yang tertarik menganalisanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Secret_%28book%29"&gt;The Secret&lt;/a&gt; juga mengatakan bahwa apa&lt;span id="result_box" class="" lang="id"&gt;&lt;span class="hps"&gt; yang kita&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;pikir dan&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;rasa,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;frekuensi&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;dan gelombang pikiran dan rasa tersebut  akan&lt;/span&gt; melibatkan &lt;span class="hps"&gt;alam semesta&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;dan alam semesta akan bereaksi balik pada frekuensi dan gelombang yang kita kirim.&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;Sebagai contoh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;jika kita&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;memikirkan sesuatu yang membuat&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;marah maka kita akan&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;marah&lt;/span&gt;&lt;span&gt;. Karena alam bereaksi terhadap gelombang pikiran tersebut.&lt;/span&gt; &lt;span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;Sebaliknya,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;jika kita berpikir&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="hps"&gt;positif&lt;/span&gt;&lt;span&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span class="hps"&gt;maka keadaan akan berlaku positif. Ada baiknya pula mengimbangi bacaan kita dengan &lt;a href="http://quantumikhlas.com/"&gt;Quantum Ikhlas&lt;/a&gt; dan Law of Attractionnya milik Erbe Sentanu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin mengatakan seperti ini. Mungkin hidup kita sekarang diibaratkan seperti ratusan angka dibelakang koma. Kita bahkan nyaris tidak peduli. Karena angka-angka tersebut akan berdampak dalam jangka waktu yang panjang. Tidak sekarang, tidak nanti tapi esok. Suatu hari. Pasti! Jadi, tidak ada alasan untuk menunda sebuah kebaikan dan capaian, sekalipun dalam sebuah kertas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*Dan kawan, ternyata menulis itu juga angka-angka dibelakang koma. Kita tidak tau efeknya hari ini, tapi nanti. Pasti!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2050034877375386364?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2050034877375386364/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/chaos.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2050034877375386364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2050034877375386364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/chaos.html' title='Chaos'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-6878566006466459088</id><published>2012-01-14T20:26:00.007+07:00</published><updated>2012-01-14T23:20:11.289+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Tentang Jodoh</title><content type='html'>Berbicara topik ini membuat saya ketar-ketir duluan. Bukan karena tidak suka membahasnya, tapi lebih karena tidak pantas saja. Walau akhirnya harus setuju dengan sebuah wejangan yang pernah saya terima 2 tahun lalu. Saya pikir cukup pantas untuk dinikmati bersama. Terutama, asupan untuk diri sendiri yang harus percaya dengan Sang Maha Pengatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika pertemuan kami secara tak sengaja di mushala kampus. Ternyata pertemuan yang tak disangka itu membawa keberkahan tersendiri. Sembari memberi buku "Rindu Tiada Akhir" yang sangat ingin saya pinjam darinya, kami berbicara sejenak. Melepas rindu di Rumah Tuhan hingga menjelang petang. Menanyakan kabar serta kesibukan. Mendengar tausiah-tausiahnya yang sederhana, berdiskusi tentang banyak hal, hingga kapan akan menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang salah untuk ditanyakan pada wanita berumur 26 keatas. Seperti disentil dari ujung yang paling dalam. Namun jawabannya selalu mencerahkan. Tidak pernah ada guyonan balik untuk menjatuhkan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;She is sharp as ever!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menceritakan tentang sahabat-sahabatnya yang sudah menikah, yang  juga saya kenal baik. Tentang salah seorang diantara mereka yang menikah dengan teman masa kecil. Ada pula sahabatnya yang menikah pada pertemuan ke-5. Dan satunya lagi yang tinggal menghitung hari pernikahannya. Semuanya berbeda. Sama seperti Tuhan memberikan jodoh pada tiap manusia. Dengan jalan yang tidak pernah disangka. Beberapa diantaranya masih ada yang ditangguhkan jodohnya. Bukan karena Tuhan tidak ingin memberinya segera, namun saat ini kita ditempa sebagaimana calon suami atau istri kita kelak. Dia bisa jadi seseorang di ujung sana atau malah sangat dekat dengan kita. Dekat fisik. Hati berjauhan. Tapi pada saat yang bersaaman, dia juga diberikan masalah yang sama beratnya seperti kita yang akan menjadi calon suami atau istrinya. Jadi benarlah lagi kalam Allah, wanita yang baik untuk lelaki yang baik, wanita yang keji untuk lelaki yang keji. Secara lebih luas dapat diartikan, lelaki dan wanita yang akan berjodoh, akan setara tempaan juga cobaannya. Jika dalam beberapa hal tidak seperti yang telah disebutkan, maka hal itu merupakan cobaan yang InsyAllah ada hikmah besar didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, saya bertanya lagi. Bagaimana meyakinkan diri bahwa dialah suami atau istri yang tepat untuk kita? Wanita berkaca mata dihadapan saya tersenyum sempurna. Ada gurat kepuasan di raut wajahnya sampai ia mengatakan satu hal, "Ibadah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menentukan dia adalah yang terbaik bukan perkara mudah. Karena ini adalah pilihan yang akan jatuh sekali seumur hidup. Satu untuk selamanya. Jika ibadah seseorang belum baik, maka jangan harap hati memberi petunjuk yang baik pula. Hal ini juga bisa diterapkan jika ada 1 dari sekian pilihan untuk pasangan hidup. Hati tetap akan memilih 1. Tidak lebih. Untuk itu, hati tidak boleh condong pada satu hal. Hati harus bersikap adil. Menakar baik buruk bukan perkara satu dua malam, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengangguk paham. Pada akhir diskusi kami, ia menutup dengan beberapa kalimat yang tak kalah berpengaruh. Biarlah Allah yang mengatur segalanya. Karena Allah yang akan bermain dan mengatur peraturan permainannya. Manusia tidak perlu repot-repot. Hanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BERUSAHA &lt;/span&gt;mengikuti aturan permainan tersebut. Allah telah mengatur perjumpaan seseorang dengan seseorang pada tanggal, waktu, menit, detik dan semuanya tak pernah meleset dari apa yang telah digariskanNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-6878566006466459088?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/6878566006466459088/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/tentang-jodoh.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6878566006466459088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6878566006466459088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/tentang-jodoh.html' title='Tentang Jodoh'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5991194152741609489</id><published>2012-01-13T22:55:00.003+07:00</published><updated>2012-01-14T01:05:31.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Menggenggam Angin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Katakan satu hal yang membuatku  tersenyum hari ini. Tercekat pada bayang-bayang. Kepada malam rindu ini selalu mengadu. Dingin. Dan sunyi. Tak ada jawaban yang membuatku berpaling untuk menetap. Tak ada gerakan yang menghentikan langkah berjalan. Datar. Seperti angin. Datang dan pergi. Tetap tak bisa digenggam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5991194152741609489?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5991194152741609489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/menggenggam-angin.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5991194152741609489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5991194152741609489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/menggenggam-angin.html' title='Menggenggam Angin'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-406849018992792653</id><published>2012-01-06T14:16:00.007+07:00</published><updated>2012-01-06T15:06:11.819+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiddo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Memoar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/4PJ-dgnK-Ok" allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dulu saya ingin sekali menjadi arsitek. Karena merangkum kembali sebuah objek dalam kanvas adalah salah satu cara mengabadikannya. Waktu bisa saja berputar, tapi menuangkan kembali dalam replika merupakan cara tangan menggantikan kelemahan kepala akan lupa. Beberapa tahun lalu tidak akan sama dengan sekarang. Kadang, bukan manusia yang membuatnya tidak sama, tapi takdir yang menuntun kita agar berjalan pada sisi yang telah ditulis Tuhan, sekalipun kita menolak kehendakNya. Sekarang, bukan saya yang tidak berusaha untuk menjadi seperti keinginan dulu, tapi sudah kehendak Tuhan yang membuat saya bergelut pada analisa angka setiap harinya. Kadang, ketika mengabadikan keadaan dengan menjalaninya sebagai rutinitas, kita harus menyadari, apa yang kita inginkan belum tentu menjadi kebutuhan, juga kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada satu masa dalam hidup. Ada bagian dimana kita harus melupakan. Melupakan apa yang pernah kita impikan. Mungkin pada awalnya banyak gerutuan tak setuju. Menjalani hari-hari dengan setengah hati. Walau nantinya, kita tau kebutuhan itu pasti diselingi dengan kebaikan yang dijanji Tuhan. Tidak singkat memang. Tapi nanti, suatu masa, kita pasti mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti anak kecil merengek minta dibelikan mainan boneka. Keadaan yang menuntun ia minta dibelikan mainan dengan melihat teman-temannya bermain boneka. Selang sehari selanjutnya, teman-teman bermain kelereng, maka hati menuntun si anak untuk kembali merengek minta dibelikan kelereng. Mereka, anak-anak, selalu lupa dengan hari yang lalu. Mereka hanya senang pada sesaat. Saat apa yang mereka lihat, saat itulah yang paling berharga. Selebihnya tinggal kenangan. Mereka pun bahagia. Pada saatnya, mereka akan melupakan sesuatu yang pantas menjadi kenangan. Dan, kenangan tidak selamanya menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, manusia dewasa tidak seperti anak-anak. Apa yang pernah singgah di hidup mereka tidak selamanya bisa dilepas sepenuhnya. Tidak bisa dilupakan sepenuhnya. Memang kenangan tidak selamanya menyakitkan, pun tidak selamanya menyenangkan. Saat yang tidak menyenangkan itu menggerus persendian hidup dan berbentur dengan hati, manusia manapun di dunia tidak akan melupakan begitu saja. Melupakan sama seperti membohongi hati. Melupakan sama seperti melepas tapi masih bisa melihat kembali. Melupakan sama seperti dosa yang dilakukan kesekian kali karena pernah melakukan untuk pertama kali. Melupakan sama seperti menertawai kesedihan sendiri. Melupakan apapun yang tidak menyenangkan sulit sekali, karena sekecil apapun luka yang tergores pasti meninggalkan jejak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, melupakan itu ternyata anugerah dari Tuhan, bukan? Sepatutnya disyukuri, bukan? Usaha sekecil apapun untuk melupakan sesuatu yang pernah melukai hati, tetap akan dinilai Tuhan. Inilah yang abadi. Inilah yang akan ditulis Tuhan di kanvas. Replika setiap kejadian dalam hidup. Apa yang tidak bisa ditawar kepala akan lupa untuk terus diingat oleh sebuah kenangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-406849018992792653?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/406849018992792653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/memoar.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/406849018992792653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/406849018992792653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/memoar.html' title='Memoar'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/4PJ-dgnK-Ok/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-4876026103914464972</id><published>2012-01-01T20:11:00.005+07:00</published><updated>2012-01-01T22:55:32.508+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Sepanjang 2011 Lalu</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;It's a New Year's Day&lt;/span&gt;. Hari ini tepat di awal tahun 2012. Jika runut kebelakang sejenak, ada beberapa hal yang menjadi prioritas, keinginan dan sesuatu yang terjadi tanpa terlintas pikir. Dan, kenyataannya adalah sesuatu yang diluar prediksi lebih banyak mengisi ruang hidup. Kenapa ya? Saya juga tidak mengerti. Kadang ketika menginginkan sesuatu, saya mati-matian ingin mencapainya. Jika keinginan itu berupa properti dan membutuhkan dana lebih, saya menabung. Bahkan sempat saya jadikan target berapa nominal perhari yang harus dikumpulkan agar properti itu berada di genggaman. Namun keadaan berkata lain. Dana itu terpakai untuk hal yang lebih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;urgent&lt;/span&gt; kadarnya. Lain lagi dengan prioritas utama saat ini. Kuliah dan Tugas Akhir. Saya menambah beberapa mata kuliah yang ingin diperbaiki. Padahal kadarnya tidak terlalu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;urgent&lt;/span&gt;. Artinya kadar nilai yang ada sudah memenuhi kecukupan untuk lulus, tapi hanya karena ingin menjadi lebih baik, akhirnya harus berubah haluan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Switch to plan B&lt;/span&gt;. Ujung-ujungnya, Tugas Akhir menjadi nomor kesekian untuk dibereskan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Huf!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagian ini yang saya tidak pernah mengerti. Hadirnya orang-orang yang mengisi hidup sepanjang 2011. Berbagai konflik, permasalahan yang meruncing, keputusan, bahkan cinta. Ternyata, semua terjadi bukan tidak punya alasan. Seperti lingkaran umpamanya. Sembarang titik dari sebuah lingkaran akan ditempati oleh titik yang sama pula. Singkatnya, apa yang terjadi hari ini adalah akumulasi dari hari kemarin. Baik buruknya sebuah keinginan, bergantung dari apa yang diusahakan dan dipikirkan. Menulis resolusi adalah bagian dari usaha. Setidaknya ada sedikit usaha untuk menggenapkan keinginan dengan mendeskripsikan niat di kepala agar tidak lupa. Jadi, penting sekali itu daftar keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada bagian "Yang saya tidak mengerti". Cinta misalnya. Siapa sih yang bisa memprediksi kapan ia datang dan pergi? Atau "ia" yang mengendap dalam waktu yang lama dan pada akhirnya harus pergi. Atau "ia" yang secara tak wajar telah menggerogoti hati. Atau "ia" yang secara perlahan mengambil setiap hari-hari. Sungguh cinta merupakan satu hal yang absurd di dunia. Pada tiap kasusunya, siapapun, termasuk saya tidak bisa meprediksi bagaimana akhirnya kelak. Sungguh saya bersyukur pada Tuhan Maha Segala. Untuk hadiah berupa hati yang dapat memutuskan dan menyimpan dalam rapat sebuah keabsurdan itu. Cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, saya kembali berprinsip bahwa sebesar apapun capaian yang telah disusun matang, tetap Tuhan pula aktor utamanya. Sebuah hal klasik yang selalu kita dengar, manusia boleh berencana, namun Tuhan yang mengatur segala. Saya punya cara tapi Tuhan lebih berkuasa. Lalu satu hal yang menjadi kesimpulannya, bahwa Tuhan selalu menyukai sesuatu yang kecil tapi tetap dikerjakan secara berkala dari pada sesuatu yang besar tapi dikerjakan pada saat-saat tertentu atau sekali seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kuasa Tuhan begitu melangit. Saya tetap akan berusaha di bumi. Menulis bagian yang ingin dicapai pada lembaran harian. Melihat. Tetap terus mengerjakan. Manjalani sisa hidup. Sampai akhirnya kembali membuka lembaran tersebut untuk dicoret sebagai daftar keberhasilan. Ah, tunai sudah semua janji.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-4876026103914464972?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/4876026103914464972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/sepanjang-2011-lalu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4876026103914464972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4876026103914464972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2012/01/sepanjang-2011-lalu.html' title='Sepanjang 2011 Lalu'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-6181678258663552272</id><published>2011-12-12T22:59:00.015+07:00</published><updated>2012-01-14T01:09:01.892+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Math'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Say Thanks'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Top Ten: Things To Be Thankful For</title><content type='html'>Malam ini saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;excited&lt;/span&gt;. Karena baru saja menemukan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;the matter&lt;/span&gt;" untuk proyek akhir. Dan, taukah? Saya menemukannya ketika menonton animasi kesukaan, Naruto. Beberapa bulan kebelakang saya sering melakukan banyak hal dalam waktu yang bersamaan. Hasilnya memang tidak sepadan ketika saya melakukan satu hal dengan fokus. Tapi entah kenapa, saya begitu takut membuang waktu, hingga tadi sore saya kembali menemukan "jiwa" itu. Jiwa yang kembali bersemangat untuk melakukan semuanya lagi. Melalui sitenya &lt;a href="http://rustandgolddust.com/2011/11/24/top-ten-things-to-be-thankful-for/"&gt;Marion&lt;/a&gt; yang saya dapat secara tidak sengaja, saya ingin sekali menulis ini. Tentang rasa terima kasih yang saya dapatkan selama ini. Tentu saja, Tuhan menempati posisi pertama. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Thank's&lt;/span&gt; Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Pada setiap senja yang terbenam dengan jingganya, juga awan, hujan, bintang-bintang dan semua goresan alam Allah yang tidak bisa saya sebut satu-persatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-akgvCHF2E24/TuYuP9XMV8I/AAAAAAAAAa4/YVsT0x-4k-0/s1600/senjasoreitu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 219px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-akgvCHF2E24/TuYuP9XMV8I/AAAAAAAAAa4/YVsT0x-4k-0/s320/senjasoreitu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685282431306586050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Teman-teman. Jika mereka tidak ada, saya mungkin tidak bisa "hidup" dengan bahagia&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-bVQZT_uApac/TuYv3mpt4uI/AAAAAAAAAbQ/MqNtHOdi17I/s1600/friend.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 156px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-bVQZT_uApac/TuYv3mpt4uI/AAAAAAAAAbQ/MqNtHOdi17I/s320/friend.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685284211916661474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Tugas Akhir saya. Walau begitu "kejam" terlihat, tapi saya banyak belajar untuk lebih disiplin&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-L9sIc1hX8Vo/TuYvSNpTyaI/AAAAAAAAAbE/OnNeD5pkpH4/s1600/JayLukeCalculusFinalProject2010_1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-L9sIc1hX8Vo/TuYvSNpTyaI/AAAAAAAAAbE/OnNeD5pkpH4/s320/JayLukeCalculusFinalProject2010_1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685283569548904866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Ayah, ayah dan ayah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xZDK7M5Kb94/TuYwx-UzfpI/AAAAAAAAAbc/ja5pMh-Ul_Q/s1600/ayah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 252px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xZDK7M5Kb94/TuYwx-UzfpI/AAAAAAAAAbc/ja5pMh-Ul_Q/s320/ayah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685285214703812242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--xVn5e-pzoc/TuYzCix8FhI/AAAAAAAAAb0/N4u7l3O6MnY/s1600/Ay%2Bimage0194.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/--xVn5e-pzoc/TuYzCix8FhI/AAAAAAAAAb0/N4u7l3O6MnY/s320/Ay%2Bimage0194.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685287698390849042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Its kind of silly&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;my motorcycle&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-LsfVntCUgDU/TuY0-V5N4XI/AAAAAAAAAcM/Zgs5YYv5Tok/s1600/bike.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 319px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-LsfVntCUgDU/TuY0-V5N4XI/AAAAAAAAAcM/Zgs5YYv5Tok/s320/bike.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685289825235493234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Semua buku-buku yang minta dibaca ulang&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-E9G_a0BZJn4/TuYzbz5I7XI/AAAAAAAAAcA/Li_JqbXklgc/s1600/book.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-E9G_a0BZJn4/TuYzbz5I7XI/AAAAAAAAAcA/Li_JqbXklgc/s320/book.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685288132481183090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Saya rindu dedek, tapi syukur ada laptop Lab GIS yang sangat setia untuk tidak saya install antivirus sejak februari lalu. Ups!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_m99LSvBcvw/TuY1pTqtJyI/AAAAAAAAAcY/MihAgWRChwk/s1600/laptop.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 313px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-_m99LSvBcvw/TuY1pTqtJyI/AAAAAAAAAcY/MihAgWRChwk/s320/laptop.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685290563372132130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Semua orang-orang dalam lingkaran hidup. Mereka benar-benar guru terbaik&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-8faBDFu2bxE/TuY5hrFg7-I/AAAAAAAAAck/AmuBQI-eu9k/s1600/kerjasama1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-8faBDFu2bxE/TuY5hrFg7-I/AAAAAAAAAck/AmuBQI-eu9k/s320/kerjasama1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685294830266150882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Oh my, i can't life without music!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Fo4XMoxnuqA/TuYymE6RGjI/AAAAAAAAAbo/jKg_fhpXWK8/s1600/music-love.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Fo4XMoxnuqA/TuYymE6RGjI/AAAAAAAAAbo/jKg_fhpXWK8/s320/music-love.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685287209336379954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kalau dipikir-pikir, banyak sekali hal yang patut disyukuri. Dan, kenyataannya, kebahagiaan itu bukan seberapa besar yang kita dapatkan tapi seberapa berartinya kebahagiaan itu walau hanya hal-hal kecil sekalipun. Anyway, semoga "the matter" itu bisa saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;develop&lt;/span&gt; lagi dan diterima. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-FI5cxyIISBA/TuY64df92iI/AAAAAAAAAcw/MBkC-K2XEjo/s1600/thanks.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-FI5cxyIISBA/TuY64df92iI/AAAAAAAAAcw/MBkC-K2XEjo/s320/thanks.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685296321267620386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-6181678258663552272?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/6181678258663552272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/12/top-ten-things-to-be-thankful-for.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6181678258663552272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6181678258663552272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/12/top-ten-things-to-be-thankful-for.html' title='Top Ten: Things To Be Thankful For'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-akgvCHF2E24/TuYuP9XMV8I/AAAAAAAAAa4/YVsT0x-4k-0/s72-c/senjasoreitu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-6418151415288855908</id><published>2011-12-04T23:47:00.005+07:00</published><updated>2011-12-05T00:46:06.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thesis  Tagebuch'/><title type='text'>Keep Going</title><content type='html'>Meski galau ini sudah bertumpuk, meski sesak jika harus jujur menulisnya disini, aku bersyukur. Karena Tuhan selalu adil. Tuhan selalu punya cara terbaik untuk merespon setiap doa. Ada doa yang segera dikabulkan, ada yang ditunda, juga ada doa yang ditangguhkan di akhirat kelak. Jika saat ini doaku ditunda, artinya Tuhan punya rencana lain yang lebih baik dan aku butuhkan. Dimanapun aku berada, aku harus punya cara terbaik untuk terus berusaha, bertawakal juga berpikir positif. Jika nanti doa itu dikabulkan, aku akan tau dari pengalaman dan pembelajaran sebelumnya, bahwa apa yang aku harapkan harus tetap aku kejar. Aku tidak boleh menyerah pada keadaan karena apa yang kudapat adalah sebuah kepayahan. Tuhan mengajak aku berpikir rasional. Jika aku berusaha sekian, maka aku juga dapat sekian bagian. Sedikit atau banyak, baik-buruk, juga seberapa tulusnya niat akan menjadi tolak ukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-l0v8USdoQ6s/Ttuw4jdkJtI/AAAAAAAAAas/lA_AmAUZSvI/s1600/these-butterfly-effect-spirals.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-l0v8USdoQ6s/Ttuw4jdkJtI/AAAAAAAAAas/lA_AmAUZSvI/s320/these-butterfly-effect-spirals.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682329840496420562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hidup ini tak ada yang pasti. Hari ini dimalam yang sama aku bisa melihat bintang gemintang. Nanti di tahun berikutnya pada waktu yang sama, belum tentu aku bisa melihat bintang lagi, meski aku berusaha dan berkeinginan kuat untuk melihatnya. Namun, hal ini juga tidak boleh membuat diri pesimis. Ujung-ujungnya kembali lagi pada dua konsep yang berbeda, mana keinginan, mana kebutuhan. Dua-duanya sama baik, tapi kebaikan menurut diri belum tentu baik menurut Tuhan. Lalu, bagaimana membuatnya seiring sejalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak bisa dikatakan mudah. Tapi percayalah, pada akhirnya kita akan sadar bahwa apa yang Tuhan putuskan itu adalah sebuah kebutuhan yang nantinya berujung kebaikan. Beberapa hari lalu, aku kembali dipertemukan pada orang-orang utusan Allah. Sebenarnya jika kurunut dari semua persoalan hidup dan juga kebutuhan, Tuhan selalu memberiku jalan melalui berbagai orang. Bahkan pada waktu dan tempat yang tak disangka. Aku bersyukur mereka ada. Mereka adalah guru yang sangat berharga. Mungkin mereka atau siapapun di dunia ini tak akan sadar bahwa hal sekecil apapun akan menjadi kebaikan  jika dijalani dengan tulus. Jika kita berprinsip suatu saat apa yang akan kita lakukan sekarang akan berdampak di masa yang akan datang, maka hasil itu akan kita alami sedikit demi sedikit dari sesuatu yang tak terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini berputar. Dan, tidak akan berhenti hingga hari akhir. Begitu juga hidup. Tidak selamanya bisa menyenangkan juga tidak akan selalu dirundung kesedihan. Hanya diri sendiri yang mengerti apa yang menjadi kebutuhan. Hanya diri sendiri yang mengerti seberapa besar kesulitan yang dihadapi. Aku yakin, suatu hari nanti, Allah akan mengabulkan setiap mimpi. Nanti. Pada waktu yang paling tepat dalam hidupku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-6418151415288855908?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/6418151415288855908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/12/keep-going.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6418151415288855908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6418151415288855908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/12/keep-going.html' title='Keep Going'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-l0v8USdoQ6s/Ttuw4jdkJtI/AAAAAAAAAas/lA_AmAUZSvI/s72-c/these-butterfly-effect-spirals.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-1306486251306538241</id><published>2011-12-02T13:24:00.003+07:00</published><updated>2011-12-04T23:45:34.746+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thesis  Tagebuch'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><title type='text'>Alih-Alih</title><content type='html'>Saya merasa aneh akhir-akhir ini. Hati mulai tidak tetap pada beberapa pilihan lalu. Seperti memutuskan dan diputuskan. Seperti ada yang hilang. Semua tersekat rapi hanya dalam tempurung kepala sendiri. Beberapa kali melihat orang-orang yang berhasil dengan caranya, seperti ada motivasi sendiri untuk bergerak. Semalaman suntuk berkutat pada hal-hal yang harus saya dapatkan. Namun beberapa menit kemudian semua hilang. Saya beralih dari 'kewajiban' itu. Lalu, keesokan harinya saya berdiskusi dengan orang lain, mendapat jawaban yang berbeda dengan target yang sama, saya kembali terkecoh untuk santai sejenak dari rutinitas dengan target terdekat. Sama halnya ketika saya membaca beberapa artikel di dunia maya, pikiran ini benar-benar tidak pada tempatnya. Kemudian berada di depan layar komputer untuk-seharusnya-bekerja demi 'kewajiban' itu tapi setelah beberapa saat saya sadar bahwa kehilangan konsentrasi membuat saya kehilangan fokus pada kewajiban-kewajiban menumpuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ada pribadi ganda yang mengkomandoi untuk lari dari semua dan merelaksasikan kepala, tapi di saat yang sama ada perintah untuk terus berkutat pada rutinitas. Saya bahkan benci jika harus mengibakan diri dengan mengatakan, "Jalani saja". Kenapa setiap manusia selalu punya alasan untuk berdalih pada hal-hal yang selalu merusak konsentrasinya? Kenapa manusia selalu harus punya tenaga ekstra untuk mengalah pada hal-hal yang merusak segala targetnya? Padahal nanti menyesal pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-1306486251306538241?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/1306486251306538241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/12/saya-merasa-aneh-akhir-akhir-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1306486251306538241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1306486251306538241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/12/saya-merasa-aneh-akhir-akhir-ini.html' title='Alih-Alih'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5780070115769983229</id><published>2011-11-24T00:36:00.004+07:00</published><updated>2011-11-24T01:01:21.760+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Lelaki Rapuh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-m3M1nl6fdqQ/Ts00zQqPKgI/AAAAAAAAAaU/d76d98CQOy8/s1600/allah-maha-tau-wlpun-daun-yg-gugur1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-m3M1nl6fdqQ/Ts00zQqPKgI/AAAAAAAAAaU/d76d98CQOy8/s320/allah-maha-tau-wlpun-daun-yg-gugur1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678252760434158082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lelaki itu rapuh. Belum kuat untuk membangun diri. Hanya berpikir jiwanya paling buruk tanpa berusaha menjadi lebih baik. Dan, ia terpuruk pada keadaan yang ia cipta sendiri. Lalu, bagaimana bila nanti? Bila berbilang tahun sudah berganti. Semua jawaban harus diakumulasi.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dan lalu, bagaimana bila nanti? Jika waktu jelma pasti. Pada suatu hari ia tak boleh lagi sendiri. Entah bagaimana ia kuat untuk berdua pada percepatan hidup, jika dan hanya jika ia adalah seorang lelaki rapuh.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5780070115769983229?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5780070115769983229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/11/lelaki-rapuh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5780070115769983229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5780070115769983229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/11/lelaki-rapuh.html' title='Lelaki Rapuh'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-m3M1nl6fdqQ/Ts00zQqPKgI/AAAAAAAAAaU/d76d98CQOy8/s72-c/allah-maha-tau-wlpun-daun-yg-gugur1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-4563291744972811076</id><published>2011-11-08T23:32:00.008+07:00</published><updated>2011-11-09T00:47:14.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Math'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thesis  Tagebuch'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><title type='text'>Detour</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-DntGEwg5Dy0/TrlpyI9mPFI/AAAAAAAAAaE/SBEExLp88Zc/s1600/diar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-DntGEwg5Dy0/TrlpyI9mPFI/AAAAAAAAAaE/SBEExLp88Zc/s320/diar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672681515770068050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Orang-orang di sekitar kita pasti bertanya kapan dan mengapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kapan kamu masuk sekolah?", &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kapan kamu kuliah?", &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kapan kamu selesai skripsinya?",&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kapan kamu nikah?",&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kapan kamu kerja?", &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kapan kamu punya anak?", &lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kapan si kakak punya adik?&lt;/span&gt; atau&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kok lama banget sih ngerjain skripsinya? main aja ya kerjanya?&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua pertanyaan-pertanyaan itu tidak akan pernah ada akhirnya. Huff...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sah-sah saja sih. Mungkin pengalaman belum mengajarkan mereka bahwa kadang ada pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu ditanyakan. Seperti perihal di atas itu. Ah, jujur saja, saya mulai terganggu. Mungkin itu salah satu sebabnya saya membuat sekat-sekat yang tidak perlu di lalui semua orang dalam hidup saya. Cukup saya saja yang tau dan biarkan waktu yang memulihkan segalanya. Bukan bermaksud untuk  menghindar, tapi hanya perlu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;privacy&lt;/span&gt; agar perbandingan jarak yang boleh di lalui orang-orang mampu saya kontrol dengan baik. Semoga tidak menjadi ke-ambiguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, tepatnya semester akhir ini, di saat yang sama saya mengambil mata kuliah, tugas akhir, mengajar 2 kelas mahasiswa dan membimbing adik-adik kelas untuk memperlanjar bacaan iqranya, adalah waktu yang paling &lt;span style="font-style: italic;"&gt;urgent&lt;/span&gt; untuk saya lalui dengan agenda yang bermanfaat. Sering kali jika saya mengerjakan tugas kuliah dari dosen, saya berpikir hal tersebut juga sia-sia. Atau ketika saya mempersiapkan bahan ajar untuk MEC (Mathematics English Club), saya juga  seperti menganggap sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wasting time&lt;/span&gt;. Alasannya hanya satu, saya selalu membandingkan dengan capaian tugas akhir yang masih berjalan lebih lambat dari pada semua agenda yang lain. Benarlah memang, tugas akhir itu seperti weker yang siap-siap berdering, sedang kegiatan lainnya adalah saat-saat jeda waktu antara weker yang berdering itu. Sebenarnya bukan saya ingin melambatkan atau tidak melakukan apapun untuk setidaknya seminar proposal. Saya hanya belum menemukan benang merah sesuai keinginan. Saya belum menemukan titik ledak dalam pengerjaannya. Sedang untuk masalah data-data yang tersedia masih sangat umum sekali. Tidak ada yang spesifik untuk dapat dijadikan batasan masalah. Saya lebih suka benang merah tersebut bisa menjadi bahan analisa. Dengan membuat A maka saya bisa menemukan B. Dan lagi, untuk sebuah tantangan saya tidak ingin diburu waktu. Sungguh. Adopsi dan penjiplakan kata-kata bahkan analisa deskriptif semata jelas bukan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lx7bgX5bEXM/TrloITCXXoI/AAAAAAAAAZ4/2E3IijNyB_A/s1600/thesis_cloud_2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 159px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-lx7bgX5bEXM/TrloITCXXoI/AAAAAAAAAZ4/2E3IijNyB_A/s320/thesis_cloud_2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5672679697408286338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sedih sekali rasanya. Saya belum menemukan teman diskusi yang sesuai. Pembimbing utama pun seperti tidak mau ambil pusing soal ini. Mottonya seolah-olah seperti "Yang penting beres". Oh Tuhan, saya paling tidak bisa menyelesaikan suatu perkara hanya bermodalkan kemudahan tanpa jerih payah. Saya lebih suka diberi tugas berat dengan hasil maksimal dan bermanfaat daripada tugas ringan yang tidak perlu ambil pusing dan langsung lulus sebagai sarjana!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata seorang teman, setelah saya mengemukakan apa keinginan saya terhadap skripsi ini, saya terlalu banyak mengeluh. Asthgfirullah...jangan-jangan memang benar. Hanya karena ketidakfokusan menjadikan faktor-faktor yang mudah terlihat rumit. Dan, katanya lagi, saya belum tau apa yang sebenarnya saya mau. Jadi makin sedih setelah percakapan dalam log maya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya takut sekali semua yang ingin dicapai tidak sesuai dengan target. Lebih-lebih jika orang-orang yang paling dekat dengan saya menanyakan hal serupa. Kadang saya tidak bisa membedakan yang mana menyudutkan, yang mana motivasi. Seolah keduanya terlihat seperti dua sisi. Saya senang ada yang memperhatikan, sekaligus takut tidak bisa seperti yang dulu pernah ditargetkan. Ah, terlihat sekali sejauh apa kegalauan saya saat ini, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya butuh ide segar. Hanya hal itu. Saya juga butuh teman diskusi yang baik, bisa men&lt;span style="font-style: italic;"&gt;support&lt;/span&gt; dan tidak menjatuhkan, serta bacaan-bacaan aktual yang mampu mencerahkan. Ada satu quote yang saya suka dari Mary Kay Ash,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"For every failure, there's an alternative course of action. You just  have to find it. When you come to a roadblock, take a detour"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-4563291744972811076?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/4563291744972811076/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/11/orang-orang-di-sekitar-kita-pasti.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4563291744972811076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4563291744972811076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/11/orang-orang-di-sekitar-kita-pasti.html' title='Detour'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-DntGEwg5Dy0/TrlpyI9mPFI/AAAAAAAAAaE/SBEExLp88Zc/s72-c/diar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5209772960752041737</id><published>2011-11-01T00:33:00.004+07:00</published><updated>2011-11-01T09:03:59.881+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><title type='text'>Vertikal</title><content type='html'>Benarlah bahwa kita bergerak bukan karena orang lain. Kita bergerak horizontal melalui bagian vertikal yang melekat dekat, kepala. Kita berjalan terhadap waktu karena ideologi. Seseorang tidak bisa di ukur ideologinya berdasarkan lingkungan juga teman. Semua prinsip terbentuk dari apa yang di persaksikan mata ketika meminta jawaban hati. Semua butuh waktu untuk mendefinisikan apa yang harus kita teguhkan. Sampai disini, aku sangat mengerti kenapa siapapun bisa berubah dalam waktu yang relatif singkat. Semua hanya permainan pikiran. Karena pikiran adalah tanduk. Bagian yang harus di hormati sekaligus menjadi bumerang. Sampai saat ini semakin yakin, bahwa aku tak ingin tetap lama disini. Karena rumah yang sesungguhnya harus kudapati. Saat ini, aku hanya ingin sendiri...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5209772960752041737?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5209772960752041737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/11/vertikal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5209772960752041737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5209772960752041737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/11/vertikal.html' title='Vertikal'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-4575865580336917164</id><published>2011-10-26T20:48:00.000+07:00</published><updated>2011-10-26T20:49:57.723+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Walau Itu Nanti</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height:150%"&gt;Selalu ada kebahagiaan yang menelusup diam-diam. Meski jauh sekali. Meski kembali harus menunggu. Meski setahun lagi. Malam yang kuingat sepanjang lalu selalu memutar mozaik-mozaik lama. Malam ketika mata kupaksa terpejam demi sebuah nama. Malam diantara sepertiga bermunajat pada Al-Mulk. Malam yang tiada terlepas satu kata saja agar diberi ketetapan hati. Malam yang menjadi bisu dan kosong. Kemudian satu tubuh kaku rebah dalam kasur empuk. Di tengah hujan yang mengalir. Bahwa aku berharap untuk sejauh mungkin pergi. Berdua saja. Walau itu nanti, pada waktu-Nya, pada sebuah kekuatan, pada sebuah keabsahan, bersandar pada sebuah nama. Lalu aku tau dunia. Yang selama ini hanya terlihat indah dibalik jendela. Akan kuambil semua potongan mozaik lagi di dunia yang berbeda. Walau nanti. Walau itu nanti…&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-4575865580336917164?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/4575865580336917164/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/10/walau-itu-nanti.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4575865580336917164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4575865580336917164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/10/walau-itu-nanti.html' title='Walau Itu Nanti'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-4606197903008711878</id><published>2011-10-15T23:04:00.005+07:00</published><updated>2011-10-16T02:15:38.549+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>[Sequel] Taiwan Higher Education 2011</title><content type='html'>Taiwan. Bukan negara yang asing lagi untuk saya. Perangainya, logatnya, hingga pelitnya pun saya sudah hapal. Sejak-kurang lebih- 2007 lalu mereka sudah gencar datang ke Aceh. Mungkin tahun-tahun awal kedatangan mereka tidak terlalu digubris, karena mereka hanya berurusan dengan beberapa pihak yang mengundang hanya sebatas urusan akademik kampus intern, juga penandatanganan MoU menyangkut kesepakatan kerjasama bilateral. Ah...saya tidak tau pasti. Pada tahun berikutnya hingga sekarang, Taiwan gencar membuka peluang selebar-lebarnya untuk masyarakat Aceh yang ingin mendapatkan beasiswa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;by research&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;course-work&lt;/span&gt;. Dan, terbukti beberapa mahasiswa Aceh yang berniat melanjutkan magister dan doktor diterima dengan sangat "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;welcome&lt;/span&gt;". Jika ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;event&lt;/span&gt; besar yang menjadi benang merah antara kesuksesan penyedia beasiswa dengan mahasiswa, pasti keterkaitan itu adalah Taiwan Higher Education.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun yang merasa tertarik melanjutkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;study&lt;/span&gt; ke Taiwan-terutama bidang Sains dan Teknologi- wajib datang ke acara setahun sekali ini. Dua ribu sebelas adalah kedua kalinya negara anak emas Amerika ini datang ke Aceh. Masih dengan misi yang sama, membuka informasi dan peluang selebar-lebarnya bagi siapapun yang ingin melanjutkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;study&lt;/span&gt; ke Taiwan. Konsep dan teknis acara sama seperti tahun lalu. Saya juga pernah membuat satu postingan khusus &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2010/10/taiwan-higher-education-expobanda-aceh.html"&gt;disini&lt;/a&gt;. Tahun ini adalah pengalaman kedua saya sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth-companion&lt;/span&gt;. Karena secara teknis dan konsep tidak ada yang berbeda, saya tidak merasa kesulitan sama sekali, walau tetap ada perbedaan yang cukup signifikan antara Chiao Tung University dan National Taiwan University of Science and Technology...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_ameBHTNys0/TpnbchA-lCI/AAAAAAAAAXk/gZf9weFEXyg/s1600/5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-_ameBHTNys0/TpnbchA-lCI/AAAAAAAAAXk/gZf9weFEXyg/s320/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5663799289340400674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Me Vs National Taiwan University of Science and Technology&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Universitas ini terletak di Taipei. Menurut seorang International Admission Office of International Affairs-yang saya lupa namanya siapa- lokasinya berdekatan dengan &lt;a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;amp;source=web&amp;amp;cd=2&amp;amp;ved=0CDcQFjAB&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FTaipei_101&amp;amp;rct=j&amp;amp;q=taipei%20101&amp;amp;ei=wrWZTo25CaaXiQf447GsAg&amp;amp;usg=AFQjCNHis-bqa4NTl-0JjFcNydCrdw6GMg&amp;amp;cad=rja"&gt;Taipei 101&lt;/a&gt;. Layaknya penyedia beasiswa, mereka menawarkan jurusan-jurusan yang bisa dipilih sesuai dengan ketertarikan masing-masing. Seperti, Computer Science, Construction Engineering, Chemistry Engineering, Mechanical Engineering, Architect, Management Business, dll. Khusus untuk program &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Magister&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doctor&lt;/span&gt;, mereka menawarkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Full English Taught&lt;/span&gt;. Dan, untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bachelor&lt;/span&gt; hanya tersedia kelas bahasa Mandarin. Dalam brosur yang dibagikan, saya melirik bahwa Taiwan Tech-sebutan lain untuk National Taiwan University of Science and Tecnology- adalah kampus nomor wahid untuk fokus sains dan teknologi. Saya tidak tau benar atau tidak, karena seperti itu yang tertulis. Jika berminat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;apply&lt;/span&gt; beasiswanya, sila &lt;a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;amp;source=web&amp;amp;cd=1&amp;amp;ved=0CBsQFjAA&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww-e.ntust.edu.tw%2F&amp;amp;rct=j&amp;amp;q=national%20taiwan%20university%20of%20science%20and%20technology&amp;amp;ei=X7WZTvvICYWeiAeJkd2rAg&amp;amp;usg=AFQjCNGfkyDLzV3-dIA50phReN3AFJ0zIw&amp;amp;cad=rja"&gt;kemari&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ada apa antara saya dan Taiwan Tech? Sebenarnya saya tak ingin membuka lebar-lebar apa yang terjadi 1 oktober lalu. Cukuplah saya dan beberapa panitia inti yang berhak tau. Tapi, saya pikir nilai sebuah tulisan itu bukan terletak dari seberapa banyak diksi ataupun polemik yang dijabarkan, tapi keaslian tulisan itu sendiri. Tulisan yang nyata dan apa adanya lebih menembus ke hati. Mengapa ada perbedaan yang cukup signifikan antara tahun lalu dan tahun ini? Karena saya membuat sebuah pembanding. Pembanding tidak selamanya bernilai negatif. Sebaliknya, tidak selamanya juga pembanding bernilai positif, seperti sedikit rasa kecewa yang saya alami dengan Taiwan Tech.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth-companion&lt;/span&gt;, tugas kami adalah membantu mereka dari A hingga Z. Mulai dari pemasangan segala properti kampus seperti poster, bendera, mengatur booklet, memajang souvenir, mengingatkan mereka untuk lunch tepat waktu bahkan menggunting selotip dan membuang sisa sampah. Selebihnya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth-companion&lt;/span&gt; membantu menerjemahkan segala informasi yang ingin diketahui pengunjung dari bahasa Inggris ke bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti. Setelah acara selesai, segala properti yang ada harus dilepas dan dimasukkan ke tempat semula. Seperti itu. Sederhana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Booth-companion&lt;/span&gt; juga harus ramah memperkenalkan diri dan menayakan apa yang bisa dikerjakan agar semua pekerjaan cepat selesai. Saya juga, memperkenalkan diri dan menanyakan apa yang bisa saya kerjakan. Walau ujung-ujungnya mereka sendiri yang lebih tau posisi properti yang diinginkan. Jika tidak bisa mengerjakan sendiri, mereka meminta bantuan dengan sesama &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Taiwanese&lt;/span&gt; dalam bahasa Mandarin. Saya yang mengerti mandarin seujung kuku hanya bisa bengong-bengong saja. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Huh&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja selesai meletakkan properti dan segala atribut universitas, kami sudah harus pindah ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt; yang lain. Saya tidak mengerti kenapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt; Taiwan Tech harus pindah, karena sekali lagi, mereka berbicara bahasa Mandarin tanpa pernah mau melibatkan saya sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth-companion&lt;/span&gt;. Saya sudah mengendus kondisi yang tidak enak. Secepat mungkin kami pindah dan ba-bi-bu semua selesai dengan tanpa bantuan saya. Kawans, sungguh tak enak jika diacuhkan. Waktu berlanjut ke sesi pembagian booklet. Saat itu pengunjung sedang ramai-ramainya. Saya bertugas membagi booklet sambil berdiri tidak dipersilahkan duduk untuk sekedar melepas penat sesaat. Malangnya, kursi yang tersedia hanya untuk 3 orang dan semua sudah diduduki oleh mereka, Taiwan Tech's International Admission Office of International Affairs. Padahal saya sudah lelah sekali, sedang datang tamu bulanan pula. Oh, lengkaplah sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, jika harus membuat perbandingan, saya bisa mengatakan bahwa mereka tidak ramah. Tidak ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;chit-chat&lt;/span&gt; sekedar bicara santai di sela-sela &lt;span style="font-style: italic;"&gt;break&lt;/span&gt;. Mereka dengan sesama mereka saja. Bahkan waktu makan siang yang seharusnya saya ingatkan, mereka lakukan tanpa sepengetahuan saya. Jadilah saya sendiri dengan pengunjung yang berdesakan mencari informasi dan memburu souvenir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah semua orang Taiwan seperti itu? Saya rasa tidak juga-walau katanya mereka lebih individualis-banyak orang indonesia yang seperti itu, bahkan lebih. mungkin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mood&lt;/span&gt; mereka sudah tidak karuan ketika &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt; Taiwan Tech harus dipindah. Atau mungkin saya saja yang sedang sensitif karena "si tamu" itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Me Vs Chiao Tung University&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebelum hari-H, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth-companion&lt;/span&gt; dan calon &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth-companion&lt;/span&gt; harus hadir ke KBA (Komisi Beasiswa Aceh) untuk mendengar sedikit pengarahan tentang jalannya acara. Di sela-sela pengarahan, saya dan teman-teman sempat berdiskusi dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;interviewer&lt;/span&gt; dan menyampaikan beberapa kendala jika ada. Secara teknis tidak ada masalah yang berarti, tapi saya sangat berharap ditempatkan pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt; yang sama seperti tahun lalu, Chiao Tung University. Ternyata &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt; tersebut sudah dipenuhi oleh seorang mahasiswa yang akan berangkat  melanjutkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;study&lt;/span&gt; disana. Alasannya agar mahasiswa tersebut bisa lebih dekat dengan universitas yang menjadi tujuannya. Sebenarnya sah-sah saja alasan itu. Saya pikir bagus juga, selain lebih dekat secara personal, informasi yang lebih akuratpun bisa digali langsung dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;admission&lt;/span&gt;nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Admission&lt;/span&gt; Chiao Tung yang akan datang adalah orang yang sama, Janet. Janet sangat ramah dan ekspresif. Saya tidak menduga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt; kami bersebelahan. Saya pikir Janet akan lupa dengan seorang perempuan yang sudah membantu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt;nya tahun lalu. Ternyata dia ingat dan langsung menyapa saya sambil berpelukan. Wanita berkaca mata ini juga memberi hadiah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;special&lt;/span&gt; yang ia tanya langsung pada seorang senior saya yang sedang melanjutkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;study&lt;/span&gt; di Chiao tung. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Such a honorable thing. What a beautiful making friendship.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Chiao Tung Vs National Taiwan University of Science and Technology&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kawans, sekarang terbukti bukan? Bahwa etika dan perangai ternyata cukup mendominasi. Seorang yang cerdas sekalipun jika sombong tetap dipandang sebagai orang yang tidak berilmu. Itulah kenapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;knowladge&lt;/span&gt; berada di urutan kedua setelah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;integrity&lt;/span&gt;. Dan hal ini berlaku bagi saya sebagai sebuah pembanding. Nilai-nilai apa yang harus saya garis bawahi sebelum mengambil keputusan. Jika pada akhirnya saya akan melanjutkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;study&lt;/span&gt; ke Taiwan, sudah bisa saya pastikan Chiao Tung berada dalam daftar pilih. Dan, sudah bisa saya pastikan pula bahwa Natioanl Taiwan University of Science and Technology tidak berada dalam daftar pilih maupun dalam "kamus" hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;English, again and again!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahasa Inggris menjadi jaminan untuk melalui tahap akademik dan komunikasi verbal yang global. Saya tidak pernah mendapat kerugian dengan belajar-mengajar bahasa Inggris. Jujur, saya juga tidak pernah belajar bahasa Inggris secara intensif dan berkala dengan mengikuti les khusus bahasa Inggris. Tidak. Tidak pernah sama sekali. Saya hanya cinta bahasa Inggris. Saya tidak pernah berpikir rumit untuk belajar mencintainya. Saya mencintainya dari waktu ke waktu dengan berlatih, berlatih dan berlatih. Dengan apapun dan siapapun. Jadi, benar jika belajar atas dasar ketulusan dan cinta, kesuksesan itu akan ikut dengan sendirinya. Manis sekali bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;personal documentation belongs to&lt;/span&gt; &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.facebook.com/media/set/?set=a.1808310026337.72882.1797550202&amp;amp;type=3"&gt;Ria Purnama&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.facebook.com/media/set/?set=a.2491594420358.2142229.1567688961&amp;amp;type=3"&gt;Suci Farahdilla&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-4606197903008711878?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/4606197903008711878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/10/sequel-taiwan-higher-education-2011.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4606197903008711878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4606197903008711878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/10/sequel-taiwan-higher-education-2011.html' title='[Sequel] Taiwan Higher Education 2011'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-_ameBHTNys0/TpnbchA-lCI/AAAAAAAAAXk/gZf9weFEXyg/s72-c/5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7747511419303969922</id><published>2011-10-05T18:21:00.005+07:00</published><updated>2011-10-06T00:20:07.574+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiddo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Kemana Saya?</title><content type='html'>Ah...tidak kemana-kemana. Masih berada di Aceh. Masih berstatus mahasiswa tingkat akhir, dan masih belum menikah :D&lt;br /&gt;Lama tidak ngeblog jadi bingung mau nulis apa. Bukan masalah ide juga sih. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;, selama ramadhan lalu hingga Idul Fitri sampai hari ini, saya punya banyak cerita. Tapi justru bingung harus mulai dari mana. Mungkin sedikit gambar-gambar ini bisa manjadi awal baru tanpa harus mengumbar banyak kata. Ya sudah, dinikmati saja ya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-So9_SaujFfg/ToxKkhvZ-SI/AAAAAAAAAWU/_AQSo9qo0Cw/s1600/suzamen%2Bfastenbreachen.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-So9_SaujFfg/ToxKkhvZ-SI/AAAAAAAAAWU/_AQSo9qo0Cw/s320/suzamen%2Bfastenbreachen.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659980823090821410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ka-ki: Kak Meutia, Ayu, Frau Nova, saya, imel dan putri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan tahun lalu saya sempat ikut kelas Jerman. Tahun ini Alhamdulillah masih diberi kesempatan lagi untuk lebih mengenal bahasanya negeri Hitler ini. Keberkahan ramadhan kami tutup dengan buka puasa bersama sekaligus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;farewell&lt;/span&gt; kecil-kecilan. Kebetulan dalam bulan  agustus Frau Nova-Deutschlehrerin kami-berulang tahun. Kami menghadiahinya sebuah jilbab BB :D&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-YdFVeGNujvA/ToxIN2Xa6SI/AAAAAAAAAV8/pRr0hGOK5T8/s1600/Ay%2Bimage0137.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-YdFVeGNujvA/ToxIN2Xa6SI/AAAAAAAAAV8/pRr0hGOK5T8/s320/Ay%2Bimage0137.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659978234467117346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Benar sekali. Gambar diatas adalah sebuah koin. Saking &lt;span style="font-style: italic;"&gt;special&lt;/span&gt;nya ini koin sampai saya masukkan dalam kotak khusus. Ada apa dengan koin ini? Hm, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;i need to keep it till the right time&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-lKHz4rSVrO0/ToxJZTXf2vI/AAAAAAAAAWE/_mI5IYuqLKs/s1600/Ay%2Bimage0133.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 304px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-lKHz4rSVrO0/ToxJZTXf2vI/AAAAAAAAAWE/_mI5IYuqLKs/s320/Ay%2Bimage0133.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659979530742258418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-s06swpNpxp0/ToxKF42SbLI/AAAAAAAAAWM/PvrhuYQlmpA/s1600/Ay%2Bimage0135.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 259px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-s06swpNpxp0/ToxKF42SbLI/AAAAAAAAAWM/PvrhuYQlmpA/s320/Ay%2Bimage0135.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659980296717757618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Postcard Taiwan ini dari Neng &lt;a href="http://diarifka.wordpress.com/"&gt;Rifka&lt;/a&gt;. Agustus lalu si Neng pulang ke Indonesia. Sebelum pulang saya sempat ditanyai alamat rumah. Saya pikir dianya mau main ke Aceh. Rupanya saya mau dikirimi postcard. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Xie xie ni&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0O5PrP7jYDM/ToxaWMhYZ0I/AAAAAAAAAWc/wS6SrDcOhW4/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0O5PrP7jYDM/ToxaWMhYZ0I/AAAAAAAAAWc/wS6SrDcOhW4/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5659998169062729538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Yippi...Alhamdulillah Jurusan Matematika FMIPA Unsyiah dapat mempertahankan akreditasi A. Dan, jurusan kami adalah satu-satunya yang mendapat akreditas A di Pulau Sumatera. Bangga? Tentu saja. Untuk itu, dosen-dosen berinisiatif membuat syukuran dengan mengundang seluruh pihak yang membantu kesuksesan akreditasi tersebut. Salah satunya letting kami. Momen kebersamaan ini mungkin tak akan berlangsung lama, mengingat setiap orang pasti akan menempuh jalan masing-masing. Kenangan seperti ini yang akan saya rindukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TWStxtYVCWE/Toxdy1JoGOI/AAAAAAAAAWs/2p4EAHSP6jk/s1600/Ay%2Bimage0131.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-TWStxtYVCWE/Toxdy1JoGOI/AAAAAAAAAWs/2p4EAHSP6jk/s320/Ay%2Bimage0131.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660001959540168930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Y9mrWbB-T4A/ToxehNd_orI/AAAAAAAAAW0/pF_CBDl9yWM/s1600/Ay%2Bimage0132.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Y9mrWbB-T4A/ToxehNd_orI/AAAAAAAAAW0/pF_CBDl9yWM/s320/Ay%2Bimage0132.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660002756342031026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-XGVqbUUli3M/ToxdTAVZRRI/AAAAAAAAAWk/49rP_Ef3TDw/s1600/Ay%2Bimage0131.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;ki: gumleaf bookmark, makanan kesukaan koala/ ka: tasmanian lavender postcard&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tepat di hari yang sama -syukuran akreditasi- saya berjanji bertemu seseorang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;She has just return from Adelaide, Australia.&lt;/span&gt; Dia adalah tentor English saya sewaktu Bimbel. Kira-kira tahun 2005. Saya masih SMA. Dia adalah tentor English favorit saya. Kami berjanji bertemu setelah sekian lama. Pembicaraan masih tak jauh-jauh, melanjutkan sekolah ke luar negeri. Ada rasa iri yang begitu dalam ketika bertemu Kak Eli. Tentang mengapa ia menjadi tentor favorit saya. Tahukah kawans? Ia sarjana dan master di bidang Matematika tapi ia sukses karena English. So, saya sangat percaya seseorang bisa sukses karena apa yang ia jalani sepenuh jiwa, bukan karena tuntutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ap8TYRw_OBM/ToxkQ1Xu9zI/AAAAAAAAAW8/YmMGsiHf6Rs/s1600/alue%2Bnaga.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-ap8TYRw_OBM/ToxkQ1Xu9zI/AAAAAAAAAW8/YmMGsiHf6Rs/s320/alue%2Bnaga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660009072065181490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rumah bantuan tsunami di Alue Naga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Tugas akhir, tugas akhir dan tugas akhir. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yup, i'm on it&lt;/span&gt;. Tidak muluk-muluk, saya menargetkan pertengahan tahun depan lulus sarjana. Untuk itu, selama semester ini saya harus rajin-rajin membaca buku "wajib", mencari jurnal ilmiah dan berdiskusi dengan dosen pembimbing. Karena tugas akhir saya berhubungan dengan Recovery Aceh dengan kasus sosial dan menggunakan analisa serta hitung-hitungan statistik, saya perlu "buka mata", "buka telinga" lebih lebar untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;study case&lt;/span&gt; yang cukup abstrak ini. Saya diperkenalkan oleh pembimbing tugas akhir dengan seorang mahasiswa magister asal Jepang. Namanya Toshikazu Hiwaki. Lingkup daerah yang kami pelajari sama, Banda Aceh dengan tambahan Aceh Besar untuk riset magister Toshi. Untuk itu, selama Toshi di Aceh, kami -saya dan kedua teman lainnya- jalan-jalan melihat bangunan bantuan tsunami. Salah satunya di kawasan Alue Naga ini. Jika kawans ingin tau lebih lanjut, sila membuka Google Earth untuk melihat perbedaan warna atapnya. Dan bandingkan dengan warna atap perumahan &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2011/04/rumah-di-atas-bukit.html"&gt;Jacki Chan&lt;/a&gt; ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-FO-SfP62LbQ/Toxn909T8BI/AAAAAAAAAXE/CukYv2ky8mc/s1600/5.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-FO-SfP62LbQ/Toxn909T8BI/AAAAAAAAAXE/CukYv2ky8mc/s320/5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660013143583354898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-mB_rjb0lc3Q/Toxo1WDLqFI/AAAAAAAAAXM/0_AJ2Zseg8s/s1600/Ay%2Bimage0136.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-mB_rjb0lc3Q/Toxo1WDLqFI/AAAAAAAAAXM/0_AJ2Zseg8s/s320/Ay%2Bimage0136.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660014097359153234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ki: seluruh panitia THEE 2011/ ka: hadiah dari Janet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Satu Oktober lalu saya dan kawan-kawan kembali disibukkan dengan event sekali setahun, THEE 2011 (Taiwan Higher Education Expo 2011). Konsep acara dan teknisnya sama seperti &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2010/10/taiwan-higher-education-expobanda-aceh.html"&gt;tahun lalu&lt;/a&gt; dan saya kembali bertugas sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth companion&lt;/span&gt;. Tahun ini saya mendapat universitas yang berbeda, National Taiwan University of Science and Technology. Sayangnya saya sedikit &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bad impress&lt;/span&gt; dengan universitas tersebut. Nanti saya akan buat satu postingan khusus tentang THEE 2011.  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ah...lets talk another part&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CUpkmxIgO6I/ToxsP_J-toI/AAAAAAAAAXU/KW73d6eZa-0/s1600/Copy%2Bof%2B2011-10-01%2B16.26.46.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 126px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-CUpkmxIgO6I/ToxsP_J-toI/AAAAAAAAAXU/KW73d6eZa-0/s320/Copy%2Bof%2B2011-10-01%2B16.26.46.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660017853605000834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Namanya Janet. Dia adalah Chiao Tung's International Admission Office of International Affairs. Yaa...semacam orang yang menangani langsung mahasiswa-mahasiswa international di Chiao Tung University. Tahun lalu saya menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth companion&lt;/span&gt;nya di acara yang sama, THEE 2010. Orangnya ramah sekali. Saya pikir Janet sudah lupa dengan saya karena kami tidak saling memberi kabar dalam kurun waktu setahun. Tanpa saya duga, ia masih ingat saya. Malahan saya lebih dulu ditegurnya pada acara THEE 1 Oktober lalu. Setelah bertukar kabar dan menanyakan kesibukan masing-masing, Janet membisiki saya sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;"Ai, i have something for you"&lt;/blockquote&gt;Lalu ia mengeluarkan sebuah agenda, bookmark dan sumpit Jepang. Saya pikir, pastilah ia membawa hadiah tersebut tidak dengan persiapan khusus karena tiap tahun dan tiap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;booth&lt;/span&gt; menyediakan souvenir gratis bagi para pengunjung. Ternyata saya salah. Sebelum dia ke Aceh, Janet menyempatkan diri bertanya tentang apa yang saya sukai, langsung ke salah satu senior di kampus saya yang sekarang mengambil magister di Chiao Tung, Taiwan. Dan, senior saya mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;"She is Japanese Lover"&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itulah mengapa Janet memberi saya sumpit Jepang. Walau bagi saya semua sumpit terlihat sama, tapi sumpit yang ini beda. Dari seseorang yang ramah dan hanya saya temui tidak lebih dari 10 jam. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;What a wonderful making friend&lt;/span&gt; :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-K8Vt58YHtIY/ToyGU5vl5XI/AAAAAAAAAXc/sF5HhTRRHHo/s1600/6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-K8Vt58YHtIY/ToyGU5vl5XI/AAAAAAAAAXc/sF5HhTRRHHo/s320/6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5660046525353813362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari minggu lalu saya diminta abaty untuk menggantikan pengajian khusus anak-anak. Saya kebagian anak-anak SD kelas 1-3. Saya memberi materi tentang Ibu. Pengajian ini nomaden. Minggu lalu di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Tsunami_Aceh"&gt;Museum Tsunami&lt;/a&gt;. Meski museum rancangan Ridwan Kamil ini sangat terkenal di Aceh tapi baru minggu lalu saya bisa masuk dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;explore&lt;/span&gt; langsung. Nah, gambar di atas adalah salah satu tempat pajangan lukisan-lukisan yang menggambarkan dahsyatnya tsunami Desember 2004 silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;That's all&lt;/span&gt;. Selebihnya saya "wajib" menenggelamkan diri pada beberapa rutinitas, kuliah, mengajar, survei, dan tugas akhir. Alhamdulillah, semuanya berjalan seperti yang saya harapkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7747511419303969922?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7747511419303969922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/10/kemana-saya.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7747511419303969922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7747511419303969922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/10/kemana-saya.html' title='Kemana Saya?'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-So9_SaujFfg/ToxKkhvZ-SI/AAAAAAAAAWU/_AQSo9qo0Cw/s72-c/suzamen%2Bfastenbreachen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-3463566235610125551</id><published>2011-09-14T11:59:00.002+07:00</published><updated>2011-09-14T12:04:36.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>August, 23th 2011</title><content type='html'>&lt;span id="verse_2823_language_6_content"&gt;&lt;blockquote&gt;"And  marry  the  unmarried   among  you  and  the  righteous  among  your  male  slaves  and female   slaves.  If  they  should  be  poor, Allah will  enrich  them  from  His   bounty,  and Allah is  all-Encompassing  and  Knowing" (An-Nur: 32)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-3463566235610125551?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/3463566235610125551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/09/august-23th-2011.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3463566235610125551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3463566235610125551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/09/august-23th-2011.html' title='August, 23th 2011'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8619206343305005590</id><published>2011-08-17T12:40:00.001+07:00</published><updated>2011-08-17T12:43:22.155+07:00</updated><title type='text'>Rumah</title><content type='html'>Banyak orang-orang di luar sana yang berpikir dengan cara mereka sendiri. Mereka tidak mengikuti bagaimana orang lain bertingkah laku. Aturan dibuat sendiri tanpa ada paksaan untuk mengikuti sesuatu yang biasa orang-orang lihat. Mereka punya aturan membiasakan yang benar daripada membenarkan yang biasa. Berlari, bersikap, berbicara, menanyakan, menemukan jawaban, masuk, keluar, dan hidup dengan cara yang tak biasa. Kadang saat-saat seperti itu mereka dinilai ganjil dan seringkali cap aneh selalu dibawa-bawa. Apa pula yang aneh jika mereka menganggap hal itu adalah sesuatu yang orang lain tak punya, yang orang lain tak biasa melakukannya, tak biasa dipikirkan orang kebanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang memang akan selalu menanyakan kenapa melakukan ini, kenapa berkata seperti itu, kenapa hanya diam saja tak melerai, kenapa harus ribut saat orang lain ingin diam, kenapa harus mati saat orang lain ingin merasakan sari pati hidup, kenapa banyak tanya saat belum habis membaca? Sudah lanjut saja dulu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tentang apa? Tentang sebuah pergolakan batin yang orang lain tak tahu. Hanya diri sendiri yang merasakan. Saat ketika merasakan benci yang teramat sangat pada sesuatu yang paling disayangi, saat kata-kata berontak tiba-tiba harus dibungkam agar tidak menjadi sampah yang berurai cacian, saat kita harus mengikuti orang lain tapi sebenarnya enggan dan saat ingin sekali menenggelamkan segala ego untuk berpindah pada sebuah tempat dengan sekali helaan nafas, berpindah pada sesuatu yang paling ingin kita tahu kenapa harus mulai untuk melangkah, saat ketetapan hati kembali di obrak-abrik waktu, waktu dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lengkap semua gegabah, baru mengasingkan diri menjadi pribadi yang lain untuk -tentu saja- mengganti diri yang meledak-ledak dulu agar lebih tenang pada helaan nafas berikutnya. Kita perlu sebuah tempat, dimana segala muak telah ditelan bulat-bulat oleh kepala-kepala kita. Kita perlu sebuah tempat yang orang lain sama sekali tak pernah tau keberadaan kita hingga benar-benar bisa mengasingkan diri tanpa memusingkan semua ego yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu keluar dari hingar bingar caci maki agar langkah-langkah kecil tak lagi menjadi jarak. Kita perlu sebuah tempat, tempat untuk seorang diri saja yang miliki, tempat yang hanya diri saja berbuat sesuka hati. Titik.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8619206343305005590?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8619206343305005590/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/rumah.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8619206343305005590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8619206343305005590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/rumah.html' title='Rumah'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-409623271190606530</id><published>2011-08-17T10:46:00.001+07:00</published><updated>2011-08-17T11:26:14.226+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><title type='text'>Lingkaran</title><content type='html'>Jika Tuhan menciptakan dunia ini bundar, maka manusia yang berjanji  membawa dunia berada di genggamannya akan mencari himpunan titik-titik  yang membentuk utuh sebuah lingkaran dalam hidupnya. Meski pada rentetan  jarak terbentang bidang berupa-rupa, manusia tidak boleh menyerah.  Manusia hanya boleh mencari untuk sebuah alasan, bukan mencari demi  sebuah jawaban. Hingga sampailah ia pada titik pusat yang ia cari. Aku,  kehilangan hampir sebagian besar titik yang kucari. Meski telah berputar  satu putaran penuh. karena belenggu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-409623271190606530?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/409623271190606530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/lingkaran.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/409623271190606530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/409623271190606530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/lingkaran.html' title='Lingkaran'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-860929086734091506</id><published>2011-08-06T12:58:00.006+07:00</published><updated>2011-08-06T13:22:23.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><title type='text'>Pernah Ada Masa-Masa</title><content type='html'>Pernah ada masa-masa dalam cinta kita&lt;br /&gt;kita lekat bagai api dan kayu&lt;br /&gt;bersama menyala, saling menghangatkan rasanya&lt;br /&gt;hingga terlambat untuk menginsyafi bahwa&lt;br /&gt;tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini&lt;br /&gt;kita terlalu akrab bagai awan dan hujan&lt;br /&gt;merasa menghias langit, menyuburkan bumi,&lt;br /&gt;dan melukis pelangi&lt;br /&gt;namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari&lt;br /&gt;mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman&lt;br /&gt;bahkan saling nasehat pun tak lain bagai dua lilin&lt;br /&gt;saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati&lt;br /&gt;pada amal shalih yang menjulang bercabang-cabang&lt;br /&gt;pada akhlak yang manis,lembut dan wangi&lt;br /&gt;hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata&lt;br /&gt;yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;-Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nb: Percayakah kalian bahwa dunia tidak linier? Aku percaya. Namun hingga detik ini aku tak mengerti kenapa dunia tidak pernah terbalik untuk setiap rangkaian persaudaraan yang telah digaris Tuhan dalam hidup. Kenapa kita harus bertemu maupun berpisah. Kenapa kita harus mendengar dan berbagi. Kenapa ada tangis juga rindu. Untuk semua sahabat yang telah diutus Tuhan dalam hidupku, dimanapun kalian berada, demi nama Allah, aku sayang kalian...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-860929086734091506?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/860929086734091506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/pernah-ada-masa-masa.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/860929086734091506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/860929086734091506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/pernah-ada-masa-masa.html' title='Pernah Ada Masa-Masa'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-190737275048675929</id><published>2011-08-02T15:27:00.005+07:00</published><updated>2011-08-02T17:08:51.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Math'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Path</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-qbKloxtoOAo/TjfMh-l08BI/AAAAAAAAAU0/4IBVeyEsQxw/s1600/dijkstra.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-qbKloxtoOAo/TjfMh-l08BI/AAAAAAAAAU0/4IBVeyEsQxw/s320/dijkstra.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5636198342786871314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku binggung! Di depanmu, aku linglung. Kamu seperti sebuah lorong. Mau tak mau harus terdesak masuk dalam likunya. Diam. Dingin. Bisu. Aku dihadapkan dengan garis-garis semraut. Berkelok dan tak tau akhir lintasannya. Didepanku ada sebuah lintasan panjang yang menuju beberapa titik. Mencapai ujungnya harus bergegas dengan waktu. Sesekali berkelok sebentar untuk singgah di tempat yang tak semestinya. Kemudian lintasan semakin panjang, sedang aku harus mencapai titik terdekat. Jika belum bertemu titik perintang yang kucari, kakiku akan diam ditempat. Kemudian kembali lagi pada keadaan semula. Aku berjalan dua kali pada lintasan yang sama. Pada jarak acak yang kubuat sendiri. Sungguh! Sulit sekali berada pada satu lintasan yang sama denganmu. Mensejajarkan dengan inginmu. Egomu. Lucunya, meski mencari lintasan terdekat adalah hal absurd yang telah kulakukan, aku  bahagia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nb: &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dijkstra%27s_algorithm"&gt;Algoritma Dijkstra&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. Salah satu algoritma yang digunakan untuk mencari lintasan terpendek dari suatu graf.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-190737275048675929?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/190737275048675929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/path.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/190737275048675929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/190737275048675929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/08/path.html' title='Path'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-qbKloxtoOAo/TjfMh-l08BI/AAAAAAAAAU0/4IBVeyEsQxw/s72-c/dijkstra.png' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-3939833611992544138</id><published>2011-07-30T19:40:00.003+07:00</published><updated>2011-07-30T19:54:59.442+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Datar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-i-CPslt2IfU/TjP_GS8dnNI/AAAAAAAAAUk/H4Bnwsr3oog/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 279px; height: 187px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-i-CPslt2IfU/TjP_GS8dnNI/AAAAAAAAAUk/H4Bnwsr3oog/s320/2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5635128042400357586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;Datar. Tidak ada gelombang. Tidak berundak. Tidak menggebu. Datar saja. Dua puluh menit lalu masih banyak suara, gerak, bualan, caci maki, air pekat hitam dalam cawan-cawan di pinggir jalan, maka semua yang diam disebut datar. Dua puluh detik dari sekarang bersiap pergi. Meninggalkan tenggat waktu. Membungkus dengan sekepal tangan. Memberi jatah pada janji lalu. Untuk Setia pada jarak. Untuk Tidak ingkar pada garis Tuhan. Kemudian satu persatu tubuh-tubuh berjalan. Tanpa disuruh dengan ketiba-tibaan. Semua mengalir. Tanpa percepatan. Meski tetap datar. Meski diam saja…&lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-3939833611992544138?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/3939833611992544138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/datar.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3939833611992544138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3939833611992544138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/datar.html' title='Datar'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-i-CPslt2IfU/TjP_GS8dnNI/AAAAAAAAAUk/H4Bnwsr3oog/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5321185371652006012</id><published>2011-07-19T12:00:00.005+07:00</published><updated>2011-07-19T16:10:44.479+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kampus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Ikatan Dari Tuhan</title><content type='html'>Hari ini ada pesta rakyat di kampus saya. Pemira. Pemilihan Raya untuk  menentukan siapa Presiden Mahasiswa untuk setahun mendatang. Selama  kuliah, ini Pemira ke-4 yang saya ikuti. Jauh sebelum mengenal Presiden  Mahasiswa itu apa, saya sudah lebih dulu paham apa itu organisasi.  Bagaimana kesatuan yang dibangun dalam struktur. Agar nanti jika  terburai lakon-lakon di dalamnya, mereka masih punya pegangan untuk  kembali mengikat. Ujung-ujungnya akan kembali lagi pada wadah semula,  kesatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi bagi saya cukup &lt;span style="font-style: italic;"&gt;urgent&lt;/span&gt;.  Saya sudah bercokol di dalamnya sejak SMP. Baru merasakan organisasi  sebenarnya ketika menginjak bangku SMA. Dimulai dari organisasi rohis,  OSIS dan Pemimpin Redaksi tabloid sekolah. Jika mengingat masa itu lagi  memang tak pernah lekang. Syukur hingga saat ini saya masih menyimpan  jejak-jejak kejayaan dulu dalam bentuk visual maupun tulisan. Masa SMA  adalah sebuah batu loncatan. Semua momentum yang saya cari ada disana.  Inilah awal ketika saya mengenal beberapa orang yang nantinya  berpengaruh dalam hidup hingga hari ini. Diawali dengan sesuatu yang  paling sederhana, ukhuwah. Persaudaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir Presiden Mahasiswa itu melebihi jabatan rektor. Ia memiliki  segalanya. Kawan banyak. Prestasi segudang. IPK di atas rata-rata.  Pengalaman organisasi jangan tanya. Intinya Presiden itu memiliki kuasa.  Agak takjub pertama sekali memilih presiden yang di usung sebuah  lembaga. Kami mahasiswa-mahasiswa baru yang tergabung dalam lembaga  kampus itu harus memilih satu nama berikut nomor yang harus di coblos.  Ternyata sistem pemilihan presiden kampus sama seperti pemilihan  presiden pada pemilu. Bedanya, kami mahasiswa. Pemilu, kita rakyatnya.  Apalagi waktu itu saya mahasiswa baru yang masih dungu dan lugu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika di tahun 2009 saya ditugaskan mengikuti sebuah rapat  lembaga. Ternyata pada hari itu rapat tidak jadi dilaksanakan karena  suatu kendala. Pada saat yang sama beberapa tim sukses juga sedang  mengadakan rapat. Kondisi saat itu minus 3 hari pemilihan presiden  kampus. Setiap lembaga yang bernaung pada organisasi maupun ormas A, B  maupun C sedang gencar-gencarnya merencanakan strategi. Entah strategi  apa itu. Hingga lambat laun saya sadar banyak politik yang bermekaran.  Daripada kami mahasiswa-mahasiswa semester awal ini menjadi cecunguk,  kami diajak masuk untuk mengikuti rapat sembunyi-sembunyi yang dihadiri  beberapa petinggi-petinggi politik kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lebih banyak diam saat itu. Tidak mengerti kenapa begitu banyak  selebaran yang bergambar calon A dengan nomor sekian yang di sudut kanan  selebaran berisi ajakan untuk memilihnya. Saya sedikit tertawa dengan  beberapa kalimat yang salah penulisan EYDnya. Foto hasil copyan calon  yang di usungpun agak sedikit nyentrik-jika bisa dikata berlebihan.  Beberapa mata tertuju pada saya ketika secara blak-blakan saya ungkapkan  beberapa kekeliruan yang maksud hati ingin memberi saran tapi di respon  sedikit negatif oleh mereka. Saat itu juga saya sadar telah berada pada  ruangan yang salah dan pembicaraan yang belum terlalu saya mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang sudah tahun 2011. Sedikit banyak saya sudah tau pergerakan  kampus dan menjelang kampanye kepresidenan. Agenda mereka yang  mengelu-elukan calonnya begitu banyak dengan serentetan acara hingga  debat kendidat. Semuanya dilakukan secara terstruktur hingga tanpa cela.  Semua mahasiswa mendapat hak melihat langsung ketika calon-calon mereka  naik panggung untuk menyampaikan visi-misi. Sebuah pesta rakyat yag  transparan di muka. Meski kami para mahasiswa belum pernah sekalipun  bertatapan jauh-jauh hari sebelum calon presiden di usung, tapi tiap  tahun saya mendapat puluhan sms untuk memilih calon ini dan itu.  Mendekati hari-H, sms makin gencar hingga bernada sedikit memaksa untuk  memilih Calon Presiden (Capres) Apel, Melon dan Manggis. Sama seperti  Capres yang kebanyakan tak dikenal para mahasiswa, sama juga halnya  seperti beberapa teman saya yang terlibat langsung dalam Pemilihan Raya  ini. Jika memperhitungkan logika, wajar saja calon yang diusung sebagai  Capres tidak pernah terlihat sebelumnya. Mahasiswa dari fakultas tempat  belajar sendiri saja jarang terlihat, apalagi mahasiswa dari fakultas  lain. Namun, beda halnya dengan teman-teman saya yang sehari-hari sering  saya lihat dan kenal pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teman di sekeliling saya memiliki potensi untuk menjadi orator  maupun Tim Sukses (TS). Teknis mereka dipilih beragam. Bisa jadi karena  kedekatan dengan suatu lembaga atau organisasi, bisa karena  potensi-potensi tadi dan bisa juga karena sering ikut-ikutan. Saya  sendiri pernah hampir dilibatkan dalam masalah Pemilihan Raya, namun  secara perlahan saya mundur. Bukan karena cacat potensi. Tapi hanya  karena satu hal yang sebentar lagi akan saya jabarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi gencar sms dimulai kira-kira seminggu sebelum hari-H Pemira.  Berbagai sms "iklan" untuk mendukung dan menycoblos calon bernama  "Melon" saya dapatkan hampir setiap hari dengan waktu tak pasti. Hingga  tengah malampun sms masih berdatangan. Syukur saya menganut ilmu vampir.  Produktif di malam hari :D Jadi tidak terlalu mengganggu, juga tidak  pernah sebarispun digubris. Hari yang dinanti tiba. Saatnya Pemira.  Semua yang masih terdaftar sebagai Mahasiswa Unsyiah berhak mendapatkan  hak pilih. Seperti hari ini. Pagi tadi seluruh komponen maupun petinggi  yang kelak menduduki sebagai pengurus Pemerintahan Mahasiswa nanti  berkumpul di titik-titik yang berbeda dan tentu saja sudah di organisir  serapi mungkin. Kampus pagi tadi, dan pagi-pagi pada Pemira tahun-tahun  lalu, seperti sunyi. Seperti ada banyak rahasia dalam mulut-mulut.  Rahasia-rahasia tersembunyi itu tidak akan dimuntahkan sekarang. Tapi  nanti ketika mereka sudah punya kursi. Ketika nama-nama mereka tercatat  dalam dokumen asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 10 selepas berkutat dengan rumus-rumus rotasi dan  partikel, saya menggunakan hak sebagai mahasiswa. Setelah mencoblos saya  langsung ke mushala depan kampus untuk Dhuha. Tanpa ba-bi-bu seseorang  menyapa saya dengan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh, udah nyoblos?". Saya berkilah,&lt;br /&gt;"Hmm, belum"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raut mukanya berubah masam. Rasanya ingin sekali menjawab lagi "Ini  mushala. Mengapa tak tanya sudah Dhuha, apa kabar atau sudah sarapan  belum?". Maaf kawan. Saya sengaja berbohong untuk melihat reaksimu.  Untuk membuktikan apa yang selama ini saya yakini benar.  Menolak mundur  untuk turut terlibat teknis langsung dalam Pemilihan Raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam Abaty sms seperti ini " Esok kita menikmati pesta demokrasi  mahasiswa. Pastikan esok kita berpartisipasi dalam Pemira dan jangan  lupa bawa kartu pengenal untuk menyoblos. Kakak yakin kalian tau siapa  yang akan kalian pilih. Semoga Allah membersamai kita ". Bahasa yang  halus, singkat, jelas dan tanpa paksaan. Lalu, kenapa juga kawan-kawan  saya yang berkecimpung langsung dalam Pemira harus sms seperti ini  "Diintruksikan kepada seluruh jajaran bla...bla...untuk dapat mencoblos  dari pukul 8 -9 pagi. Jangan lupa pilih "Melon" dengan nomor "3443".  Jika sudah selesai mencoblos segera hubungi saya". Bahasa yang sangat  memaksa dan kental unsur politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan Abaty cukup dekat. Setiap minggu kami bertemu untuk saling  bertukar ilmu, mengingatkan satu sama lain, merekonstruksi ibadah yang  sedikit melemah dan banyak hal lain. Sebuah struktur yang rapi dalam  kelompok kecil untuk selalu memperbaiki diri. Kawan-kawan saya yang  berlabel organisasi atau lembaga A, B maupun C, hanya sesekali bertemu,  jarang komunikasi maupun interaksi juga jarang berada di kampus. Seperti  mereka hanya mengenal mahasiswa ketika Pemira tiba. Seketika menjadi  syahdu dengan tausyiah melalui sms. Seketika menjadi yang terdepan jika  memilih "Melon". Seketika menjadi demikian akrab dengan junior-junior di  kampus. Menunggui gerbang kampus untuk sekedar bertanya "dek, udah  nyoblos?". Lupakah mereka sapaan umat islam "Assalamualaikum" atau  sekedar bertanya "Apa kabar?". Seketika menjadi baik mentraktir beberapa  orang yang sedikit "bebal mencoblos" untuk di antar ke depan kotak TPS.  Seketika begitu banyak pesan singkat yang masuk dan deringan telepon  untuk -lagi-lagi- mengingatkan orang-orang "udah nyoblos belum?" bukan  diingatkan "nanti jangan lupa sarapan ya". Mukanya berseri hari itu.  Cuma sehari itu saja untuk selanjutnya meninggalkan semua keadaan yang  sudah terlanjur terjadi. Besok sudah bisa dipastikan tidak ada satupun  batang hidung mereka, teman-teman saya penyelenggara Pemira. Ternyata  rasa manis sehari hanya untuk Pemira. Beginikah interaksi itu dibentuk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dibesarkan dalam struktur organisasi maupun lembaga yang disusun  rapi. Dalam sebuah organisasi yang padat makna. Saya tak akan berani  menerima jabatan ini-itu jika satu senti pun tak tau makna mengapa harus  melakukan tugas dari jabatan tersebut. Apa yang menjadi lakon dalam  hidup, disitulah semua gerak. Disitulah semua berproses. Bukan hasil  yang menjadi tujuan utama, tapi sekali lagi, proses untuk berkembang  menjadi yang lebih baik. Tak mudah memang. Karena kepayahan itulah yang  dinilai Sang Maha Kuasa. Kepayahan  mengeluarkan pendapat kala ide  berada di minoritas penerimaan, bersitegang dengan kepala-kepala yang  tak sepaham, pintar-pintar mengelola manajemen waktu, dan terus bertemu  dengan karakter berbeda dari tiap generasi. Nanti semuanya akan di  akumulasikan melalui gerak untuk berbuat. Paham dengan apa yang  dijalani. Semuanya hanya untuk memperkuat ukhuwah. Persaudaraan. Tak-tik  apa yang menyebabkan Kafir Quraisy menang melawan Islam pada masa  setelah wafatnya Rasulullah? Bukan karena harta, tahta,  jabatan, maupun  wanita. Tapi karena jalinan ukhuwah yang sudah terburai kemana-kemana.  Interaksi dan komunikasi yang dibangun setengah-setengah. Itulah mengapa  saat ini terlalu banyak kubu yang kita jumpai. Terlalu banyak  kepala-kepala yang beranggapan kelompoknyalah yang paling benar.  Kelompoknyalah yang seharusnya menang. Kelompoknyalah yang pantas  berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, hidup bukan persoalan kalah-menang. Hidup bukan seumpama piala  yang selalu di elu-elukan. Hidup juga bukan 5+5 sama dengan 10. Hidup  adalah proses mencari hingga menemukan. Kemudian berproses lagi. Begitu  seterusnya. Ketika berproses juga tidak bisa sendiri. Kita butuh  pegangan. Butuh sandaran. Butuh pedoman. Adalah mereka, orang-orang di  sekitar kita yang tidak datang sehari maupun kemarin. Karena sesuatu  yang instan maka juga pergi dengan instan. Dialah ukhuwah. Persaudaraan  kuat yang akan selalu mengingatkan ketika kita lupa lakon hidup sebagai  makhluk lemah. Sudah dari semalam badan saya seperti remuk-remuk. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Baby oil&lt;/span&gt; pun tak mempan. Agaknya saya perlu istirahat lebih awal dan meninggalkan sejenak dunia "vampire" :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nb: Bagian terakhir tidak terlalu penting. Hanya untuk menambah keorisinilan tulisan dan keadaan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;saja&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5321185371652006012?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5321185371652006012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/ikatan-dari-tuhan.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5321185371652006012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5321185371652006012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/ikatan-dari-tuhan.html' title='Ikatan Dari Tuhan'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7379947595461766322</id><published>2011-07-19T00:08:00.008+07:00</published><updated>2011-08-01T10:38:41.908+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Sekat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Eoog7qACjm4/TiRvtbjToQI/AAAAAAAAAUU/7Aqe063EJdA/s1600/labirin.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Eoog7qACjm4/TiRvtbjToQI/AAAAAAAAAUU/7Aqe063EJdA/s320/labirin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5630748260400603394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;El, Tuhan tengah bermain diatas&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Kata malaikat sedang menyusun labirin hidup&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Semua makhluk langit tersentak kaget!&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Katanya labirin itu hanya untuk dua orang saja&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Percayakah kau, El?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;El, tak pernah kau dengar bisikan macam-macam, bukan?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Karena liku-liku labirin tak beragam&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Mereka padu saja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hanya ketulusanmu yang mencegah dari limbung&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Tuhan kata, ini persoalan benar-benar, bukan main-main&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Nanti, jika jiwamu tak lagi meledak-ledak seperti molotov yang terburai dan meletup-letup&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kamu akan bertemu dengannya di akhir labirin &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Waktu tak kenal jeda&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Pun tak gegas pergi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Sudah larut malam&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Labirin itu ternyata milikmu, El&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Senangkah?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Itu namamu, El&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Tapi siapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://edoabdullah.files.wordpress.com/"&gt;img src&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7379947595461766322?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7379947595461766322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/sekat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7379947595461766322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7379947595461766322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/sekat.html' title='Sekat'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Eoog7qACjm4/TiRvtbjToQI/AAAAAAAAAUU/7Aqe063EJdA/s72-c/labirin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-852047664975054831</id><published>2011-07-16T23:39:00.003+07:00</published><updated>2011-07-17T11:50:11.320+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Agenda</title><content type='html'>Harusnya beberapa tugas ringkasan selesai malam kemarin. Tapi kepala saya kian terganggu hingga hari ini. Saya tau kenapa kepala saya &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2011/07/absurd.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;double error&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Ini diakibatkan semua memori  berputar  yang seharusnya bisa saya lenyapkan dalam waktu seminggu. Mestinya semua kenangan itu tidak mengalami retorika. Atau seharusnya memang saya bagi. Menceritakan pada orang yang tepat. Tapi sudahlah. Semua hal yang perlu di endap sementara sudah bisa dituang dalam kertas. Dalam beberapa agenda ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi Ramadhan. Saya, kamu dan kita semua tidak tahu apakah Allah masih mempertemukan dengan bulan penuh berkah itu. Tak ada yang mampu menduga hingga hari ini. Saya dan teman-teman diharuskan membuat target Ramadhan oleh Abaty. Untuk semua ibadah yang akan dilakukan. Jika nantinya Allah berkehendak lain, toh Allah sudah mencatat niat baik dengan satu pahala. Dan, itu yang saya lakukan setengah hari ini. Ternyata apa yang saya perlukan hanya menuangkan semua gundah. Memajangnya menjadi target. Membaca sembari meniatkan semua yang sudah ditulis serta berdoa agar keberkahan itu juga dilipat gandakan melalui hal-hal yang kecil tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya target Ramadhan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Hanya proporsinya saja ditambah. Namun, ada satu target yang paling sering saya abaikan. Dulu sewaktu sekolah saya sering mengerjakannya bersama &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2010/12/hiu.html"&gt;Hiu&lt;/a&gt;. Setiap jam istirahat selepas dhuha di mushala sekolah. Bahkan kami rela tidak jajan hanya untuk mentadaburinya. Seiring pergerakan waktu semua tak lagi sama. Mesin waktu tidak pernah benar-benar ada. Jika pun ada pasti harganya sangat mahal. Kita tidak pernah bisa mengulang waktu. Apa yang sudah dikerjakan tempo dulu pasti jauh berbeda dengan sekarang. Kami memang masih berkomunikasi namun rutinitas juga kesibukan mau tak mau menjadi sekat penghalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya perkuliahan dimulai awal September. Kondisi ini yang paling saya tidak suka. Jika Allah mempertemukan dengan Ramadhan, saya ingin tetap ke kampus. Tetap beraktifitas seperti biasa. Tidak hanya dirumah saja dengan buku dan laptop. Saya sangat menyesalkan kenapa jauh-jauh hari menolak tawaran mengajar. Saya pikir akan sibuk di kampus, tapi yang terjadi malah sebaliknya. Memang benar ya. Tak ada yang pasti dalam hidup. Yang pasti itu ketidakpastian itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan kali ini juga saya niatkan untuk bersilaturrahim lebih banyak. Saya sudah bisa membayangkan untuk duduk bersama teman-teman menunggu waktu berbuka. Atau tilawah beberapa lembar demi menambah target. Sungguh sudah tidak sabar rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini juga saya targetkan antologi tulisan non-fiksi bersama teman-teman FLP Aceh terbit dan semoga saya juga termasuk diantaranya. Untuk hari-hari lalu yang saya habiskan dengan sia-sia ingin saya isi dengan lebih banyak menulis. Baik tulisan ilmiah maupun beberapa referensi buku-buku. Ah...ya, jejaring sosial akan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;deactive&lt;/span&gt; untuk sementara waktu karena ada proyek besar yang akan saya jalani dan tahun ini harus selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesibukan-kesibukan ini yang teramat saya rindukan. Tidak apa jika kelelahan menjadi penutup hari, asal semua dijalani dengan bahagia. Semoga kita selalu diberi kebahagiaan yang cukup, diatur segala urusan oleh Allah dan Allah ridha karenanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-852047664975054831?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/852047664975054831/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/agenda.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/852047664975054831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/852047664975054831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/agenda.html' title='Agenda'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-1167705869971230989</id><published>2011-07-16T00:24:00.002+07:00</published><updated>2011-07-16T00:33:01.777+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><title type='text'>Absurd</title><content type='html'>Dalam kepala kita sudah banyak benang kusut. Hanya tinggal menunggu waktu seperempat detik lagi agar kepala kita mengeluarkan tangan-tangan. Kemudian kaki-kaki akan berjalan tanpa kepala. Satu raga. Satu jiwa. Satu tubuh utuh yang terpisah. Kepala kita sudah menelan mentah-mentah keabsurdan. Logika persamaan benar salah sudah tidak padu. Pikiran kita jelas tidak buntu. Tidak sama sekali. Pikiran kita sudah banyak menebak-nebak. Mungkin karena terlalu banyak ego. Mungkin juga karena jarak. Namun lagi-lagi kita juga yang tidak membunuh waktu. Dan, segalanya kembali pada siapa yang lebih dulu mengalah. Nanti. Satu bulan lagi. Semoga kepala tetap berada di atas. Kaki berada di bawah. Semoga, nanti, tetap pada satu tubuh, satu raga, satu jiwa padu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-1167705869971230989?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/1167705869971230989/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/absurd.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1167705869971230989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1167705869971230989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/absurd.html' title='Absurd'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-25023525592042620</id><published>2011-07-12T11:32:00.006+07:00</published><updated>2011-07-12T12:01:33.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lifetime'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='The Quote'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Unlogical Called Love</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I've always believed in numbers. In the equations and logics that lead to reason. But, after a lifetime of such persuits, i ask...what trully is logic? Who decides reason? My quest has taken me through the physical, the metaphysical, the delusional and back. And, i've made the most important discovery of my carrer. The most important discovery of my life. It is only the mysterious equations of love. That any logical reason can be found. I'm only here tonight because of you. You are the reason i am. You are all my reason...&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-John F. Nash's speech on the nobel prize ceremony, Stockholm, Sweden on December 1994. Taken from &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/A_Beautiful_Mind_%28film%29"&gt;A Beautiful Mind&lt;/a&gt;-&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-25023525592042620?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/25023525592042620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/unlogical-called-love.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/25023525592042620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/25023525592042620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/07/unlogical-called-love.html' title='Unlogical Called Love'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2980193001806057608</id><published>2011-06-27T12:19:00.005+07:00</published><updated>2011-06-27T20:34:13.905+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelaki'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiddo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Cerita Tentang Mereka</title><content type='html'>Penghujung Juni ini begitu nikmat dihabiskan dengan duduk sore-sore menjelang petang bersama kerabat. Menyeruput teh hangat, makan kue coklat dan teman paling setia, buku. Atau bersenda gurau dengan teman-teman di bawah jembatan Lamnyong sambil makan rujak. Aha...Selasa di penghujung sore akan ada beberapa wanita. Saya juga disana nantinya. Tapi itu cerita lain. Liburan yang akan saya reguk masih panjang kedepan. Bulan Juli ini akan padat. Lebih tepatnya saya padat-padatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya anak rumahan yang baru 4 bulan dihadiahi motor. Namanya Memi. Anggaplah begitu. Dulu, sebelum memiliki Memi, saya manja ingin selalu minta diantar oleh Ayah juga Adik lelaki saya, Ekal. Seiring waktu dan kebutuhan juga jadwal (sok) padat di kampus, saya merasa terlalu manja untuk terus minta di antar. Terkesan sedikit memberatkan mereka juga. Saya memutuskan untuk bisa mandiri dengan naik kendaraan umum. Di Aceh namanya labi-labi. Naik labi-labi ternyata menyenangkan juga. Kalau tidak sempat sarapan pagi, saya kadang makan di dalam labi-labi. Apalagi jika ada ujian di pagi hari, saya bisa menyicil menyerap berbulir-bulir formulasi Matematika dengan teorema-teorema plus analisisnya pula. Kegiatan yang paling saya suka di dalam labi-labi ada 2. Membaca dan memperhatikan orang-orang di dalamnya. Wajah-wajah mereka serasi dengan kehidupan yang dijalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika saya pernah melihat keluar jendela labi-labi untuk merasakan angin sore. Ah...meskipun Aceh terik di siang hari, namun sore merupakan pemandangan lain. Seperti Tuhan memutar bumi 360 derajat untuk disaksikan manusia di ujung Sumatera. Dunia seperti tidak berhenti untuk menunjukkan jingga yang mempesona. Syahdu benar. Sore hari semua aktifitas berjalan lambat. Saya rasa seluruh dunia bagian manapun berlaku ketentuan seperti itu. Sore hari saatnya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyak-nyak&lt;/span&gt; yang sudah renta pulang ke rumah. Pantai-pantai ramai. Warung kopi riuh. Muka mahasiswa seperti orang tak kuasa hidup lagi. Semua biasa saja. Seperti senja yang hari ini muncul, lalu beberapa jam kemudian lenyap di balik langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan yang menarik itu sebenarnya bukan rutinitas tadi. Pemandangan yang menarik itu ada di luar jendela labi-labi. Seorang Ayah dengan 3 orang anak-anaknya yang lucu. Sepertinya anak-anak itu baru pulang mengaji di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Raya_Baiturrahman"&gt;Baiturrahman&lt;/a&gt;. Saya tau dari seragam yang mereka pakai dan meja mengaji yang selalu mereka bawa. Meja lipat bertulis 26 huruf hijayyah berwarna hijau. Ditambah dengan peci hitam kekecilan yang membuat rambut mereka berantakan. Mereka bercakap-cakap. Kepala Ayahnya kadang melihat kebelakang jok motor. Mengingatkan anak-anak untuk selalu mengencangkan tangan ke pinggang Ayahnya sambil sesekali tertawa kecil mendengar cerita sepanjang pengajian. Ayahnya kelabakan membagi pendengaran. Siapa yang harus di dahulukan karena anak-anak selalu punya cerita. Masing-masing tak mau kalah dengan ceritanya. Seakan-akan cerita mereka paling penting untuk dijadikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;headline&lt;/span&gt; hari ini. Jika ayahnya tak mendengar cerita sepanjang pengajian maka Ayahnya akan rugi besar. Lampu hijau menyala. Riuh suara anak-anak kecil tadi dan Ayah mereka dalam satu boncengan motor hilang ditelan asap dan kendaraan bermesin lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Ayah saya yang selalu menjemput dan mengantar ke sekolah, sedari TK dulu. Dulu saya sengaja Ayah tempatkan di TK yang sejengkal jaraknya dengan kantornya. Semua dilakukan untuk menghemat perjalanan dari kantor ke TK. Meski saya kerap menunggu lama hingga kawan-kawan sudah dijemput orang tua masing-masing sampai saya merasa kesepian karena tidak ada lagi kawan bermain, tapi saya senang karena ketika Ayah datang menjemput, saya pasti dibawanya ke warung kopi untuk makan kue apa saja sepuas hati sambil minum teh hangat. Walau nantinya Ayah berbincang dengan teman-teman kerja, bagi saya tak masalah, asal saya bisa kenyang siang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah juga selalu suka mengamit kepala saya dengan dagunya ketika melewati polisi tidur. Ia mengemudikan motornya perlahan dengan menjenakai saya dan mengatakan "Op bam bam". Begitu seterusnya hingga melewati 3 polisi tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu pulang kampung, jika ada yang ingin berkenalan dengan saya yang masih berumur 6 tahun itu, saya selalu malu dan bersembunyi di balik kaki Ayah. Kemudian Ayah selalu menggendong untuk mempertemukan tangan saya pada orang yang minta berkenalan sembari mengeja nama saya "Namanya Ummul Khairi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika malam tiba, saya selalu diajarinya tajwid. Di umur yang masih kecil saya harus sudah bisa mengaji Al-Quran dan Ayah keras dalam hal ini. Pernah Ayah membentak ketika saya salah melafalkan Doa Qunut. Saya menangis  dan Ayah menyuruh mengambil wudhu. Begitu pula dirinya. Semua berlaku hingga saya SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah dengan 3 anak kecil tadi mengingatkan saya pada Ayah. Pada lelaki manapun di dunia ketika ia bisa menemani anak-anaknya sepulang kerja. Saya pernah melihat seorang Ayah mengajak anaknya pergi ke &lt;a href="http://acehpedia.org/Taman_Sari_Banda_Aceh"&gt;Taman Sari&lt;/a&gt; ketika sore. Ayahnya mengamit dua lengan anak-anaknya. Mereka sedang bermain "jarak-jarakan". Jarak kaki siapa yang melangkah kedepan dengan cepat dan lebar-lebar, maka dia yang akan menang. Tentu saja Ayahnya mengalah dan kedua anak-anaknya yang menang. Skenario yang dibuat seorang Ayah agar kedua buah hatinya bahagia sore itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga pernah melihat seorang remaja laki-laki pergi bersama Ibunya ke sebuah toko roti. Kebetulan di toko itu juga merangkap sebagai cafe. Mereka duduk di depan saya. Mereka memesan ice cream. Ibu dan anak lelaki ini mengobrol sambil sesekali tertawa. Pasangan yang serasi antara Ibu dan anak lelaki. Saya juga punya teman yang selalu menemani Ibunya belanja ke pasar saban Minggu pagi. Menggantikan Ayahnya untuk menemani ibu. Semua bukan skenario yang dibuat-dibuat seperti menyenangi hati anak-anak kecil tadi. Jika pun hanya skenario, saya yakin lelaki-lelaki yang seperti itu tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki. Meski kadang egonya tinggi dan selalu bersikap rasional, mereka punya bagian dimana mereka harus memberikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;respect&lt;/span&gt; sebagai lelaki. Sebagai pelindung. Sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hero&lt;/span&gt;. Semuanya berlaku untuk orang-orang yang mereka sayangi. Mereka tak segan memberi apapun jika wanita bisa memberikan apa yang mereka butuhkan, pelabuhan untuk segala kepenatan hari-hari yang dijalani.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2980193001806057608?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2980193001806057608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/cerita-tentang-mereka.html#comment-form' title='20 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2980193001806057608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2980193001806057608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/cerita-tentang-mereka.html' title='Cerita Tentang Mereka'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7449009178600442696</id><published>2011-06-18T19:35:00.007+07:00</published><updated>2011-06-19T00:11:25.995+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Book'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Seperti Warna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-H5VSaoYiQuA/TfyxT9u93GI/AAAAAAAAASc/SIqUEFPhMbM/s1600/WARNA-WARNI.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-H5VSaoYiQuA/TfyxT9u93GI/AAAAAAAAASc/SIqUEFPhMbM/s320/WARNA-WARNI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5619561391598722146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wanita! Bagaimana saya bisa mendeskripsikan makhluk ini? Padahal saya sendiri wanita, tapi seujung kuku pun belum ada yang benar-benar mampu mengerti keadaannya, cara berpikir, cara mengeluarkan pendapat, diamnya, tangisnya, dan semua yang wanita rasakan selama hidup. Baik wanita dewasa, remaja maupun kanak-kanak. Semua tentang wanita bisa serba tak berujung sesuai dengan sudut pandang pembicaraan. Saya juga, kadang belum mengerti keinginan sendiri. Keinginan seorang wanita pada umumnya selalu berubah-ubah. Saya pernah sangat mengerti ibu saya ketika moodnya sedang seperti ini dan itu. Tapi di lain waktu semua mood yang sudah saya rekam dikepala bisa buyar seketika. Alih-alih saya harus merekam jejak mood yang baru lagi sebagai antisipasi jika dihadapkan dengan masalah A pasti saya bertindak sesuai yang dikehendaki si A. Dan begitu seterusnya. Lagi-lagi, wanita itu -dengan berat hati- terlalu kompleks untuk sesuatu hal yang dianggap ringan tapi kadang di berat-beratkan. Saya pernah membahas wanita secara khusus &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2011/04/karena-kami-wanita-bung.html"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita punya kehidupan sendiri. Siklus hormonal khusus, dan yang paling penting, wanita bisa cepat tanggap dengan segala bentuk emosi. Namun, jangan sesekali memberi jawaban dengan wajah datar, karena hal ini selalu dianggap wanita sebagai bentuk acuh dan tidak peduli, bahkan marah. Karena wanita rumit dengan segala yang ia miliki, anggap saja wanita itu seperti warna. Mari kita sebutkan satu persatu sesuai dengan makna warnanya. Kalau ditanya warna pasti terbayang pelangi. Baik, tak masalah. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U&lt;/span&gt;. Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Perfect!&lt;/span&gt; Bahkan tidak ada dua huruf yang sama dalam satu ejaan. Artinya setiap warna punya definisi yang berbeda. Punya karakter. Punya sikap. Sama seperti wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti merah. Seseorang dengan penuh ketegasan, kuat, berani mengambil sikap, tidak takut juga percaya diri. Ada beberapa wanita dalam hidupnya menganggap masalah-masalah yang berat seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"a peace of cake&lt;/span&gt;" dan cenderung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;easy going&lt;/span&gt;. Sangat mudah bergaul, selalu bahagia juga ceria. Bagaimana dengan warna hijau? Ya, warna hijau identik dengan daun. Selalu penuh kesejukan, memiliki kesehatan dan kesuburan yang baik. Warna laut dan langit selalu menunjukkan kedamaian, kesetiaan juga ketenangan. Warna apalagi jika bukan biru namanya. Saya cinta biru. Ah...cinta, pasti ingat dengan kasih sayang dan remaja. Mungkin inilah mengapa merah muda identik dengan nuansa cinta. Kita tidak boleh lupa ada warna tergelap yang kita sebut hitam. Saya rasa tidak perlu banyak kata untuk mendefinisikan hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, putih. Ketika menyebut putih, justru yang terlintas seperti bendera kita itu, Indonesia. Putih, suci, bersih dan, semoga seluruh rakyat Indonesia selalu bersih dari penyakit fisik dan batin. Apakah warna putih itu ada? Dari spektrum warna yang saya ketahui warna putih itu tidak ada. Justru dari warna putih semua warna bermula. Jika ditinjau ulang, putih itu filosofis sekali. Mungkin itulah mengapa manusia tidak ada yang benar-benar "putih". Ada satu warna yang paling sering disebut-sebut untuk mewakili kata J-A-N-D-A. Sebenarnya saya sendiri kurang sepaham ungu itu identik dengan janda. Padahal, warna ungu itu merefleksikan kebanyakan wanita pada umumnya.Ungu dimaknai dengan sifat terdalam seorang wanita. Saya sendiri sulit mengartikannya. Lalu, bagaimana dengan warna jingga dan nila? Saya tidak tahu persis apa makna di balik warna ini. Jika ada yang menanya jingga, tanpa banyak kata saya segera menunjuk langit sore. Nila? Ah...tidak beda jauh dengan ungu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi warna-warna yang lain. Dasar dari sebuah warna itu Merah, Hijau dan Biru. Dalam ilmu pencitraan. Dasar dari 3 warna ini disingkat menjadi RGB (Red-Green-Blue). Kombinasi sebuah warna bisa diganti-ganti dari 0 hingga interval paling tinggi yaitu 255. Ah...sudah meluber kemana-mana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Back to the Topic. Women.&lt;/span&gt; Tidak semua wanita -termasuk pria- memiliki satu refleksi warna saja. Kadang bisa berupa penggabungan beberapa warna menjadi satu. Dan, orang-orang seperti itu disebut unik. Bersyukurlah memiliki keunikan. Karena unik itu sesuatu pembeda dari kebanyakan yang dijumpai. Bisakah setiap representasi warna dapat berubah sewaktu-waktu? Tentu bisa. Apalagi jika dikaitkan dengan wanita dan emosi. Bayangkan sebuah peta yang memperlihatkan area-area untuk emosi dalam otak keduanya, wanita dan pria. Dalam otak pria, rute-rute penghubung antar area akan berupa jalan desa, alias berliku-liku. Dalam otak perempuan, rute-rute itu berupa jalan tol. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well&lt;/span&gt;, saya sendiri jika dihadapkan dengan realita sesungguhnya juga tidak terlalu mampu membaca peta. Saya sampai harus memiringkan kepala beberapa derajat untuk menganalisa deskripsi rute-rute dari peta. Pernah baca buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Why Men Don't Listen and Women Can't Read Maps&lt;/span&gt; nya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Allan and Barbara Pease&lt;/span&gt;? Dibuku tersebut lebih lengkap dijelaskan kenapa wanita kurang mampu membaca peta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para peneliti di University of Michigan, wanita menggunakan kedua sisi otak untuk menanggapi pengalaman-pengalaman emosi, sedangkan pria hanya menggunakan satu sisi. Penelitian juga memperlihatkan bahwa wanita biasanya mengingat semua peristiwa emosional seperti tanggal lahir, saat liburan, pertengkaran hebat, tanggal-tanggal penting dalam hidup, momen-momen berharga dan mampu menyimpan ingatan itu lebih lama dari pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yup&lt;/span&gt;, seperti warna, seperti wanita. Saya tertarik menulis kehidupan dan emosional wanita lebih spesifik dalam dua warna, Merah dan Biru. Kenapa dua warna itu yang menjadi pilihan? Saya sendiri tidak tahu pasti. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Somehow&lt;/span&gt;, saya percaya sesuatu yang kita pilih merupakan bagian dari cerminan diri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Inside out&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Outside in&lt;/span&gt;. Semua warna di dunia punya ciri khas sebagai pembeda. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;So women, act and thought as own yourself&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;as own on your way&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7449009178600442696?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7449009178600442696/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/seperti-wanita.html#comment-form' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7449009178600442696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7449009178600442696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/seperti-wanita.html' title='Seperti Warna'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-H5VSaoYiQuA/TfyxT9u93GI/AAAAAAAAASc/SIqUEFPhMbM/s72-c/WARNA-WARNI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7113608874025940642</id><published>2011-06-16T14:05:00.004+07:00</published><updated>2011-06-16T14:32:25.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menepi'/><title type='text'>Saya dan "Saya"</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;Rasa kehilangan itu tidak mudah digantikan dengan apapun. Karena semua rasa tidak akan pernah setara dengan rasa yang dulu dan pernah ada. Mereka timbul tenggelam. Kadang tak pernah kembali. Sama seperti malam lalu. Pasti tidak akan sama dengan malam kemarin. Saya rindu. Pada malam lalu, yang dihabiskan untuk sendiri saja. Menepi dengan waktu. Meregang dengan segala emosi. Melewati pukul 12 tengah malam hanya untuk sendiri saja. Saya rindu. Pada sosok saya yang dulu. Pada malam-malam yang tak diganggu. Malam yang hanya saya lah pemegang kuasa. Meretas pada selubung rindu untuk menuliskan sekelebat di kepala.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Malam kemarin, malam lalu, banyak dunia yang hilang. Adiksi sudah tidak bisa lagi muncul. Dunia yang dulu digenggam seperti hilang. Hilang sama sekali. Saya rindu. Rindu sekali pada malam-malam sendiri. Saya dan buku. Saya dan kata. Saya dan imaji. Saya dan diri sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-JFZ_2xEG8uA/TfmxSLYsOoI/AAAAAAAAASU/CtdTmHezhdc/s1600/p1020389a.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-JFZ_2xEG8uA/TfmxSLYsOoI/AAAAAAAAASU/CtdTmHezhdc/s320/p1020389a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618716935973517954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya dan "Saya" yang hilang ditelan malam hanya untuk bercakap hingga pagi. Saya dan "Saya" yang hilang mendengar alun musik sendiri. Saya dan "Saya" yang hilang berjalan pada log bisu. Saya dan "Saya" ketika menangis untuk bait-bait Tuhan yang syahdu. Saya dan "Saya" seperti dua tubuh tak padu. Saya dan "Saya" yang berada di tengah-tengah rutinitas dunia.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya ingin menepi. Untuk menemukan kembali siapa "Saya". Dan, berlaku konsisten juga adil pada diri "Saya". Hanya untuk saya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7113608874025940642?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7113608874025940642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/saya-dan-saya.html#comment-form' title='14 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7113608874025940642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7113608874025940642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/saya-dan-saya.html' title='Saya dan &quot;Saya&quot;'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JFZ_2xEG8uA/TfmxSLYsOoI/AAAAAAAAASU/CtdTmHezhdc/s72-c/p1020389a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7748279415712338619</id><published>2011-06-08T23:27:00.002+07:00</published><updated>2011-06-10T11:03:49.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Bingkai Kecil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-u9HCQUdmess/TfEIslJG4wI/AAAAAAAAAR0/V_MhglOjneI/s1600/keluarga.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-u9HCQUdmess/TfEIslJG4wI/AAAAAAAAAR0/V_MhglOjneI/s320/keluarga.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616279772285297410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, mama memaksa saya bangun dari tidur. Ada berita yang kurang menyenangkan. Bayi dalam janin adik sepupu saya meninggal. Bayi tersebut lahir prematur. Saya pikir bayi kecil itu sudah lebih dulu tiada sebelum dilahirkan. Bayi itu lahir melalui opreasi ceasar dan sesaat kemudian Ia dipanggil Tuhan. Saya tidak tahu pasti apa yang menjadi penyebab janin berumur 7 bulanan tersebut lahir prematur. Apakah fisik si ibu kurang sehat atau sesuatu terjadi pada janinnya sebelum bayi lahir pada saatnya. Saya hanya mencoba memahami bahwa hal ini adalah rencana Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik sepupu saya masih berumur 20 tahun. Beda satu tahun di atas saya. Ia menikah di awal menjejaki kuliahnya di Fakultas Kedokteran. Bahkan di usia yang cukup muda ia sudah berani mengambil keputusan untuk menikah. Saya masih ingat ketika kecil, kami pernah bermain bersama dan saya pernah menginap di rumahnya. Satu hal yang membuat ia berbeda karena ia lebih ceriwis dibanding abang, kakak dan adiknya. Saat ia remaja, ia sudah merantau ke pulau Jawa. Dan, lagi-lagi sebuah keputusan yang besar ia ambil dalam usia dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, saya belum terlalu paham bagaimana kehilangan seorang anak yang lahir dari rahim sendiri. Karena saya belum menikah apalagi punya anak. Tapi, satu hal yang saya paham bahwa kehilangan seseorang yang paling dekat dan sangat berarti dalam hidup, sungguh bukan merupakan hal yang mudah. Saya pernah kehilangan adik kandung saya. Saat itu saya masih kelas 5 SD dan adik lelaki saya kelas 3 SD. Anehnya, kami sekeluarga tidak pernah tahu ia sakit apa. Ia hanya demam layaknya anak-anak dan ia lebih banyak mengingau dari pada terjaga. Ia tidak menunjukkan reaksi seperti layaknya orang yang mengidap penyakit. Beberapa hari kemudian, saat ayah dan mama membawa adik kerumah sakit beserta keluarga yang lain, belum sempat di diagnosis mengenai penyakitnya, adikku sudah lebih lebih dulu dipanggil Tuhan. Pada usia sedini itu, saya sudah harus mengerti tentang rasa kehilangan dan itu menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah pernah berkata, setiap ruh seseorang sebelum ia hidup di dunia, akan dimintai perjanjian. Apakah itu langkah, jodoh, rezeki, juga ajal. Ketika ditanyai satu persatu oleh Allah tentang kesanggupan ruh tersebut menjaga dan menjalanakan amanah Allah di dunia, ada 3 jawaban yang akan diberikan. Ada ruh yang menjawab tidak sanggup sama sekali untuk menjaga dan menjalankan amanah Allah. Ruh dalam jasad seorang manusia akan bertahan ketika ia masih bayi. Kemudian ada ruh yang menjawab kadang sanggup kadang tidak. Maka, ruh dalam jasad seorang manusia akan bertahan kisaran umur remaja yang belum akil baligh. Dan, yang terakhir, ada ruh yang menjawab dengan kesanggupan penuh, maka ruh dalam jasad seorang manusia akan bertahan hingga ia dewasa kisaran umur 20-an ke atas. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahualam bishawab&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga hari ini, adik sepupu saya masih di rumah sakit. Jiwanya masih terguncang. Kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidup sungguh tidak mudah. Dan, memerlukan waktu lama untuk mengembalikan keadaan seperti semula. Apalagi yang dialami ibu untuk seorang anaknya. Saya yakin, seorang wanita akan mengerti bagaimana sakitnya melahirkan seorang anak ketika suatu saat nanti ia juga akan merasakan hal serupa. Bagaimana kasih seorang ibu tidak akan pernah layak dibalas walau kita punya emas segunung pun. Jadi, sangat benar jika surga memang terletak di bawah kaki ibu. Karena cinta dan sayang seorang ibu, kita ada dan kita hidup. Dan, seseorang tidak akan pernah tau bahwa seseorang begitu berharga dalam hidupnya sampai ia benar-benar kehilangan orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luangkan sejenak waktu untuk mereka, orang-orang yang paling dekat dengan kita, keluarga. Kita bisa meraih segala kesuksesan bukan karena keringat kita, melainkan doa mereka, ayah dan bunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;nb: Untuk adik sepupuku, Oni. Allah tidak diam. Bersabarlah, karena Allah sedang mempersiapkan hadiah yang lebih baik lagi. Dan, untuk adik kecilku, Akin. Apalah yang bisa kulakukan, karena Akin sudah bahagia di Syurganya Allah.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7748279415712338619?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7748279415712338619/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/bingkai-kecil.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7748279415712338619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7748279415712338619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/bingkai-kecil.html' title='Bingkai Kecil'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-u9HCQUdmess/TfEIslJG4wI/AAAAAAAAAR0/V_MhglOjneI/s72-c/keluarga.gif' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5752365333111152240</id><published>2011-06-06T23:27:00.000+07:00</published><updated>2011-06-10T01:16:39.536+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Kamu, Apa Kabar?</title><content type='html'>Jika saya punya seribu kaki untuk berjalan dari selatan ke utara, hal itu yang akan saya lakukan ketika pertama kali menginjak bumi. Jika saya menguasai miliyaran tahun kecepatan cahaya, hal itu juga yang akan saya lakukan pertama kali untuk kesana, ke berbagai tempat yang tak mampu dijangkau mata dan kaki. Ada banyak hal yang belum bisa dijamah maupun dilampaui. Itulah kenapa saya terlalu tinggi berandai-andai, tapi Tuhan tidak suka pengandaian kan? Dan, saya akan menampik pengandaian itu dengan segala &lt;i style=""&gt;warning&lt;/i&gt; untuk kembali membuka mata pada sesuatu yang harus disikapi dengan nyata tanpa perlu dibuat-buat. Tanpa perlu ada kerumitan.    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Banyak sekali hal yang tertinggal kebelakang, juga ada banyak yang luput dari pantauan untuk terus maju kedepan. Jika hal tersebut seumpama barisan, maka satu persatu hilang digerus zaman. Orang-orang selalu menyimpulkan, ada bagian dalam hidup yang tak bisa dipisahkan, pun ada bagian dalam hidup yang tak boleh dikekang. Seperti seseorang yang meyakini jalannya, hanya ada dua pilihan dalam hidup, maju kedepan atau terus terperosok kebelakang. Semua hanya masalah pilihan dan waktu.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pilihan saya jatuh pada, menunggu untuk kembali datang. Dengan usaha dan doa, tentu saja. Ternyata, dunia memang berputar. Pada poros tertentu, Tuhan menegur ketika sesuatu yang timpang terjadi. Tak butuh waktu lama bagi Tuhan untuk mengingatkan seseorang. Hanya butuh waktu sepersekian detik, Tuhan bisa berkata &lt;i style=""&gt;kun&lt;/i&gt;. Maka jadilah!&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apa yang timpang? Sebuah sapaan. Umat Tuhan yang dulu berkata, Silaturrahmi. Sebuah kata yang halus untuk menyapa segelintir umat yang lain. Menjejakkan kaki untuk bertemu, menghubungi lewat pesan singkat atau sekedar sapaaan lewat dunia maya. Semua adalah serangkaian cara untuk tetap bisa bertahan dalam lingkup pertemanan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lucunya, ada bagian yang hilang dalam hidup saya sekarang. Apa yang dilihat jauh sekali berbeda pada kenyataannya. Sedikit usaha-usaha itu tak begitu berarti bagi sebagian orang. Entah bagaimana lagi menyapanya. Entah bagaimana lagi melunakkan hatinya yang beku. Saya bukan pencari alasan. Karena kadang alasan hanya dibuat untuk pembelaan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mungkin saja segelintir orang belum begitu paham mengapa komunikasi itu penting. *&lt;i style=""&gt;Mungkin, saya salah seorang diantaranya&lt;/i&gt;. Diantara mereka ada yang memilih untuk bungkam. Untuk menjaga bagian yang tidak perlu dibagi pada orang banyak. Maka sebagaian dari mereka hidup dengan diam. Itu pilihan. Sekali lagi, itu pilihan.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan, memang benar, memahami satu orang saja itu sulit. Sama seperti sulitnya memahami konsep dasar&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dibandingkan teknik pengerjaannya. Itu yang saya pelajari sekarang, mencoba memahami, mencoba menghargai keinginannya dan, menunggu saat yang tepat untuk bergerak agar tidak melawan arus.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oh ya, ada award dari Sam di ajjazair sana. Karena sudah lama tidak ngeblog, saya baru sempat pajang award ini. &lt;a href="http://heningkara.blogspot.com/2011/05/award-pertama.html"&gt;Sam&lt;/a&gt; yang baru saya kenal juga bagian dari silaturrahmi yang harus saya pertahankan agar sebuah pertemanan tetap utuh meski jarak memang tidak bisa dikata dekat.&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2QjPjUUWGiA/TfENQta0JTI/AAAAAAAAASM/mgw5eUfxrjM/s1600/Out-Of-Your-Inspiration.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 258px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-2QjPjUUWGiA/TfENQta0JTI/AAAAAAAAASM/mgw5eUfxrjM/s320/Out-Of-Your-Inspiration.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5616284791028852018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5752365333111152240?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5752365333111152240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/kamu-apa-kabar.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5752365333111152240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5752365333111152240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/06/kamu-apa-kabar.html' title='Kamu, Apa Kabar?'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-2QjPjUUWGiA/TfENQta0JTI/AAAAAAAAASM/mgw5eUfxrjM/s72-c/Out-Of-Your-Inspiration.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8316683421551241404</id><published>2011-05-25T02:10:00.001+07:00</published><updated>2011-05-25T02:13:28.535+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='The Quote'/><title type='text'>The Quote</title><content type='html'>Untuk kamu yang merasa tersisih dari lingkar pertemanan, asing sendiri  saat yang lain tergelak riang, kamu yang berpikir telah dilupakan,  dipinggirkan bahkan dalam nuansa candaan, baiknya berdialoglah dengan  diri sekali kali;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berapa panggilan yang kau abaikan? Berapa  pesan dengan sengaja kau diamkan? Berapa sapaan yang kau jawab dengan  keluhan? Sampai-sampai mereka mengira, mendatangimu hanya bikin kau beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak menepikanmu. Tapi kau bergerak terus ke tepi. Hingga tangan mereka tak kuasa lagi menepuk kau punya pundak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia  yang kau bangun adalah asing. Tampak beda dengan dunia mereka. Dan,  mereka tak menutup bagianmu dalam dunianya, kecuali kamu yang lupa  menyediakan ruang untuk mereka dalam duniamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;-Anonimous-&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8316683421551241404?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8316683421551241404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/05/quote.html#comment-form' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8316683421551241404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8316683421551241404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/05/quote.html' title='The Quote'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2142019618929881277</id><published>2011-05-08T00:39:00.002+07:00</published><updated>2011-05-08T00:58:08.617+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Senja Untukmu</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sahabatku, dengan juntaian kata-kata ini kukirim sebuah senja untukmu. Agar kamu tahu, bahwa seberat apapun dunia meminta abdiku, aku masih ingat kamu, sederhanamu dan jiwa besarmu. Hari ini, aku melihat lagi pantai yang indah, walau tak sampai senja, walau tak ada jeda, walau bukan di tempat yang paling tinggi, aku hanya ingin berkata, aku ingat kamu, selalu dan selamanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Hari ini, semua sesak pada malam lalu hilang, karena hari ini aku banyak belajar tentang kejujuran. Mungkin setiap hari banyak sekali kebohongan yang di butakan oleh hati, mungkin juga karena terlalu banyak sampah yang membusuk di relung ini, mungkin itulah mengapa sinarmu selalu tertutupi. Padahal aku hanya butuh mengerti dan mencoba paham tentang yang kurasa atau setidaknya aku jujur dengan apa yang kurasa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Langit cukup mendung, tapi sejenak kemudian semuanya tersapu awan yang bersih, jernih tanpa ada penghalang serupa belenggu. Ku pikir, perlu sedikit berjalan melintasi pasir-pasir disana. Aku menolak untuk duduk tenang. Bahkan aku tak punya alasan untuk berleha-leha sejenak. Mereka para pujangga selalu berkata, setiap sebuah perjalanan melahirkan cinta dan kedekatan padaNya. Tak ada salahnya aku coba. Jika saja aku punya mesin waktu, aku pasti akan menghadirkan senja secepat kidung awan kelabu membaluti putih awan disebelah selatan sana. Tak ada burung bangau yang kusuka melintas di kepala. Tak ada matahari. Sudah pasti tak ada rembulan karena senja masih gegas melomba waktu. Hanya ada aku sendiri berjalan di antara pasir-pasir dan tawa mereka. Juga ada sedikit ombak yang dicumbu angin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sahabatku yang manis, sering aku berkata, aku sangat menyukai tempat-tempat tertinggi. Bahkan sudah terhitung dua kali kita kesana, ke &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2011/04/rumah-di-atas-bukit.html"&gt;rumah di atas bukit&lt;/a&gt;. Aku dan kamu sama-sama melihat senja dengan mata tak berkedip. Sungguh indah. Dan, kita masih saja tak mau beranjak dari dudukan komidi putar itu. Ah..sebenarnya aku yang enggan melangkahkan kaki. Rasanya aku ingin selamanya berada disana dan tak ingin kembali ke kota Banda yang penuh sesak. Kamu selalu saja memutarkan kemudinya lagi dan lagi. Aku seperti anak ingusan yang sering kita lihat menaiki ayunan. Aku tak peduli, sahabatku sayang. Aku hanya ingin kemudi itu kita berdua saja yang punya. Biar mereka tau, terkadang kita semua butuh untuk tidak menjadi dewasa sesekali. Ego-ego yang kita bawa seringkali meruntuhkan segala kebebasan. Dan, aku benar-benar bisa melepaskan segala ego hanya di depanmu saja.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Katanya kamu ingin menangkap angin untukku. Aku selalu tertawa. Mana mungkin bisa, sahabatku yang lucu. Angin tak punya kemudi seolah komidi putar yang kita naiki. Biarkan saja, biarkan ia terbang sekehendak hatinya. Karena angin tidak terkungkung. Walau aku suka suara angin dan gemericik air, tapi aku tak ingin mereka menjadi milikku, karena tanpa mereka dunia akan mati. Cukup aku menghabiskan waktu berdua saja denganmu ketika senja. Ya, berdua saja. Kau dan aku. Sewaktu bangau-bangau pulang ke utara, kau berjanji akan menemaniku melihat kota Banda dari puncak sana. Kau berjanji ingin memperlihatkan kota kita seperti lilin-lilin yang tunduk pada sendu. Aku melihatnya dengan mataku sendiri, betapa kota kita tak ada artinya. Segala kesombongan telah dipagar oleh sunyinya malam. Dan, kau ingin memberinya untukku lagi? Sudahlah sahabatku yang baik, aku hanya ingin senja saja. Tak lebih.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Aku masih disini sahabatku. Masih di pantai yang kucerita tadi. Masih dengan kidung awan yang menggelegar. Masih tanpa matahari. Masih belum muncul juga sinar rembulan yang tidak menusuk mata. Masih mengingat kamu yang sibuk menghadapi orang banyak. Harusnya hari ini pantai ramai. Ah..mungkin mereka takut tubuh-tubuh mereka terkena hujan dan jatuh sakit. Aku bahkan tidak peduli dengan tubuh lemahku yang tak kebal dingin. Biarkan saja. Karena ketika aku sudah tak lagi disini, tubuhku juga tidak akan bergerak selamanya. Mungkin aku perlu berjalan lebih jauh, agar suara-suara mereka tak menghalangi niatku untuk bermain pasir hari ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sahabatku yang manis, sahabatku yang lucu dan menggemaskan, aku berjalan tanpa beralas tapak. Membenamkan sejenak kakiku kedalam pasir yang baru saja disapu ombak kecil. Ada beberapa terumbu yang terbawa air pasang. Juga ada bambu-bambu basah yang entah dari mana muasalnya. Aku ingin membuat sebuah istana dari pasir. Apalah arti kekokohannya. Karena sebentar lagi juga akan dimakan angin dan digerus air. Jika ada kamu disini, kamu pasti akan tertawa dan mengatakan aku seperti anak kecil. Lalu kamu akan membantu untuk membuatkan istana itu. Dan, kamu suka sekali mencandai ku sembari berkata, ini istana untuk sang putri, semoga putri hidup bahagia bersama pangeran. Sahabatku sayang, kau memang tau cara yang paling tepat untuk mengokohkan pikiranku yang kacau. Itulah mengapa aku tak peduli akan kekokohan istana pasir, karena aku tau kau selalu bersamaku untuk kembali menguatkan ketika aku lemah, ketika aku menangis, ketika aku butuh tau kenapa kau ada untukku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Duhai, masihkah sibuk engakau disana? Masihkah aku boleh menghubungimu untuk sekedar menanya kabarmu hari ini? Sudahkah engkau makan siang tadi? Aku takut mengganggumu. Aku bahkan terlalu takut kehilanganmu. Sahabatku yang tak jengah mendengarkan, aku masih di sini. Duduk beralas pasir bersama istana pasirku. Aku ingin kamu disini. Jangan lupa selesai kamu memberi abdi pada dunia, kita akan bersama lagi. Walau sebentar saja, tapi tak apa. Aku bahagia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Coba kamu lihat sahabatku sayang, awan sudah jernih. Tak ada lagi belenggu. Matahari juga sudah muncul. Hari ini sungguh istimewa. Meski aku tak bisa melihat senja dari sini, tapi nanti suatu hari ketika kita menginggalkan segala ego-ego yang menguap di kepala, kita akan melihat senja dari bukit tertinggi di kota kita. Ya kita, kau dan aku saja. Bersama arakan kapas putih di atas kepala, kukirim senja untukmu dari sudut hati yang paling rindu untuk bertemu denganmu lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold;"&gt;Banda Aceh, May 8&lt;sup&gt;th&lt;/sup&gt; 2011. 00.10 am&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2142019618929881277?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2142019618929881277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/05/senja-untukmu.html#comment-form' title='28 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2142019618929881277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2142019618929881277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/05/senja-untukmu.html' title='Senja Untukmu'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7933965050672206118</id><published>2011-05-03T11:29:00.004+07:00</published><updated>2011-05-03T11:34:21.035+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Kotak</title><content type='html'>&lt;style type="text/css"&gt;p { margin-bottom: 0.08in; }&lt;/style&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="JUSTIFY"&gt; &lt;i&gt;No body is perfect&lt;/i&gt;. Tidak ada manusia yang sempurna. Sekalipun dunia mengelukan ia orang yang paling baik. Sesekali pasti pernah berbelok, sesekali pernah untuk tidak bergerak, sesekali malas untuk bersikap wajar.  Sebenarnya hati selalu memacu untuk terus melecutkan diri pada kebaikan. Karena hati manusia pasti akan lebih condong melihat dan merespon kebaikan, keindahan dan ketenangan. Mungkin sehari-hari bisa bersikap sewajarnya manusia berinteraksi dengan yang lain tanpa mengkalkulasikan sebab akibatnya. Ketika bergurau, kadang ada yang tersakiti meski tak ada satupun maksud hati untuk menyakiti. Lalu, kapan hati bisa mencapai kestabilan? Sedikit matematis, kestabilan sebuah kurva bukan ketika kurva tersebut monoton atau katakanlah linier pada satu titik. Kestabilan berarti satu titik yang tetap pada standarnya. Sekalipun titik-titik tersebut naik-turun, namun titik-titik tersebut tidak turun ekstrim atau merosot turun hingga standar terendah. Semoga hati-hati kita tetap seperti itu. Terjaga awal dan akhirnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="JUSTIFY"&gt;Standar seperti apa yang seharusnya dipertahankan agar selalu stabil? &lt;i&gt;Well&lt;/i&gt;, sebenarnya setiap manusia punya satu standar tersendiri untuk jadi sandaran berpijak. Satu standar tersebut yang akan menjadi titik awal ketika memulai dan mengakhiri sesuatu. Punya kertas dan pena, kan? Sekarang ambil selembar saja. Tidak perlu banyak. Tuliskan sesuatu yang menjadi satu standar, minimal untuk hari ini. Tuliskan agenda hari ini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="JUSTIFY"&gt;Jika ingin bersilaturahmi dengan teman-teman dimana saja, tuliskan juga alasan kenapa harus bertemu mereka. Ketika belajar menerima sesuatu, tuliskan kenapa hati dan pikiran harus lapang untuk tidak mengingkari sesuatu. Ketika melihat seorang tua berjalan tongkat, tuliskan kenapa harus membantunya. Ketika melihat kuntum bunga indah ditaman, tuliskan kenapa untuk tidak memetiknya. Ketika melihat seorang pencopet, tuliskan kenapa harus mengejar pencopet itu. Ketika melihat beberapa sampah di depan mata, tuliskan kenapa kita harus memungutnya. Ketika mencintainya, tuliskan seberapa banyak yang harus kau berikan bukan menerima. Ketika berbohong, tuliskan kenapa harus  meminta maaf. Ketika membuatnya menangis, tuliskan kenapa harus mendiamkannya atau membiarkan sesaat meluapkan segala. Saat dunia penuh dengan ketidaksesuaian visi dan misi, tuliskan kenapa harus merenung untuk sejenak menarik diri dari miniatur dunia. Tuliskan kenapa kadang ingin untuk memanjat tebit-tebing tinggi. Tuliskan kenapa harus berteriak mengeluarkan kepahitan. Tuliskan kenapa kadang jalan yang diambil selalu bercabang. Tuliskan semuanya untuk dikeluarkan bersama jawaban. Jawaban yang tidak membutuhkan suatu hitung-hitungan matematis. Suatu jawaban yang tidak linier. Jawaban yang hanya kita masing-masing yang tau.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="JUSTIFY"&gt;Kumpulkan jawaban itu di selembar kertas saja. Simpan semua kesalahan dalam sebuah kotak yang terjaga. Jangan pernah menghancurkannya sekalipun sesak menganga. Simpan agar ketika tua, kita bisa membukanya. Simpan agar kita ingat bahwa setiap diri punya kelebihan kekurangan. Simpan agar kita ingat bahwa setiap diri punya kebaikan juga keburukan. Karena, manusia tidak pernah mencapai kesempurnaan. Maka lakukan yang terbaik semampumu tanpa melupakan untuk terus selalu memperbaiki diri.  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7933965050672206118?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7933965050672206118/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/05/kotak_03.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7933965050672206118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7933965050672206118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/05/kotak_03.html' title='Kotak'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7428595687239423520</id><published>2011-04-23T21:28:00.000+07:00</published><updated>2011-04-23T22:09:56.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Book'/><title type='text'>Karena Kami Wanita, Bung!</title><content type='html'>Saya selalu tertarik dengan topik yang satu ini. Bagaimana  proses panjang yang dibutuhkan seseorang dalam membangun relasi melalui komunikasi, kemampuan merespon, penyelesaian suatu masalah yang dihadapi dengan analisa yang tidak sembarangan, membuat saya ikut tertantang untuk mengetahui sedalam apa sesungguhnya sebuah otak mempengaruhi seluruh sentral kehidupan antara lelaki dan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelas april lalu, saya tertarik dengan sebuah buku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Female Brain&lt;/span&gt;-nya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Louann Brizendine&lt;/span&gt;. Awalnya saya pikir, buku ini akan berisi hal-hal yang melegalkan kesebuah anugerahan, betapa wanita sungguh beruntung dicipta dengan otak yang kompleks yang akan jauh 180 derajat berbeda dengan lelaki. Tapi nyatanya tidak juga. Brizendine juga menelurkan pasangan buku ini, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Male Brain&lt;/span&gt;. Hingga hari ini, saya belum ketemu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;couple&lt;/span&gt; si Female Brain ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Generally&lt;/span&gt;, buku-buku riset para peneliti tentang perbedaan otak wanita dan pria ini sudah banyak. Tapi tidak spesifik. Namun, lagi-lagi hasil penelitian juga menjadi tolak ukur untuk pencapaian suatu hal yang kita sebut komunikasi. Well, walau ujung-ujungnya itu juga, hasil penelitian ini tidak pernah bosan untuk saya bahas. Ketertarikan awal, ya karena dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah lepas dari interaksi, baik laki-laki maupun wanita. Intinya seperti begini, tujuan akhir dari hasil telitian puluhan tahun dengan lebih 200 responden ini bukan menunjukkan seberapa hebat otak lelaki dan wanita dalam interaksi, bukan untuk menjadi ajang perdebatan dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;judging&lt;/span&gt; ketimpangan suatu komunikasi dalam sebuah hubungan yang akhirnya bisa keluar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;statement&lt;/span&gt; ”saya berpikir seperti ini, karena otak saya sudah terprogram seperti ini”, bukan pula untuk saling membandingkan sebuah keuntungan memiliki atau diciptakan sebagai lelaki dan perempuan, bukan, bukan itu. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The bigest idea is, how to accept each other, to be more tolerant and forgiving, the way we know we have different way to solve something&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penelitian di University of Texas atas anak-anak perempuan dan anak laki-laki usia satu tahun memperlihatkan perbedaan dalam keinginan dan kemampuan mengamati. Sepanjang 3 bulan pertama kehidupan, keterampilan seorang bayi perempuan dalam kontak mata dan saling menatap wajah akan meningkat lebih dari 400 persen. Sejak lahir, bayi perempuan sudah berminat pada ekspresi emosi. Mereka mendapat makna tentang diri mereka berdasarkan tatapan, sentuhan, dan setiap reaksi dari orang-orang yang melakukan kontak dengan mereka. Dari petunjuk-petunjuk ini, mereka mengetahui apakah mereka berharga, layak dicintai atau menjengkelkan. Anak-anak perempuan tidak menoleransi wajah datar. Mereka menafsirkan wajah tanpa emosi yang diarahkan kepada mereka sebagai sinyal bahwa mereka telah melakukan kesalahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk hal ini hampir 100% saya sepakat. Saya pernah meminta kesediaan seorang teman laki-laki untuk membantu saya menyelesaikan suatu hal. Saat itu saya menangkap ekspresi datar atas kesediaannya, walau akhirnya ia membantu juga. Nah, disini saya mulai menebak-nebak. Apakah ia ikhlas membantu saya atau tidak? Atau apakah saya harus berkata ”maaf sudah mengganggu”. Dan, saya pribadi tidak suka dengan kondisi menebak-nebak. Satu hal lagi, tentang sentuhan. Mayoritas sesama wanita sering berpelukan sambil cipika-cipiki ketika bertemu. Untuk apa? Mereka melakukan hal itu karena bagi wanita sentuhan adalah sebuah kondisi yang sangat dekat dan mampu mengekspresikan banyak hal, senagkah, sedihkan, marahkan, kesalkah, etc.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset atas mamalia oleh kelompok &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Michael Meaney&lt;/span&gt; telah memperlihatkan bahwa keturunan perempuan sangat dipengaruhi oleh seberapa tenang dan pedulinya ibu mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sebenarnya seorang anak tetap akan mewarisi sifat ayah dan ibunya, namun tetap saja seorang ibu punya peranan penting untuk tumbuh kembang anak secara fisik, mental juga otak. Mungkin itulah mengapa seorang wanita yang belum menikah banyak sekali wejangannya, apalagi untuk urusan kesehatan, pola hidup juga reproduksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi, ledakan tangis seringkali mencengkram perhatian otak laki-laki. Air mata hampir selalu mengejutkan dan membuat sangat tidak nyaman seorang lelaki. Seorang perempuan karena ahli membaca wajah, akan mengenali bibir yang cemberut, mata yang menyipit, dan sudut-sudut mulut yang bergetar sebagai pembuka tangisan. Seorang lelaki tidak akan melihat hal ini. Biasanya tanggapannya, "Kenapa menangis?" atau "Eh, kok nangis. Duh...jangan nangis lagi ya". Para peneliti menyimpulkan bahwa skenario yang lazim ini menunjukkan kalau otak laki-laki menempuh proses lebih lama untuk menangkap makna emosi dalam berbagai persepsi yang masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pengalaman pribadi. Waktu itu saya punya problem yang sedikit pelik. Hampir pukul 2 pagi saya masih belum juga tidur karena menangis. Kebetulan messangger saya juga masih ON. Saya butuh teman untuk berbagi untuk setidaknya meringankan beban sejenak. Kemudian salah seorang sahabat saya menelpon untuk memastikan keadaan saya baik-baik saja. Jika kita mendapati seorang wanita menangis di depan seorang lelaki dan sikap mereka masih cuek, itu bukan berarti mereka betul-betul tidak peduli, tapi mereka bersikap demikian karena lelaki tersebut tidak tau harus berbuat apa. Mungkin itu sama halnya ketika kita sangat bahagia dan ingin mengeluarkan sebuah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;statement&lt;/span&gt; kebahagian, kadang kita hanya diam atau mengatakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;i have no words to say&lt;/span&gt; untuk mengungkapkan kebahagiaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Female Brain ini juga mengungkapkan tentang mengapa perempuan menggunakan sekitar 20.000 kata perhari sedangkan lelaki hanya menggunakan 7000 kata perhari, atau mengapa perempuan dapat mengingat rincian suatu masalah yang tidak dapat diingat sama sekali oleh lelaki, juga mengapa perempuan cenderung membentuk ikatan yang lebih dalam dengan teman perempuan mereka daripada yang dilakukan para lelaki untuk teman lelakinya, dan masih banyak lagi. Buku ini layak untuk dimiliki oleh wanita maupun lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7428595687239423520?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7428595687239423520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/karena-kami-wanita-bung.html#comment-form' title='26 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7428595687239423520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7428595687239423520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/karena-kami-wanita-bung.html' title='Karena Kami Wanita, Bung!'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>26</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7356218917741177459</id><published>2011-04-23T18:20:00.003+07:00</published><updated>2011-04-24T18:10:51.455+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Rumah Di Atas Bukit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-PJlw52RFyqw/TbQFK8bBhdI/AAAAAAAAARo/Vd1FLY_3CDE/s1600/rumah%2Bdiatas%2Bbukit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-PJlw52RFyqw/TbQFK8bBhdI/AAAAAAAAARo/Vd1FLY_3CDE/s200/rumah%2Bdiatas%2Bbukit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599105922304673234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Serupa tangga yang berliku, aku menaiki tiap terjalnya. Memahatnya, menghaluskannya bukan perkara mudah. Tapi kau diatas sana adalah sebuah pembeda. Tau apa yang kau jalani dan kenapa harus bertahan. Bukan memenangkan pualam sanjungan dunia dengan segala rupa-rupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti tak layak, kau tak diperhitungkan. Dianggap gila. Maka yang keluar dari cercauan mereka adalah sampah! Lihat, kau dikata sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang mencari oase, mungkin seorang tua dengan punggung melengkung masuk tanpa izin. Sedang pintu terbuka untuk segelas air. Jika seorang tua menanya mana utara, telunjukmu bicara, ikuti saja arakan ufuk senja. Bangau merah muda pulang dengan kawanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada orang derma memberi sekerat roti kembang, maka langkahmu gegas mencari tisu. Orang derma pulang membawa tanya. Lalu, pintumu masih terbuka pada anak-anak beringus meminta jatah roti mentega.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah bukit. Ada surau-surau bergaung merdu. Corong-corong menyaring merdu. Corong-corong kenal Tuhan. Corong-corong tak bantah Tuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal jika ada dua hal yang selalu mereka lupa. Mereka duduk di atas pagar karatan di tengah jalan. Sebentar lagi pukul 6 petang. Dari bukit terlihat bola-bola besar seperti lampion. Satu persatu nyala. Satu persatu balok-balok bermesin pulang. Kota pun tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagar ilalang setinggi badan mulai menguning. Tak ada yang berani menyabit. Itulah kenapa mataku mencuri pandang sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah diatas bukit. Kau diam. Kau tak angkuh. Katamu, inilah aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katamu, aku berdiri bukan karena berpijak, tapi karena pijakan. Mereka hanya melihat apa yang terjadi, bukan melihat keadaan sebenarnya. Aku diam bukan berarti tak mampu bicara. Aku berjalan lurus, bukan berarti tak pernah berbelok. Aku merdeka bukan berarti tak punya aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah diatas bukit, lihat sore jingga benar! Di depanmu laut tergelar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pasti kembali. Untuk melihat perempuan kecil bermain gasing berputar. Walau, kantung plastik harus penuh dengan jagung bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hey..Meski di bukit, saban kesana kulihat rambut-rambut selurus lidi bermata cipit tapi setiap pulang aku membawa hal baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku memunggumimu tanpa gugu karena kau semanis madu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7356218917741177459?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7356218917741177459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/rumah-di-atas-bukit.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7356218917741177459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7356218917741177459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/rumah-di-atas-bukit.html' title='Rumah Di Atas Bukit'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-PJlw52RFyqw/TbQFK8bBhdI/AAAAAAAAARo/Vd1FLY_3CDE/s72-c/rumah%2Bdiatas%2Bbukit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8212338217504439985</id><published>2011-04-14T10:34:00.005+07:00</published><updated>2011-04-14T13:51:59.043+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>i'm in the super highest mood right now!</title><content type='html'>Saya harus bilang seperti ini, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;i'm in the super highest mood right now!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Why?&lt;/span&gt; Hm, jujur, saya sedang tidak ingin berspekulasi dengan keadaan yang melilit seperti sekarang. Sudah seminggu lebih, harus selalu berhubungan dengan peta Kota Banda Aceh. Ini hasil kerja praktik selama hampir 3 bulan (terhitung Februari) di Lab. GIS &amp; Remote Sensing, di Integreated Universitas Syiah Kuala. Selama bulan februari, saya masih santai mengerjakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;project&lt;/span&gt;, dan setelahnya saya terbawa pada kondisi "acuh" dengan semua kerjaan. Akhirnya tidak satupun selesai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya pembimbing lapangan saya memberikan project yang melahirkan ide untuk saya teruskan di PKM (Pekan Kreativitas Mahasiswa). Dia menawarkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;project&lt;/span&gt; yang berhubungan dengan model-model 2D pada peta kemudian di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;rendering&lt;/span&gt; untuk dijadikan model-model 3D. Sebagai informasi, objek 2D di dalam satu kecamatan saja ada 7000 lebih. Itu hanya bangunannya saja. Belum lagi objek pohon, jalan, sungai, vegetasi etc. Lha? Bagaimana saya harus men-digitasi semua objek jika Kota Banda Aceh memiliki lebih dari 5 kecamatan? Sila hitung sendiri berapa banyak model-model 2D yang harus saya rendering ke dalam model-model 3D. Karena tidak memungkinkan model-model tersebut selesai dalam deadline waktu kerja praktik, akhirnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;scoupe&lt;/span&gt; peta di perkecil untuk satu kecamatan saja. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Fiuh&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;Dan, karya tulis ilmiah (untuk PKM) terpaksa harus ganti judul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendala saya cuma satu, saya belum mengerti cara mengubah model-model tersebut kedalam 3D. Beberapa senior sudah sempat saya tanyakan, seperti kakak yang baik &lt;a href="http://findingnova.blogspot.com/"&gt;ini&lt;/a&gt;. Tapi mereka juga kurang paham. Lucunya, pembimbing lapangan saya juga belum tahu bagaimana &lt;span style="font-style:italic;"&gt;rendering&lt;/span&gt; 2D ke dalam 3D. Beberapa minggu saya sempat tidak berani menunjukkan batang hidung ke Lab. Saya tidak pernah berani memberikan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;report&lt;/span&gt; tanpa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;progress&lt;/span&gt; apapun. Saya memang sudah membaca literatur tapi entahlah, otak saya bebal. Akhirnya saya berpikir keadaan sekarat sekalipun harus diberi tahu. Harus terbuka dan transparan. Karena siapapun juga tidak pernah tahu keadaan seseorang jika orang tersebut tidak pernah memberi tahu. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Well&lt;/span&gt;, setelah saya jujur, ada perasaan lega yang membuncah, dan Alhamdullillah pembimbing saya sangat baik. Ia mengerti keadaan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat sekali ketika kami-saya dan pembimbing-belajar bersama-sama untuk memecahkan masalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;rendering&lt;/span&gt; model tersebut. Entah karena waktu yang terlalu singkat, waktu itu kami juga belum bisa memecahkan persoalan tersebut. Padahal banyak sekali literatur di depan mata. Hingga keesokan harinya, pembimbing bisa dengan cepat memecahkan persoalan tersebut. Ternyata caranya sangat gampang. Dan, memang ketika memecahkan sebuah masalah harus dengan kepala dingin, sekalipun masalah sederhana jika otak tidak sejalan dengan hati juga bisa semraut. Dan, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;the time is goes on&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus selalu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;stay&lt;/span&gt; di Lab. Menunjukan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;progress&lt;/span&gt;, membahas kendala dan konsultasi. Saya jadi teringat tempo hari seusai shalat dhuhur di mushalla dekat kampus, seorang senior saya mengkerutkan kening membaca agenda harian saya yang tertinggal di mushala sebelum sempat saya ambil kembali. Dari catatan saya yang ia baca, ia menyimpulkan kalau saya orang yang melankolis. Semua harus teratur, terurut dan sistematis, sehingga sering kali terkesan perfeksionis. Jika ada satu hal saja yang rusak dari sistem yang telah dibuat, pasti akan merusak seluruh sistem. Untuk mengerjakan satu hal harus fokus terhadap kerjaan tersebut dan tidak bisa mengerjakan dua hal sekaligus dalam satu waktu bersamaan. Setelah senior saya berkata seperti itu, rasanya saya ingin memeluknya dan mengatakan "semua yang kakak bilang tidak ada kecacatan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, saya tidak sedang ingin merusak mood "kumat rajin" yang bertengger. Biarkan sebentar ia bersarang agar saya paham untuk menyelesaikan prioritas pada batas waktu yang telah ditentukan. Saya takut merusak mood itu lagi dengan membuang waktu percuma. Doakan agar semua pekerjaan saya cepat selesai, kawan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8212338217504439985?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8212338217504439985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/im-in-super-highest-mood-right-now.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8212338217504439985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8212338217504439985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/im-in-super-highest-mood-right-now.html' title='i&apos;m in the super highest mood right now!'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5935719709642927301</id><published>2011-04-05T00:42:00.005+07:00</published><updated>2011-04-05T01:07:28.710+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Being Rapunzel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-zxVSut9Qjuc/TZoIN9QaMDI/AAAAAAAAARA/KEqpTrTNPLM/s1600/rapunzel.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 108px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-zxVSut9Qjuc/TZoIN9QaMDI/AAAAAAAAARA/KEqpTrTNPLM/s200/rapunzel.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5591790923208601650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;It's not about how long your hair. It's about the simpleness dreaming coming true in your life. It's not about how many lantern flying on the night sky and it's not something hard for reach it. No, not at all. It's something different way. Even i can't see on the dark, but i can see your coming with the simple happiness you'll share for me, for us then. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What if it's not everything i dream that would be?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5935719709642927301?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5935719709642927301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/being-rapunzel.html#comment-form' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5935719709642927301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5935719709642927301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/being-rapunzel.html' title='Being Rapunzel'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-zxVSut9Qjuc/TZoIN9QaMDI/AAAAAAAAARA/KEqpTrTNPLM/s72-c/rapunzel.png' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-563891333174546553</id><published>2011-04-01T13:14:00.004+07:00</published><updated>2011-04-02T14:29:18.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Book'/><title type='text'>So?</title><content type='html'>Tiga belas maret lalu, Andrea Hirata kembali menemui &lt;span style="font-style:italic;"&gt;public&lt;/span&gt; setelah hiatus 2 tahun lamanya.  Sedikit &lt;span style="font-style:italic;"&gt;excited&lt;/span&gt; juga ketika ia memilih Aceh sebagai permulaan pemunculannya kembali. Fakultas FKIP Unsyiah menjadi sasaran. Saya tak pikir panjang. Saya harus ikut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Meet And Greet&lt;/span&gt; ini, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;whatever it takes&lt;/span&gt;! Peserta yang ikut juga melebihi kapasitas kursi yang tersedia, hingga membuat panitia terpaksa menolak antrian yang membludak. Saya termasuk beruntung, karena jika terlambat sedikit saja, sudah bisa dipastikan saya tidak dapat mengikuti acara tersebut. Beberapa orang penggemar Andrea banyak yang memuji dan mengeluh tentang karya-karyanya. Pertanyaan klasik yang terus ditanyakan padanya tak lain tentang ke-orisinilan tokoh-tokoh dalam tetralogi Laskar Pelangi juga dwilogi Padang Bulan. Saya yakin, si Ikal sedikit enggan menjawab pertanyaan dengan frekuensi berkala seperti ini. Pertama, terlihat dari jawabannya. “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I have no obligation to tell you this is truth or not&lt;/span&gt;. Itulah kenapa saya selalu membuat awalan pengantar di cover depan “Sebuah Novel…” dan saya membutuhkan riset 4 tahun untuk sebuah kultur budaya dengan lebih dari 200 responden. Lalu, apakah kalian masih mempertanyakan ke-orisinilan dari karya-karya saya?”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Awalnya saya juga ikut mempertanyakan tentang setiap kalimat yang ia torehkan dalam karya-karyanya dan benar-benar terpukau tentang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;science&lt;/span&gt; serta hitung-hitungan yang di akumulasikan dalam konsep-konsep sederhana sebuah cerita. Pembaca benar-benar diajak dalam dimensi fiksi-sains, tapi tetap mengedepankan alur yang humanis. Alasan kedua, dari matanya. Mata seseorang tidak pernah berbohong, kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu setelah acara tersebut berlangsung, tepat tanggal 26 maret, Telkomsel Kompasiana Blogshop mengadakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;workshop&lt;/span&gt; kepenulisan. Setiap daerah akan mendapat giliran tur untuk mengikuti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;workshop&lt;/span&gt; ini secara gratis. Sebenarnya, acara-acara seperti ini akan membahas tema yang sama, judul serta teknik-teknik kepenulisan yang tidak jauh berbeda dari yang sudah pernah saya dapatkan. Dari awal niat saya mengikuti acara ini hanya melengkapi pengetahuan yang sudah ada dan menjaga semangat untuk tetap menulis. Bonusnya, saya bisa bertemu dengan beberapa orang yang tulisannya sering saya baca di media lokal dan nasional, juga penulis buku-buku antologi. Setidaknya saya sudah pernah bertemu langsung dengan beberapa orang yang hanya saya kenal di blog dan jejaring sosial, seperti yang &lt;a href="http://liza-fathia.com/"&gt;ini&lt;/a&gt;. Mata saya benar-benar terbuka pada sesi kedua &lt;span style="font-style:italic;"&gt;workshop&lt;/span&gt; yang diadakan di The Pade hotel ini. Sebenarnya orang-orang yang menulis di media apapun adalah orang yang biasa-biasa saja, bukan? Seorang yang tidak dianggap sekalipun oleh dunia bisa menjadi orang hebat dalam sekejab mata jika ia bisa berbagi cerita dan menulisakan cerita tersebut untuk banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya kembali berpikir. Apakah saya harus tetap menulis? Kenapa saya harus menulis secara berkala? Mengapa harus di media massa? Atau, kenapa saya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nge&lt;/span&gt;-blog? Wacana seperti ini sudah lama menguap di kepala namun belum disalurkan dengan baik. Syukur saya masih ingat. Kawan, kadang dalam hidup kita selalu bertanya mengapa dan kenapa tanpa pernah tau jawaban tepatnya. Sesekali kita mendapat jawaban untuk sebuah alasan namun tidak sedikit pula semua pertanyaan tersebut tidak memiliki jawaban. Setidaknya kita pernah menanyakan tentang kenisbian suatu hal. Semuanya hanya untuk membuat kerangka berpikir kita dapat me-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;manage&lt;/span&gt; dengan baik setiap &lt;span style="font-style:italic;"&gt;input&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;output&lt;/span&gt; yang bersarang di kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, setiap orang punya jawaban masing-masing kenapa harus menulis dan menyajikannya untuk dibaca oleh orang banyak. Sebagian lagi berpendapat, apa yang harus dibagi adalah sesuatu yang layak untuk diceritakan. Atau, banyak juga yang berpendapat untuk menuliskan sesuatu di media massa sekalipun isinya sampah! Semua punya jawaban dan alasan masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nge&lt;/span&gt;-blog? Saya juga tak begitu paham kenapa harus menulis sesuatu untuk disajikan dalam nampan indah bernama internet. Tidak muluk-muluk, pertama saya ingin konsisten dalam menulis. Bagaimana cara mendapatkan kekonsistenan itu? Saya butuh &lt;span style="font-style:italic;"&gt;feel&lt;/span&gt; untuk merasakan kekonsistenan dalam tiap jemari ketika bercerita. Apakah saya sudah mendapatkannya? Ya (semoga) sudah. Buktinya saya tidak mau meninggalkan blog ini. Itulah mengapa saya pernah mengatakan izin sebentar untuk berjauhan dengan blog. Kenapa? Karena saya tidak ingin berpisah dengannya. Saya harus jujur, kegiatan menulis berkala ini sudah mendapat tempat dalam hidup. Dan, sebenarnya ketika kita minta izin untuk hiatus sebentar, sebenarnya kita meminta izin pada diri sendiri untuk sebentar saja berjauhan dari rutinitas ini dan berjanji untuk kembali pada masa yang tepat. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;See&lt;/span&gt;? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Simple&lt;/span&gt; kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada yang menghargai setiap tulisan yang saya tulis, saya sangat menaruh apresiasi besar pada orang-orang tersebut. Kawan, apa yang lebih indah selain dihargai dan mendapatkan tempat tersendiri melalui tulisan-tulisan kita di hati banyak orang. Jika ada orang-orang yang ikut terpengaruh dan bisa mengubah satu episode dalam kehidupan seseorang, saya melangitkan syukur pada Tuhan Segala Kuasa. Itulah mengapa setiap tulisan yang kita sajikan pada massa tidak boleh asal. Karena kita tidak pernah tau, pada bagian kalimat mana orang-orang di sekitar ikut terpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi. Kenapa harus menulis untuk membaginya pada orang lain? Untuk sendiri saja belum cukup! Coba baca sejarah tentang berdirinya bangsa Yahudi. Ada satu nama yang paling berpengaruh untuk mendirikan sistem pemerintahan tersebut di tahun 1901 yaitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Theodor_Herzl"&gt;Theodor Herzl&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;. Apa yang ia lakukan? Ia hanya menulis sebuah buku. Buku yang berjudul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Der_Judenstaat"&gt;Der Judenstaat&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; menjadikan Herzl sebagai pemimpin kongres zionis dunia pertama untuk selanjutnya mendirikan kekuasaan atas konsep zionis. Sekarang coba lihat, betapa kuat pengaruh Yahudi untuk dunia, hanya dari pemikiran seseorang yang ia tuangkan dalam sebuah buku. Bayangkan jika hanya pemikiran saja yang tidak pernah dipublikasikan, mungkin akan sama nasibnya seperti seorang sekaliber &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Leonardo_da_Vinci"&gt;Leonardo Da Vinci&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;. Mungkin kita lebih mengenal Da Vinci dengan lukisan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mona_Lisa"&gt;monalisa&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;nya namun sebenarnya, ada banyak pemikiran-pemikiran bahkan sketsa-sketsa kapal-kapal dan pesawat yang ia rancang sendiri tapi tidak pernah ia coba realisasikan dalam bentuk nyata. Hanya berupa sketsa dan pemikiran dalam wadah kertas. Itulah mengapa &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Michael_H._Hart"&gt;Michael Hart&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; tidak menempatkan Da Vinci dalam &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_100"&gt;100 orang paling berpengaruh di dunia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;. Begitu juga dengan Al-Quran. Mungkin jika &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Uthman_ibn_Affan"&gt;Usman Ibn Affan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; tidak pernah mengusulkan kepada &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Abu_Bakr"&gt;Abu Bakar&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; untuk menyatukan kumpulan Al-Quran dalam bentuk mushaf, mungkin umat muslim tidak bisa membaca Al-Quran hingga hari ini. Usman tidak hanya merealisasikan pemikiran dengan idenya tapi juga menyatukannya dalam mushaf agar umat muslim lebih mudah membaca dan menghafalnya. Karena Usman tau, kepala seseorang tidak dapat menampung segala hal. Kepala manusia terbatas. Meskipun ada banyak penghafal Al-Quran tapi pada waktunya mereka juga kembali pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, saya ingin setiap pemikiran yang saya tulis, bisa dibaca oleh anak-anak saya kelak atau bahkan saat mereka memiliki cucu dan cicit. Ide bisa hilang jika tidak disalurkan. Buku bisa rusak dimakan rayap. Seseorang bisa lupa dengan orang lain, tapi sebuah tulisan tidak akan lekang dimakan usia. Sekalipun kita sudah mati. Saya, kita, kalian dan kamu hanyalah orang yang biasa, namun bisa menjadi luar biasa dengan sedikit saja rasa berbagi. Mungkin saya tidak punya pengaruh apa-apa untuk dunia tapi dengan sebuah tulisan, saya menjadi bagian dari dunia untuk terus hidup. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;So&lt;/span&gt;? Tidak ada yang harus kita tunggu untuk memulai sesuatu selain mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai dari sekarang!*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;*kalimat penggugah milik Aa' Gym&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-563891333174546553?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/563891333174546553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/so.html#comment-form' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/563891333174546553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/563891333174546553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/04/so.html' title='So?'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2723147718997527317</id><published>2011-03-22T23:05:00.002+07:00</published><updated>2011-03-22T23:54:49.640+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ayah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>One Man Show</title><content type='html'>Adalah ayah, yang bangun sebelum subuh untuk menjadi imam di masjid dekat rumah kami. Ayah, satu-satunya orang yang bersikeras menamai "ibu kebaikan" dalam ejaan Akta kelahiran, ijazah, KTP dan tanda pengenal lain milikku. Adalah ayah, yang keras terhadap anak-anaknya dalam urusan keyakinan beragama dan penerapannya. Kalau orang bilang ayah no 2 setelah ibu, aku tidak mau ayah ditempatkan pada nomor apapun. Ayah bukan level yang harus terus berada di puncak sekalipun di urutkan dalam bilangan 1, 2 dan 3 yang kalian kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah adalah lelaki satu-satunya yang memikul beban dalam keluarga, masyarakat juga keluarga kecilnya. Kawan, aku bisa mendiskripsikan ayah satu-satu. Kau pun juga. Punya deskripsi masing-masing untuk lelaki bernama ayah. Tapi, apa kita sudah mengenalnya utuh? Atau setidaknya pernahkah secara khusus menanyakan, apa yang ia inginkan agar punya bahagia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku punya banyak buku tentang kenapa wanita seperti ini dan kenapa lelaki seperti itu, tentang perbedaan komunikasi wanita-lelaki dengan penulis ternama yang hebat-hebat. Tapi aku lupa satu nama, ayah. Ayah bisa mengenalku utuh dari raut muka dan mata. Hanya sekali baca dan aku telak, "iya ayah, aku seperti ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, bukan lelaki yang menghabiskan banyak waktu dirumah. Jika dirumah, ia membaca kitab-kitab huruf jawinya atau mengajarkan kami-aku dan adik lelakiku- islam secara ilmu fiqh. Meski kerap mata tak mau kompromi jika ayah membacakan kami isi di dalam kitabnya, ia hanya punya satu keinginan, bahwa jika ia bersaksi meghadap Tuhan, ia akan menyebut nama kami sekeluarga sebagai tanggungan amanahnya dalam memberikan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini, ayah bercerita tentang kematian. Katanya seseorang harus mengingat mati dalam hidupnya 20 kali dalam sehari. Karena suatu saat manusia akan mati. Mati seperti kekasih yang tak lekang dimakan usia, kekasih yang pasti akan hadir, kekasih yang akan kembali pagi-siang-malam. Mati tak akan lari, meski kita tepis, meski kita hindari. Dan, untuk apa kita hidup? Tentu, untuk mempersiapkan kematian dengan pundi-pundi tabungan amal selama hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, anakmu tak mengerti kenapa ia harus mencintaimu. Bagaimana mencintamu dengan caranya sendiri. Ayah, terkadang dalam hidup kita harus tau tentang sebuah alasan menjalani dan merasakan sesuatu, semua hanya untuk ketika kita keluar dari garis tersebut, kita kembali lagi dengan alasan semula. Namun ayah, terkadang dalam hidup kita tak perlu tau tentang sebuah alasan mencintai, karena nanti Tuhan akan menyisipkan alasan tersebut dengan bahasa, bukan dengan kata-kata. Maka, jangan tanya alasan kenapa aku mencintaimu. Aku bebal untuk urusan remeh-temeh itu dan tak mampu merangkainya untukmu. Aku ingin ayah tau, bahwa terkadang cinta tak perlu di ucap untuk membakukan rasa. Cukup ayah tau, aku punya segenap cinta untuk ayah yang tak berbatas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2723147718997527317?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2723147718997527317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/one-man-show.html#comment-form' title='16 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2723147718997527317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2723147718997527317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/one-man-show.html' title='One Man Show'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5616250781873911647</id><published>2011-03-17T16:37:00.008+07:00</published><updated>2011-03-17T21:17:23.961+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Sebelum Anda Mengambil Keputusan Besar Itu*</title><content type='html'>Akhir-akhir ini, tepatnya menjelang semester akhir kuliah, teman-teman sering membicarakan tentang pernikahan. Pertanyaan mereka selalu standar, "Kapan nikah?" dan saya selalu menjawab dengan masih menggunakan idealisme mahasiswa, "Lulus kuliah dulu, kerja, baru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ntar&lt;/span&gt; ambil gelar Master bareng suami". Selesai. Intinya saya belum siap untuk menikah. Namun, pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;next level of life&lt;/span&gt;, mau tidak mau seseorang harus memikirkan hal ini juga. Cepat atau lambat siklus hidup harus terus berputar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak orang merasa ia sudah pantas atau layak berumah tangga jika dilihat dari kemapanan. Tapi bagaimana dengan prinsip hidup yang akan dibangun kelak? Atau, bagaimana seharusnya membentuk karakter pemikiran ketika akan dan setelah menikah? Dalam buku karya Anis Matta ini saya tulis ulang untuk saya sendiri dan untuk semua orang yang masih bertanya-tanya, sudahkah saya siap, sesiap apakah saya, dan, apakah ini disebut siap menikah atau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngebet&lt;/span&gt;. Dalam buku tersebut seluruh aspek teoritis dibahas dalam Islam. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimal ada empat hal yang harus dimiliki oleh seseorang ketika ia ingin memasuki gerbang pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;: kesiapan pemikiran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;: kesiapan psikologis.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;: persiapan fisik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;: persiapan finansial.&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Kesiapan Pemikiran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan kesiapan pemikiran ialah:&lt;br /&gt;a.  Memiliki kematangan visi keislaman.&lt;br /&gt;b.  Memiliki kematangan visi kepribadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.a. Kematangan visi keislaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mempunyai kematangan visi keislaman berarti memiliki dasar-dasar pemikiran yang jelas tentang identitas ideologinya. Ketika seorang muslim ingin menikah, ia harus mengetahui dulu bahwa ia muslim, ia juga harus mengetahui &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;mengapa &lt;/span&gt;ia menjadi muslim. Di dalam hidup ini, kita akan sesekali menghadapi banyak alternatif. Saat itu kita banyak menghadapi masalah yang pemecahannya sangat ditentukan oleh kematangan pengetahuan tentang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;mengapa&lt;/span&gt; kita menjadi muslim, sehingga kita mampu dihadapkan pada berbagai pilihan dalam kehidupan riil. Bila tidak, kita tak akan mampu mengambil satu keputusan yang tepat, karena dasar afiliasinya (dasar bergabungnya dengan islam) tidak ilmiah, tetapi hanya bersifat kultural. Itu berarti komitmen kita dengan islam tidak kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.b.  Kematangan visi kepribadian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian seseorang sering tidak kuat bertahan diatas status keberagaman yang terlalu kuat yang tidak dianjurkan oleh islam atau dengan kata lain, suatu pemahaman islam diserap dengan cara yang tidak bertahap. Misal tentang seorang wanita yang baru mempelajari islam kemudian berjilbab, atau tentang seorang laki-laki yang mempelajari islam ketika mahasiswa. Hal ini berarti, mereka ingin mengubah satu standar keberagaman yang selama ini tidak ada dalam dirinya. Apa yang ia lakukan? Ia ber-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;qiyamul lail&lt;/span&gt;. Setelah itu, ia membaca Al-Quran dengan jumlah yang sangat banyak. Mungkin juga terlibat dalam dakwah dengan semangat yang berapi-api. Hujan juga hadir ke pengajian. Sakit juga jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah, orang yang sudah menikah ataupun akan menikah juga harus memiliki konsep diri yang jelas. Mengetahui apa kelemahan dan kekuatannya, apa ancaman yang bisa meruntuhkan dirinya. Sehingga pemahaman yang benar tentang diri sendiri akan melahirkan penerimaan diri yang baik. Membuat kita menerima diri secara apa adanya. Tidak menganggap diri kita melebihi kapasitasnya atau kurang dari kapasitasnya. Sikap realistis terhadap diri sendiri hanya bisa dibangun kalau kita memiliki  ilmu pengetahuan  yang benar tentang diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, dua hambatan terbesar dalam berhubungan dengan orang lain adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;: kita tidak memahami orang lain dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;: kita tidak mampu memahami diri kita sendiri dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebabnya banyak orang yang menikah tanpa memiliki konsep diri yang jelas. Apa yang mereka lakukan hanyalah mencari pasangan yang paling baik. Untuk apa? Karena mereka perlu menutupi kekurangannya. Carilah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pasangan yang tepat&lt;/span&gt;. Kita tidak sedang berpikir mencari istri atau suami unggul. Carilah pasangan yang tepat dengan bingkai kita, dengan kepribadian kita. Sebab ternyata tidak semua orang cerdas membutuhkan orang cerdas lainnya, tidak semua orang gagah membutuhkan wanita yang cantik. Ada pula orang yang  sangat dewasa membutuhkan pasangan yang sangat kekanak-kanakan. Sekali lagi, konsep diri yang jelas membuat kita mengerti siapa yang kita butuhkan, bukan istri atau suami yang unggul tapi istri atau suami yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Kesiapan Psikologis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Orang dikatakan memiliki kepribadian yang matang bila ia mampu mentransfer semua visinya menjadi karakter&lt;/span&gt;. Banyak orang yang kepribadiannya mengalami dualisme. Artinya di satu sisi ia mempunyai pemahaman yang baik, tetapi ia tidak mampu mentransfer pemahamannya itu menjadi karakter. Ia mengalami dualisme dalam kepribadian, namun ada pula yang tidak memiliki visi dan tidak punya karakter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesiapan psikologis yang saya maksud ialah kematangan tertentu secara psikis untuk menghadapi berbagai tantangan besar dalam hidup. Untuk menghadapi semua tanggung jawab, untuk menghadapi masa-masa kemandirian. Apa yang pertama sekali harus dipikirkan ketika menikah? Ada sejumlah orang yang akan berlindung pada anda. Situasi jiwa antara sebelum dan sesudah menikah akan sangat berbeda. Kalau kita membagi waktu, kita dapat membaginya menajdi tiga. Ada waktu individu, sosial dan sejarah. Ada waktu untuk istri atau suami, waktu untuk anak-anak dan masyarakat. Waktu kita tidak lagi menjadi sepenuhnya milik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ada saat-saat tertentu dimana kita perlu tidak melihat istri, perlu tidak melihat anak-anak. Demikian juga istri, supaya ia mendapatkan privasinya kembali untuk membangun kesegaran ulang. Dengan demikian kesiapan psikologis seperti ini perlu  diupayakan jauh sebelum menikah. Terutama keseimbangan psikologis pada keseimbangan ambivalensi emosi di dalam jiwa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Kematangan Fisik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Islam sangat memperhatikan kematangan fisik. Ada beberapa hal terkait dengan fisik, yang menjadi persyaratan mutlak dalam sebuah perkawinan. Misalnya seorang laki-laki atau wanita yakin bahwa alat-alat reproduksinya baik sebelum menikah. Karena salah satu penyebab perceraian dalam islam ialah apabila alat-alat reproduksi tidak berfungsi dengan baik. Kita harus meyakini bahwa fisik kita sudah siap untuk menikah. Itulah sebabnya nikah terlalu dini juga tidak terlalu bagus. Walaupun kematangan fisik berbeda-beda antara satu orang dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Barat, orang yang melakukan hubungan intim terlalu muda, pada umumnya setelah diatas usia tiga puluhan akan mengalami hambatan-hambatan fisik. Meskipun,  sekali lagi, tidak ada kriteria kapan seseorang matang secara fisik. Ketika sudah memilih calon, pada saat proses perkenalan, usahakan untuk mengetahui juga masalah fisiknya. Lalu kalau bisa, bukan hanya fisik si calon, tapi juga keturunannya. Jangan sampai ada yang anda ketahui, namun di kemudian hari anda tidak bisa menerimanya. Ini tidak boleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Kematangan Finansial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya sengaja memasukkan faktor finansial. Perkawinan juga kerja ekonomi, bukan hanya sekedar kerja cinta. Aspek ekonomi sangat terlibat. Tidak berarti anda harus punya rumah sebelum menikah, punya kerja tetap, atau punya semuanya sebelum menikah. Seorang wanita juga perlu menanyakan  kepada calon suaminya tentang masalah ini. Tidak berarti bahwa wanita itu matrealistis. Tidak demikian. Seorang wanita perlu yakin bahwa seorang suami yang mengatakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;i love you&lt;/span&gt; seribu kali sehari juga bisa memberikan susu bagi anak-anaknya. Paling bagus, beri susu buat anak-anak, nafkah buat istri, lalu katakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;i love you&lt;/span&gt;. Anda bisa memberikan susu , tapi tidak mengatakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;i love you&lt;/span&gt; itu juga salah. Dua-duanya perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus melihat sesuatu dengan rasional. Unsur romantika sangat penting  karena akan membuat hidup jadi indah. Romantika yang bagus dibangun atas realisme. Realisme tapi juga romantis. Realistis tapi tidak romantis jadi kaku. Banyak wanita menuntut perceraian dari suaminya bukan karena suaminya tidak baik atau tidak memenuhi kewajiban. Suami sangat baik. Hanya satu masalah. Dia tidak pernah mengatakan, “Aku cinta kepadamu”. Saya juga sering mendengar, banyak wanita minta cerai karena suami tidak bisa memberikan nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Berdasarkan buku &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebelum Anda Mengambil Keputusan Besar Itu&lt;/span&gt;, milik H.M. Anis Matta, Lc&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5616250781873911647?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5616250781873911647/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/sebelum-anda-mengambil-keputusan-besar.html#comment-form' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5616250781873911647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5616250781873911647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/sebelum-anda-mengambil-keputusan-besar.html' title='Sebelum Anda Mengambil Keputusan Besar Itu*'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-275544008344448461</id><published>2011-03-11T14:51:00.007+07:00</published><updated>2011-08-01T10:22:09.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Kau dan Hujan</title><content type='html'>&lt;object height="349" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/so6ExplQlaY?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/so6ExplQlaY?fs=1&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="349" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau dan&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt; hujan sama-sama merangkak menyusuri koridor langit&lt;br /&gt;Kau dan hujan sama-sama melebat bersuara tajam pada atap tetangga&lt;br /&gt;Kau dan&lt;a href="http://puteriamirillis.blogspot.com/"&gt;&lt;/a&gt; hujan bersama turun selepas jingga&lt;br /&gt;Setiap waktu meluruh penat ketika dunia meminta abdi,&lt;br /&gt;Kau malah menahan langkahku untuk tinggal sejenak&lt;br /&gt;Untuk sejenak saja selama 30 menit menemani kekosongan&lt;br /&gt;Setelah itu, kita akan akan berjalan masing-masing&lt;br /&gt;Mengikuti bayangan melaju ke utara&lt;br /&gt;Hingga lingkaran waktu kembali berputar 360 derajat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-275544008344448461?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/275544008344448461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/kau-dan-hujan.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/275544008344448461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/275544008344448461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/kau-dan-hujan.html' title='Kau dan Hujan'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-1545161719127307183</id><published>2011-03-08T01:25:00.004+07:00</published><updated>2011-03-08T13:25:21.828+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiddo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Pets And Animals</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-CzM8ZjTT9og/TXUqavvb0CI/AAAAAAAAAQw/PxUWnCIvgy8/s1600/British%252Bvenn%252Bdiagram.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 250px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-CzM8ZjTT9og/TXUqavvb0CI/AAAAAAAAAQw/PxUWnCIvgy8/s320/British%252Bvenn%252Bdiagram.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581413952175984674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Coba katakan, apa perbedaan kedua kata benda di atas? Baik. Mari saya rujuk ke kamus oxford.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pets&lt;/span&gt;:1.animal, eg a cat or dog, that you keep at home as a companion.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Animal&lt;/span&gt;: 1.living creature that can feel and move, 2. any such creature other than a human being&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Saya dikontrak oleh Aceh Institut mengajar Bahasa Inggris untuk anak-anak kelas 4 sampai 6 SD. Setiap pengajar dibekali &lt;span style="font-style:italic;"&gt;expected outputs&lt;/span&gt; atau semacam silabus agar terarah dengan penyerataan bahasan/outline yang diajarkan. Waktu itu memasuki pertemuan ke-7 dengan siswa-siswa ceriwis yang terus bertambah setiap hari. Padahal dalam absensi sudah hampir 30 nama yang tertera dan membuat saya kewalahan. Bukan karena terlalu lelah perjalanan dari kampus ke yayasan tempat mengajar, bukan karena sarana serta fasilitas belajar yang sederhana, tapi karena separuh suara saya hilang dimakan keributan dalam kelas. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;At least&lt;/span&gt;, otak saya masih normal dengan men&lt;span style="font-style:italic;"&gt;judge&lt;/span&gt; mereka "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;their just the kids&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan ke-7 tidak membahas sepenuhnya tentang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pets&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;animals&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Expected outputs&lt;/span&gt; hari itu tentang: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Students are able to say and memorise many words of the following Vocabulary categories&lt;/span&gt;. Jauh-jauh hari koordinator program dari Aceh Institut sudah berpesan, penyampaian materi tidak usah terlalu kaku, kami bisa menyampaikan di luar konteks materi asal outlinenya tetap terjaga. Lagi pula, saya tahu berhadapan dengan siapa. Anak-anak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, jelas mereka berbeda dengan anak-anak SMP/SMA dan mahasiswa yang pernah saya ajar. Mereka -anak-anak- punya dunia sendiri. Punya bahasa yang bisa dimengerti oleh mereka sendiri. Dan, mereka tidak palsu, belum tergerus arus dunia, sehingga kadang pikiran mereka yang sederhana sering disalahartikan atau dianggap terlalu ribut untuk hal-hal sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memutar otak. Bagaimana mereka bisa membedakan antara dua kata benda tersebut, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pets&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;animals&lt;/span&gt; tanpa harus terus menerus menghafal harfiah artinya. Aha! Gambar. Ya, beberapa manusia diciptakan dengan berbagai kecerdasan. Salah satunya kecerdasan visual. Banyak kajian tentang pembelajaran mengatakan bahwa media interaktif seperti multimedia sangat membantu proses pembelajaran. Apalagi anak-anak, mereka lebih bisa mengingat gambar dari pada text dan suara. Apalagi media gambarnya dapat digabungkan dengan audio. Itulah mengapa sinetron laku keras di indonesia, selain terlalu mendramatisir keadaan, media yang digunakan adalah audio-visual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, saya senang menggambar. Itulah kenapa saya memilih arsitek sebagai pilihan pertama sewaktu SPMB 2007 silam. Namun, sekarang otak saya terlalu matematis. Apapun dibuat dalam interval. Bagian sederhanapun terlalu dirumit-rumitkan. Akhirnya, pada pertemuan ke-7, saya menggambar diagram venn. Gambar saya kaku. Hanya berupa lingkaran besar yang di dalamnya terdapat sub-lingkaran yang lebih kecil. Lingkaran besar yang katanya semesta itu saya tulisakan besar-besar A.N.I.M.A.L.S dan sub-lingkaran yang kecil saya tuliskan P.E.T.S. Sekian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anak-anak itu mengerti? Ya, mereka sangat paham. Dan, saya puas dengan diagram venn kaku itu. Singkatnya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pets&lt;/span&gt; adalah hewan peliharaan dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pets&lt;/span&gt; adalah sub bagian dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;animals&lt;/span&gt; yang jumlahnya lebih mendominasi dari pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pets&lt;/span&gt;. Sama seperti saya mengatakan bilangan kompleks itu lebih besar rangenya dari bilangan riil. Tiba saat latihan. Biasanya saya memang tidak pernah menyiapkan soal-soal latihan, karena soal-soal tersebut secara tiba-tiba muncul di otak. Biasanya soal-soal yang saya sajikan ditambah bumbu penyedap berupa jebakan. Bukan tanpa alasan, soal-soal yang diberikan agar mereka paham konsep, bukan cara/teknik. Ada satu soal yang cukup menjebak, jika tidak bisa dikatakan normal. Saya lupa persis soalnya seperti apa, tapi soal-soal yang saya berikan selalu pilihan ganda. Kenapa? Anak-anak suka pilihan ganda dari pada esai. Tidak percaya? Sila buktikan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan gandanya memiliki 4 opsi. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;a&lt;/span&gt;.cat, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;b&lt;/span&gt;.lion, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;c&lt;/span&gt;.snake, dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;d&lt;/span&gt;.ant, dengan pertanyaan, hewan manakah yang disebut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pet&lt;/span&gt;? Rata-rata anak-anak perempuan memilih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cat&lt;/span&gt; dan anak-anak lelaki memilih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;lion&lt;/span&gt;. Lagi-lagi, pikiran lelaki dan perempuan menempati kedudukan sebagai seorang feminim dan maskulin. Ada seorang anak yang bertanya. Saking penasarannya, ia maju kedepan setelah pilihan opsi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;lion&lt;/span&gt; dibuku latihannya saya salahkan. "Kenapa salah Kak Ayi? Kan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;lion&lt;/span&gt; hewan". Saya menjelaskan dengan setengah berpikir. Intinya saya menjelaskan padanya tentang hewan mana yang lebih dominan untuk kita jadikan sebagai spesifikasi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pet&lt;/span&gt;. Bocah itu hanya ber "ow..." saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari tempat mengajar, saya berpikir keras. Sebenarnya tendensi apa yang bisa digunakan bahwa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cat&lt;/span&gt; itu lebih dominan sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pet&lt;/span&gt; daripada hanya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;animal&lt;/span&gt; biasa. Bisa saja kan di dunia belahan lain, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;lion&lt;/span&gt; itu sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pet&lt;/span&gt; atau sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;companion&lt;/span&gt; seperti rujukan kamus oxford. Tidak menutup kemungkinan pula &lt;span style="font-style:italic;"&gt;snake&lt;/span&gt; itu menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pet&lt;/span&gt;. Atau hewan-hewan reptil lain juga predator alam yang sering kita liat sebagai hewan pemangsa mengerikan dan membuat otak kita mem-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;frame&lt;/span&gt; bahwa hewan-hewan mengerikan seperti yang terekam otak adalah hewan yang tidak layak disebut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pets&lt;/span&gt;. Bahkan derajat sapi pun bisa lebih tinggi dari pada sekedar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pets&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;animals&lt;/span&gt; di India sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..itulah uniknya anak-anak. Pikiran mereka belum terkontaminasi dengan dunia. Mereka berpikir melingkar dan menyeluruh. Itulah sebabnya otak mereka mampu berpikir optimal serta dapat menghafalkan berbagai benda-kata dalam waktu singkat. Anak-anak tidak ikut pusing memikirkan siapa yang menang dan kalah. Mereka hanya tau main. Jika berselisih pun, esoknya lupa. Anak-anak tidak lupa ikatan silaturahmi itu dengan menyalami gurunya. Meski selalu berebut salam untuk cepat pulang kerumah karena nanti malam harus mengaji di surau-surau. Anak-anak tidak pernah mengukur teman dari gulali, tapi mereka menghargai teman dengan kayuhan sepeda mini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk: Jumadil Awwula, kelas 4 SD&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-1545161719127307183?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/1545161719127307183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/pets-and-animals.html#comment-form' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1545161719127307183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1545161719127307183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/03/pets-and-animals.html' title='Pets And Animals'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-CzM8ZjTT9og/TXUqavvb0CI/AAAAAAAAAQw/PxUWnCIvgy8/s72-c/British%252Bvenn%252Bdiagram.gif' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-3510985571811593234</id><published>2011-02-28T11:08:00.008+07:00</published><updated>2011-03-01T11:52:47.462+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Happy 3rd Anniversary</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-X59sBrZGGoc/TWsrIy9atWI/AAAAAAAAAQo/ovWELhc-1w4/s1600/Photo0120.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-X59sBrZGGoc/TWsrIy9atWI/AAAAAAAAAQo/ovWELhc-1w4/s320/Photo0120.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578599993546814818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, niat awal setelah belajar pemograman, berdiskusi sebentar dengan teman, kemudian menayangkan tulisan tentang apa yang terjadi semalam. Pagi tadi tak seindah selaksa angkasa raya menghujam. Karena ternyata hati tengah berjelaga dalam. Seperti ditusuk sembilu dari berupa-rupa dunia pualam. Tapi, sudahlah. Dunia toh belum tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, seorang teman meminta dompet saku dengan berujar,&lt;br /&gt;"Eci mau ambil uang"&lt;br /&gt;Apalah. Aku diam saja. Karena ia setengah tak wajar. Aku terlalu fokus dengan coding visual. Dan tahukah? ia menyelipkan selembar gambar hati. Merah pekat walau ukuran tak cukup untuk dikata akbar. Dari origami sisa hasil lipatan megar. Katanya,&lt;br /&gt;"Bukan untuk semua orang".&lt;br /&gt;Agaknya ia malu untuk memalingkan wajah demi mencerna dua pasang mata meminta jawaban atas tindakannya yang sedikit tidak biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, kepalaku langsung memutar pada almanak tanggal. Tepat hari ini, 3 tahun lalu, rumah ini kubangun bukan tanpa pasal. Ia jadi juga bukan karena asal. Ia jadi karena kesederhanaan sebuah semangat. &lt;br /&gt;"Dirumah itu kau bisa bahagia juga kesal, namun jangan hanya berbual. Berilah walau hanya sedikit. Karena menulis itu membangun peradaban dan untuk keabadian".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi tadi, aku sadar telah melewati banyak hal sederhana. Padahal Tuhan tidak menghitung derma dari banyaknya kucuran dana. Karena Tuhan menghitung kesyukuran dari mata dan telinga. Lepas dari itu, Tuhan menghibahkan kata melalui bahasa yang bisa terus berubah siiring masa. Maka, untukmu &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/"&gt;rumah&lt;/a&gt; yang kujaga, selamat ulang tahun ke-3. Jika serupa manusia, kau terbilang balita. Selamat sentosa. Semoga melalui kalam dan terus berkejar dengan masa, aku bisa belajar dengan menuliskan karya sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-3510985571811593234?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/3510985571811593234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/happy-3rd-anniversary.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3510985571811593234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3510985571811593234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/happy-3rd-anniversary.html' title='Happy 3rd Anniversary'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-X59sBrZGGoc/TWsrIy9atWI/AAAAAAAAAQo/ovWELhc-1w4/s72-c/Photo0120.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8157796591110769521</id><published>2011-02-24T15:17:00.001+07:00</published><updated>2011-02-24T15:19:40.818+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>What He Think?</title><content type='html'>Rasional adalah sebuah kenyataan yang selalu (bisa) masuk kedalam kepala, sedemikian sehingga jika pola penyusunan kata menyerap acakan penalaran makna, tetap saja bisa diterima dengan akal sehat. Rasional seperti logika matematika, jika kenyataan tidak berkata benar maka keyataannya adalah salah, sebaliknya, jika kenyataan berkata salah maka kenyataannya adalah benar. Rasional seperti biner, 0 atau 1. Lelaki berpikir dengan akal. Pikirannya rasional, maka lelaki berpikir secara rasional.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8157796591110769521?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8157796591110769521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/what-he-think.html#comment-form' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8157796591110769521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8157796591110769521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/what-he-think.html' title='What He Think?'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-4896742452965175440</id><published>2011-02-16T12:25:00.002+07:00</published><updated>2011-02-17T10:50:17.122+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Science'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aceh'/><title type='text'>Balancing Nature</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-JmElyTziv8Y/TVyab1VWLAI/AAAAAAAAAQg/1PAnXqOL-ds/s1600/Viva-La-Nature-5-%252815%2529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-JmElyTziv8Y/TVyab1VWLAI/AAAAAAAAAQg/1PAnXqOL-ds/s320/Viva-La-Nature-5-%252815%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574500241741589506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;What a blassed balancing all of Allah's created&lt;/span&gt;! Saya belajar untuk lebih menghargai apa yang selalu dilihat dengan mata, telinga dan merasakan dengan hati. Seperti alam yang tercipta di Tangan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Al-Khaliq&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Perfect absolutely&lt;/span&gt;! Sewaktu sekolah menengah atas dulu, dan memang dari 4 tahun lalu hingga hari ini, saya tidak merasa salah memilih untuk mencintai Ilmu Science. Bagi beberapa personal, mungkin  ilmu ini terlalu abstrak untuk di ekstraksi lebih dalam, namun bagi saya alam itu sesuatu yang hidup dan saya hidup di dalam muaranya. Hingga kini, saya kembali memilih science untuk mendapat sari pati hidup. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;It seems too simple for saying nature as a part of the simpleness of life. But, yes, it is. Ok, let’s thinking a bit deeper&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak belajar di bangku perkuliahan hingga sekarang, science lebih spesifik pada beberapa hal, seperti salah satunya matematika. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Math? is it related on counting numbers&lt;/span&gt;? Hm, kebanyakan orang berpikir seperti itu. Sebenarnya tidak selamanya. Bahkan hingga saat ini saya hanya belajar menganalisa suatu "masalah" dan membuat sebuah range dalam interval tertentu yang dapat diinputkan dalam batasan tertentu. Input tersebut harus berlaku umum dan kecacatan sebuah "masalah" harus seminim mungkin agar tidak terjadi penolakan/ error yang berlebihan. Bagaimana jika terjadi error yang berlebihan? Maka range dalam sebuah interval tersebut bisa rusak dan mengganggu sistem yang lainnya. Sama halnya seperti benda-benda langit (bintang) yang memiliki orbitnya sendiri, jika salah satu bintang keluar dari garis orbit atau menubruk bintang yang lain maka akan merusak seluruh tatanan sistem tata surya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau berbicara masalah keseimbangan alam, maka tidak ada satupun yang timpang di dunia ini. Semua hal terjadi karena sebab-akibat. Tidak ada suatu yang kebetulan. Dan, semuanya memiliki proses timbal balik. Percaya tidak, bahwa sebenarnya alam memiliki denyut dari dunia. Ia mengerti dan merasakan segala bentuk pertanyaan-jawaban manusia. Apapun itu. Tentang keinginan, luapan emosi, marah, tangis, haru, bahagia dan segalanya tentang suara hati. Semua suara hati makhluk yang bernyawa selalu direspon alam sesuai dengan apa yang telah dikerjakan manusia itu sendiri. Ada sebab, maka ada akibat. Coba deh baca buku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Secret&lt;/span&gt;. Tapi saya lebih merekomendasikan buku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Quantum Ikhlas&lt;/span&gt;-nya Erbe Sentanu. Dan, kelanjutan bukunya, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Law of Attraction&lt;/span&gt; juga &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Zona Ikhlas&lt;/span&gt; dengan penulis yang sama. Di buku tersebut banyak sekali dijelaskan tentang konsep alam secara science dan islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih punya satu buku yang sangat bagus karangan Dr.Masaru Emoto. Siapa lagi kalau bukan si penulis &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The True Power of  Water&lt;/span&gt;. Secara garis besar di dalam buku tersebut menjelaskan tentang air, kenapa air dan bagaimana air merespon tiap kata, tindakan bahkan suara. Semuanya saling terhubung dengan bagian tubuh manusia yang setidaknya terdapat 75-80% air di dalamnya. Air bersifat netral dan mampu merespon apapun. Namun bagian menarik bagi saya, salah satu pengantar di buku tersebut adalah kata-kata bijak Aa’ Gym. Ia mengatakan, ”Kita adalah air, karena itu kita juga bisa merespon perilaku yang diberikan kepada kita. Air-air di dunia ini yang menurun kualitasnya juga karena akibat perilaku manusia yang melampaui batas. Bahkan menurut Dr. Masaru  Emoto dalam bukunya yang lain &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Secret Life of Water&lt;/span&gt;, bencana tsunami di Aceh bisa jadi karena akumulasi ketegangan dan ketakutan akibat perang RI-GAM sehingga air benar-benar membaca kecemasan seluruh masyarakat Aceh. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wallahualam bisshawab&lt;/span&gt;”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, air dan alam menyatu untuk membentuk sebuah keseimbangan dan keseimbangan disini dari pergolakan kecemasan seluruh rakyat Aceh yang berlangsung selama bertahun-tahun akibat konflik (sebab) dan alam merespon seluruh kecemasan  serta emosi tersebut (akibat). Mungkin di pasaran kawan juga menemukan buku yang mengejawantah seluruh hasil penelitian Emoto. Buku itu berjudul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Untrue Power of  Water&lt;/span&gt;. Saya belum punya buku ini, jadi saya tidak bisa mengemukakan apapun. Setahu saya buku ini membantah kebenaran yang diungkap Emoto. Penulis mengungkapkan bahwa Emoto tidak mengambil seluruh sampel air untuk diteliti, sehingga membuat ketimpangan dari segi keakuratan data. Entahlah. Tapi bagi saya yang memiliki keyakinan akan islam, saya melihat air sangat dihargai islam sebagai media untuk mensucikan sesuatu. Coba lihat, kenapa di dalam buku fiqih pada awal mula dibahas tentang Thaharah (bersuci), kenapa sebelum shalat harus berwudhu dengan air, atau kenapa media ruqyah ala Rasul selalu menggunakan air dan bahkan dunia ini tercipta salah satunya karena Allah memberi air untuk segala yang hidup. Ayo, coba buka Firman Allah di Surat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Al-Anbiya:30&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya ketika kita memberi, pasti kita akan menerima atau mendapatkan sesuai yang diberikan. Jadi ketika bersadaqah, sungguh tidak akan membuat pemberian berkurang, bahkan malah bertambah. Berusaha untuk mendapatkan yang terbaik, pastilah harus memberi dan mengasupi yang terbaik dulu. Eh, saya pernah berpikir seperti ini, bisa saja jumlah orang-orang mulia sama dengan jumlah dengan orang-orang yang belum mulia. Jadi masing-masing kebagian satu orang untuk mengajak orang-orang untuk lebih hidup mulia. Atau, sebenarnya potensi seseorang sebenarnya sama dengan orang lain. Misal, saya bisa Bahasa Inggris dan Matematika tapi belum mampu memainkan alat musik dan terkadang masih egois. Teman saya jago Filsafat, welcome terhadap semua orang dan pintar dalam orasi. Jadi jika dihitung-hitung, saya, teman saya dan seluruh potensi semua orang di dunia ini sama alias seimbang. Setiap orang masing-maing mendapatkan 100% potensi diri. Jumlah bayi-bayi yang lahir didunia sama dengan jumlah kematian itu sendiri. Kalau dulu Jepang menjajah Indonesia, nah sekarang sudah berdamai bahkan membuat banyak kesepakatan MoU negara. Seseorang mencintai seseorang akan mendapatkan balik kasih sayang, baik dari seseorang yang diharapkan atau dari orang-orang di sekitarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, masih banyak sekali keseimbangan-keseimbangan alam yang lain. Muslim dan muslimat menyebutnya sunatullah. Tapi, apakah semuanya se-seimbang yang dibayangkan? Jawabannya adalah YA. Terkadang kita tidak pernah menyadari sesuatu yang  dilakukan akan balik seperti yang telah diberikan. Atau, terkadang apa yang kita lakukan tidak selamanya mendapatkan seperti harapan pada waktu dan tempat yang sama. Kadang kita harus mencari bahkan bersabar. Saya yakin akan janji Allah yang tidak akan pernah melesat. Semua kadar yang diberikanNya adalah sesuatu yang terbaik sesuai kecakapan manusia itu sendiri. Kawan, yakinlah untuk selalu berbuat yang terbaik untuk hidup, maka hidup juga akan memberikan yang terbaik walau kelihatannya pahit. Dan, hadiah dariNya pasti lebih indah dari yang pernah kita bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb: Laptop saya tengah berulah. Beberapa aplikasi sudah berjalan sangat lambat bahkan untuk mengaktifkan modem sekalipun. Agaknya saya harus menambah asupan RAM. Mungkin ini sebab-akibat yang harus saya terima dulu, karena terlalu mem-force-kan si kotak persegi lipat terlalu lama dalam kapasitas yang cukup besar. Mungkin juga ini yang harus saya terima sebab kelalaian terus berlama-lama di depan laptop yang mengakibatkan kurangnya saya mengasah kemampuan untuk melihat lebih banyak rumus-rumus dalam buku catatan dan mau tak mau harus menabung untuk membeli RAM baru. Dan, mengapa &lt;a href="http://media02.hongkiat.com/nature_wallpapers/Viva-La-Nature-5-%2815%29.jpg"&gt;pantai&lt;/a&gt;? Karena ingin sekali mendengar derunya menghempas dinding padu pada batu. Maaf jika tidak sering mampir untuk melihat keadaan rumah dan terima kasih telah berkunjung.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-4896742452965175440?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/4896742452965175440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/balancing-nature.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4896742452965175440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4896742452965175440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/balancing-nature.html' title='Balancing Nature'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JmElyTziv8Y/TVyab1VWLAI/AAAAAAAAAQg/1PAnXqOL-ds/s72-c/Viva-La-Nature-5-%252815%2529.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-717893112772277234</id><published>2011-02-09T18:29:00.008+07:00</published><updated>2011-02-10T15:23:26.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kiddo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><title type='text'>Cahaya Diatas Cahaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TVLDLXrxAoI/AAAAAAAAAQY/nJp4LO9zUhM/s1600/tumblr_lfrowzHWVM1qewbdfo1_500.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TVLDLXrxAoI/AAAAAAAAAQY/nJp4LO9zUhM/s320/tumblr_lfrowzHWVM1qewbdfo1_500.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5571730289114284674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: georgia;"&gt;&lt;blockquote&gt;Ada dua hal yang dijanjikan kebahagiaan dari Allah, ketika berbuka puasa dan ketika melihat wajahNya&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dear, February&lt;/span&gt;...Aku bahagia! Bukan karena mereka menukar kasih sayang dengan angka 14, bukan karena aku bisa mendapatkan kejelasan akan beberapa hal yang lama mengabur, bukan karena saat ayah berbicara pada malam itu dari hati ke hati, bukan pula karena &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tuah&lt;/span&gt;* tak hingga itu, bukan semuanya! Dan, apakah pohon pisang berubah menguning karena ku? Apakah pinsil bertukar pasangan rautan setelah berebutan kertas? Apakah juga membuat madu menjadi kecut? Ah..tidak, tidak ada yang berubah. Alam seimbang, dan tidak pernah menyalahkan manusia untuk menjadikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kun&lt;/span&gt;** Tuhan menjadi nyata. Senja juga masih hadir selalu sepulangnya dari siang. Angka-angka tetap bergerak searah jarum jam. Nilai &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Phi"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;phi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; juga tidak berubah dari 3,14 sekian-sekian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang lebih dari itu. Setiap hari, setiap jengkal, setiap 180 derajat bumi berputar saban waktu, setiap berjalan, setiap masuk rumah, setiap melihat celupan kuas Tuhan di langit, setiap...setiap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai Yang Maha Agung, cukup Engkau menyaksi dan Ridha atas cukupku. Cukup Engkau tersenyum atas segala urusan dan kepayahan. Cukup segala asal Ridha di tangan. Cukup ketika aku bahagia, mereka pun demikian. Cukup saat keluarga menyerahkan segala label kepercayaan. Cukup ketika adik-adik menggelayut manja dalam pelukan. Cukup ketika anak-anak di sudut kota memanggil namaku. Cukup ketika bisa mengambil syukur dari melihat jingganya sore. Cukup ketika urai rindunya aku balas. Cukup ketika...Cukup ketika...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah for being my God, Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nuurun 'ala Nuurin&lt;/span&gt;***&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Tuah(Aceh): kecupan sayang atau bisa berarti doa yang bermanfaat&lt;br /&gt;**Kun: potongan ayat Al-Quran, Surat Yaasin:82 yang berarti "Jadilah!"&lt;br /&gt;***Nuurun 'ala Nuurin: potongan ayat Al-Quran, Surat An-Nuur:35 yang berarti "Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;img:&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_el832m6J8ho/TVFjn3NlbdI/AAAAAAAAAc8/AIJh_75ye_8/s1600/tumblr_lfrowzHWVM1qewbdfo1_500.jpg"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-717893112772277234?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/717893112772277234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/cahaya-diatas-cahaya.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/717893112772277234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/717893112772277234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/cahaya-diatas-cahaya.html' title='Cahaya Diatas Cahaya'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TVLDLXrxAoI/AAAAAAAAAQY/nJp4LO9zUhM/s72-c/tumblr_lfrowzHWVM1qewbdfo1_500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2726073000329826304</id><published>2011-02-01T01:22:00.003+07:00</published><updated>2011-02-01T01:32:49.765+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Book'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Why Him...? Why Her...?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TUcALtogaRI/AAAAAAAAAQM/biTzxrUYNtc/s1600/man%2Bwomen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TUcALtogaRI/AAAAAAAAAQM/biTzxrUYNtc/s320/man%2Bwomen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5568419665494960402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak sekali bagian yang saya belum pahami tentang komunikasi dua arah. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;I'm talking about men and women&lt;/span&gt;. Kenapa dua arah? Karena terlalu banyak komunikasi yang sulit dipahami lelaki terhadap wanita dan komunikasi yang sulit dipahami wanita terhadap lelaki. Mungkin hal ini lebih banyak melibatkan sudut pandang dan cara menyampaikan sesuatu. Sebenarnya masih banyak sekali. Saya belum mampu merunutnya satu-satu. Coba lihat sekarang, banyak sekali buku-buku, lagu-lagu dan film-film yang membahas tentang perbedaan komunikasi, cara mengerti dan daya tangkap antara lelaki dan wanita. Hey, saya tidak membanding-bandingkan antara lelaki dan wanita itu punya perbedaan yang signifikan. Tapi justru dalam hal ini, perbedaan itu lebih tepatnya disebut keunikan. Itulah kenapa Tuhan menciptakan lelaki dan wanita untuk saling mengisi satu sama lain. Bukan untuk mencari persamaan-persaman, tapi menyatukan perbedaan pikiran dan hal lainnya untuk bisa saling mengisi satu sama lainnya. Jadi jika ada istilah, saya tidak mengerti lelaki atau saya tidak mengerti wanita, wajar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tau buku non-fiksinya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Men are From Mars, Women Are From Venus&lt;/span&gt; karangan John Gray kan? Dulu sekali, saya sempat ingin beli, berhubung kantong tipis, saya urungkan niat. Di buku itu menceritakan Mars yang jatuh cinta pada Venus ketika melihatnya untuk pertama kali. Mereka melalui hari-hari dengan indah sampai suatu ketika ada banyak sekali kesalahpahaman dan perbedaan sepanjang hari-hari yang mereka lalui. Ada juga buku karangan Dr. Marianne J. Legato, yang berjudul &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Why Men Never Remember and Women Never Forget&lt;/span&gt;. Dalam buku ini jelas sekali dibahas tentang perbedaan tersebut. Seperti yang diceritakan Legato bahwa lelaki dan wanita berpikir secara berbeda, memahami permasalahan secara berbeda, menekankan pentingnya segala sesuatu secara berbeda, dan mengalami dunia di sekelilingnya lewat saringan yang sangat berbeda. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Men Don't Listen &amp; Women Can't Read Maps&lt;/span&gt; karangan Allan &amp; Barbara Pease juga menyebutkan lebih ilmiah, seperti wanita punya jangkauan sudut pandangan yang lebih besar dari pada lelaki. Bila diukur dari hidung, bisa mencapai 45° ke arah kiri-kanan-atas-bawah, bahkan ada yang mencapai 180°. Dalam struktur otak wanita, kemampuan untuk berbicara terutama ada dibagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk lelaki, kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemampuan otak yang kritis. Mereka memfungsikan otak kiri dan tidak ada area yang spesifik. Jadi jangan heran jika wanita senang berbicara dan banyak pula yang ingin dibicarakan, karena kedua belah otaknya mampu bekerja sekaligus. Mungkin inilah yang disebut wanita itu bisa multitasking atau bisa mengerjakan banyak pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Contoh lainnya seperti wanita bisa memasak sambil menelpon. Atau, bisa membaca sambil chatingan *saya banget ini*. Nah bagaimana dengan lelaki? Otak lelaki itu terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang masuk. Lelaki bisa menyimpan semua di otaknya. Sementara otak wanita tidak bekerja seperti itu. Informasi atau masalah yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya. Dan ini tidak akan berhenti hingga ia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhat. Itulah kenapa wanita lebih banyak butuh untuk di dengarkan dari pada mencari sebuah solusi. Ada beberapa film yang mengangkat tema-tema serupa seperti What Women Want terus lagu-lagu yang bertemakan hal serupa. Ada satu band Indo yang menyanyikan tema tentang wanita, tapi saya lupa nama band serta judul lagunya. Bahkan ada yang lebih satir &lt;a href="http://www.peaseinternational.com/shopexd.asp?id=53"&gt;disini&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat iklan teh sariwangi. Sang Istri selalu menanyakan ke suami hal yang sebenarnya hanya istrinya lah yang paling tau jawabannya. Dari iklan tersebut saya bisa menyimpulkan komukasi dua arah itu pasti sering terjadi, tapi lagi-lagi, semua masalah yang timbul juga diselesaikan dengan komunikasi pula, jadi jika teh sebagai jalan tengah, bagi saya teh hanya media. Media relaksasi agar keduanya bisa saling berkomunikasi dalam kondisi stabil atau saat santai. Banyak sekali teman-teman kampus saya yang berjenis kelamin lelaki. Beberapa diantara mereka sering intens berkomunikasi dan saya  harus katakan kedekatan itu bukan jalan tengah sebuah kelancaran atau saling mengerti-nyambungnya satu sama lain dalam komunikasi. Dalam hal ini keduanya- lelaki maupun perempuan- harus memiliki saling keterkaitan/ kecocokan. Saya coba kutip sedikit karya pujangga Kahlil Gibran, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Cinta tidak pernah hadir dari keakraban yang lama atau pendekatan yang tekun, tetapi cinta hadir karena kecocokan jiwa, tanpa itu cinta tak akan pernah hadir dalam bilangan tahun bahkan milenia&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki dan wanita, seyogyanya tidak akan pernah habis kata untuk dibahas, begitu juga dengan cinta. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Well&lt;/span&gt;, semua penjelasan diatas hanya hitung-hitungan berdasarkan kajian riset. Sekalipun ilmiah, tetap ada yang tidak tercakup. Kajian tersebut membutuhkun lebih banyak spesifikasi seperti, budaya, gen, kebiasaan dan masih banyak lagi. Tapi secara garis besar memang seperti inilah adanya. Jika ada bagian yang tidak dijelaskan atau berbeda 180 derajat dari yang dipaparkan, artinya beberapa dari kita adalah unik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2726073000329826304?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2726073000329826304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/why-him-why-her.html#comment-form' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2726073000329826304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2726073000329826304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/02/why-him-why-her.html' title='Why Him...? Why Her...?'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TUcALtogaRI/AAAAAAAAAQM/biTzxrUYNtc/s72-c/man%2Bwomen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2936170260765758588</id><published>2011-01-30T19:40:00.003+07:00</published><updated>2011-03-12T23:48:09.315+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Menjadi Bagian Dalam Hidupmu Adalah Indah</title><content type='html'>Ini murni tentang dunia maya! Dunia kayang yang tak jumpa mata dan telinga, dunia awang-awang yang tak kunjung terucap mulut akan kata. Hanya polesan ketikan rupa-rupa saja. Tapi semuanya tersimpan rapi dalam laci kepala. Semua dentang waktu berjalan membawa banyak cerita hingga tahun ke-4. Ya, semua hanya berawal dari kata-kata. Pada bagian yang lain, kami beratap yang sama. Satu atap yang menaungi tegaknya tubuh atas beban yang dipikul. Berkejar dengan waktu dan buku pada rak-rak tua bisu. Dan pada tiap sujud yang dikerjakan di Rumah Tuhan Segala, siapa yang mengira dua pasang mata menyerta satu mukena suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu turunnya malaikat mencatat tiap gerakan dan hati yang tulus mencinta Yang Maha. Lihatlah! Ia tak melepas pandang walau sekejap. Hingga akhirnya beberapa benih tumbuh. Menelusup tiap jengkal hati. Membuka sisi tergelapnya akan putih. Ia tak mampu berdalih. Matanya tetap satu, pada juntai mukena putih menyatu kepala akan bumi. Ia harus tau, siapa wanita itu. Karena ada sesuatu di balik ia berjalan, cara ia berpikir, saat ia merenung dan ketika ia berteman sepi. Sejengkal lalu, ia menggenggam euforia kemenangan. "Aku berhasil menemu mu dalam ruang singkat. Dalam kosongnya log-log bisu berjalan" pekiknya. Separuh waktu kian tersenggal. Tapi lamat-lamat semua menjadi terbalik. Aku yang tidak banyak berkata, kamu yang banyak tertawa. Namun anehnya, kita masih padu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku di semenanjung paling timur Sumatra, kau berada pada sejuknya Barat Jawa. Sering jika tak ada yang perlu dibicara, kepalaku memulai sesuatu yang aneh. Aku perlu membagi kata, waktu, juga semua yang terjadi kala kaki-kaki kita tak sanggup bergerak karena rentangan jarak. Namun, segala rentang selalu jenuh ketika tawa memecah sunyi malam. Padahal harusnya mata kita terpejam karena kelelahan hari. Tapi waktu yang kita habiskan tidak pernah bisa menang melawan rasa yang mendebar-debar. Bukan. Bukan benih merah muda seperti kata mereka. Bukan pula benih yang mengacu pada serupa nama cinta. Kau dan aku Tuhan pertemukan karena semua telah tercatat pada kertas abstrak Lauh Mahfuz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktunya, kau harus mengambil sebagian potongan mozaik pada belahan bumi berbeda. Berpijak pada ranah lain. Seperti jadwal siang berganti malam, maka kita tak mengenal kata pagi. Biarlah. Karena kadangpun kita meretas malam hanya untuk mendebat isu, mengupas ayat Tuhan, berpuisi acak tentang hal paling konyol, atau bahkan terlelap dalam jaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, akhir Maret kau berada pada Banda. Jika tak ada aral melintang, temuilah segera Ayah Bunda. Mereka menunggu pada satu siang ahad menjelma nyata. Teman-temanmu menunggu bersama ceria yang kau bawa untuk secangkir cairan pekat di sudut kota. Dan, Ilmu yang kau bawa dari Barat Jawa meminta abdi pada dunia. Ah..menjadi temanmu adalah indah. Saat segala yang indah penuh kebaikan, maka kurangkum saja menjadi namamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2936170260765758588?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2936170260765758588/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/menjadi-bagian-dalam-hidupmu-adalah.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2936170260765758588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2936170260765758588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/menjadi-bagian-dalam-hidupmu-adalah.html' title='Menjadi Bagian Dalam Hidupmu Adalah Indah'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7629882923538662805</id><published>2011-01-28T00:23:00.003+07:00</published><updated>2011-01-28T01:09:16.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Tentang Tanya</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tentang berbagai bagian yang tidak dijelaskan, semoga langit berbaik hati memberi tahu. Kalau pun tidak, begitulah kehidupan. Yakinlah dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat pada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang berupa-rupa dentang waktu yang tak dibantah detik akan menit. Tentang segala daya yang tak sempat dilumat kekuatan menjadi kelemahan. Tentang segala sebab-akibat. Tentang mengapa setiap manusia punya beribu tanya. Dan, jawaban Tuhan berikan bukan dalam kata tapi dalam nyata dan bahasa. Tuhan goreskan sedikit di langit, sedikit pada rumah-rumah, sedikit ketika berjalan, sedikit bersama orang-orang pilihan, sedikit ketika menyusuri setapak dengan kaki, ketika menyaksi dan sedikit ketika bungkam. Pada dipan-dipan bisu, sebentar saja, duduk melumat arakan kapas putih. Pejamkan sejenak dimensi. Resapi paduannya. Mereka akan mengubah ketakutan menjadi pecutan keberanian. Karena dua malaikat tak pernah pejam mata. Mereka mengabdi seluruh petang dan sepanjang waktu tak pernah pulang. Dan, tentang tanya, Tuhan punya jawaban yang tersembunyi pada lingkaran waktu. Tuhan tak menunda jeda. Hanya saja, Ia biarkan mengalir agar "Mengapa" melunak menjadi "Karena". Tuhan ingin menyemai hadiah indah pada selaksa dunia. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: terinspirasi sangat pada karya Tere-Liye, Rembulan Tenggelam di Wajahmu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7629882923538662805?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7629882923538662805/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/tentang-tanya.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7629882923538662805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7629882923538662805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/tentang-tanya.html' title='Tentang Tanya'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-6507770684713674584</id><published>2011-01-22T21:18:00.006+07:00</published><updated>2011-01-24T10:02:03.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Heart-Mind Recovery</title><content type='html'>Sudah hampir seminggu lebih saya tidak bersih-bersih rumah. Banyak properti yang menggunung untuk dipindai. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Well&lt;/span&gt;, saya harus puas dengan mengatakan kondisi saya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;unwell&lt;/span&gt;. Agaknya resolusi tahun ini harus dibuat &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2011/01/sembilan-sembarang-acak.html"&gt;senyata mungkin&lt;/a&gt;. Beberapa hari lalu, kondisi terakhir benar-benar menunjukkan angka nyata. Sebuah kertas diagnosa lab men-sah-kan 89 sebagai check up trombosit terakhir saya. Sebuah kondisi dengan gejala demam tinggi dan gigil sekujur tubuh. Saya harus dirawat di ruang putih, berselang infus dan tidak mengerjakan apapun. Kondisi terakhir dengan tidak mengerjakan apapun membuat saya merutuk diri dalam-dalam. Di ruang putih, saya hanya membawa 2 buah buku agenda, sebuah pena dan sebuah mushaf Al-Quran. Pada saat dirawat, banyak sekali agenda-agenda yang menumpuk. Salah satunya acara besar English Club yang saya ketuai. Akhirnya harus multitasking hanya dengan sebelah tangan. Agaknya saya harus lebih lama menelan kenyataan pahit dengan mengkonsumsi pil-pil pahit tiga kali sehari. Tubuh serasa mati kaku. Menjelang pulang, angka trombosit naik menjadi 160. Naik 10 untuk kondisi trombosit normal seorang manusia. Alhamdulillah. Tubuh saya harus menampung lebih banyak air mineral dan istirahat yang cukup. Nah, inilah resolusi tahun 2011 yang saya sahkan dan menjadi resolusi seumur hidup. Kesehatan mahal sekali, kawan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kembali. Kembali menulis, kembali membaca, kembali merenung, kembali bertanya, kembali berjalan dan kembali membulatkan tekad. Saya termasuk orang yang sangat yakin, apa yang terkonsep di kepala dan terlintas walau sedikit, pasti hal itu akan terjadi. Sekalipun saya tidak mengusahakannya. Saya pernah selintas pikir ingin memiliki laptop, motor, modem ataupun saya ingin berada pada tempat yang belum pernah saya singgahi, berjalan mencari sudut-sudut terkecil kota, menangis pada tempat yang paling tinggi atau barangkali ingin mencintai kembali, ingin merasakan rindu ketika orang tua jauh, ingin mandiri mengurus diri, ingin memaki keadaan sosial, ingin menemukan hal baru sekalipun dari sampah, ingin dibukakan suatu rahasia, ingin Tuhan menunjukkan orang-orang terpilih dalam hidup, ingin berada pada tempat dimana orang lain tak mengenal, ingin berada di dunia yang asing dengan orang-orang asing, ingin bekerjasama mewujudkan hal-hal kreatif untuk menunjukkan &lt;a href="http://www.acehpedia.org/Lomba_Menulis"&gt;bumi Aceh pada yang lain&lt;/a&gt;. Semua adalah hal yang pernah terlintas saja di kepala tanpa pernah ada cela sedikitpun. Saya punya sebuah keyakinan, sekecil apapun yang terlintas di kepala adalah hal yang telah diperlihatkan Tuhan untuk terjadi di waktu dekat atau di masa yang akan datang. Itulah kenapa Ayat pertama Iqra, dan maknanya luas sekali. Itulah kenapa pikiran harus selalu positif, agar kita tau suatu saat pikiran positif selalu berguna untuk kita di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang sakit ini? Ya, saya sudah mempersiapkannya. Saya sudah pernah berpikir tentang ruang putih, tentang berselang infus dan tentang tidak mengerjakan apapun. Mungkin itulah kenapa saat kondisi yang mengharuskan saya terlihat lemah tapi saya masih kuat untuk bicara, untuk berjalan, untuk menulis agenda dan mereguk beberapa pelajaran hidup penting. Saya sudah siap dan saya mempersiapkannya. Ini hadiah dari Tuhan, saya harus simpan di rumah ini. Sebagai daya untuk melawan lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sakit, sehat, semua adalah aturan Tuhan. Yang harus saya lakukan saat ini adalah menjaga pemberianNya. Menjaganya sebagai bentuk kesyukuran. Bukan tubuh dan hanya indera lain sebagai anugrah Tuhan saja. Tapi juga orang tua, keluarga dan teman-teman. Orang tua dan keluarga adalah segalanya. Mereka sama sekali tak pantas untuk disebut orang lain. Mereka adalah orang-orang dalam lingkaran yang paling dekat dengan hati. Sedangkan teman-teman, adalah mereka yang bisa dinilai. Teman-teman selama saya sakit dan senang, mereka punya nilai masing-masing. Nilai itu berupa mereka yang tetap tinggal dan mereka yang pergi. Saya bersyukur, Tuhan benar-benar menunjukkan teman-teman yang nyata dan teman-teman yang tinggal sebentar untuk selintas masuk, lalu pergi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, ada award lagi dari &lt;a href="http://findingnova.blogspot.com/"&gt;kak nova&lt;/a&gt;. Saya mendapatkannya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;indirectly&lt;/span&gt; dari &lt;a href="http://pelangiamanda.blogspot.com/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TTr6oi13UoI/AAAAAAAAAP8/Zzn_qV9eaZY/s1600/stylish_blogger_award.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TTr6oi13UoI/AAAAAAAAAP8/Zzn_qV9eaZY/s320/stylish_blogger_award.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565035864024109698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..Tuhan, saya menyenangi caramu mengajari. Meski harus ada ronta hingga relung ini basah oleh hal-hal paling &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2010/12/hiu.html"&gt;bodoh&lt;/a&gt;, namun hadiah terindah itu tetap tidak bisa ditukar dalam bentuk apapun. Suatu hari, akan ada catatan baru untuk mengganti segala yang hilang dengan satu yang baku.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-6507770684713674584?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/6507770684713674584/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/heart-mind-recovery.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6507770684713674584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6507770684713674584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/heart-mind-recovery.html' title='Heart-Mind Recovery'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TTr6oi13UoI/AAAAAAAAAP8/Zzn_qV9eaZY/s72-c/stylish_blogger_award.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2797727530913057028</id><published>2011-01-12T00:56:00.001+07:00</published><updated>2011-01-14T01:07:17.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sembarang Acak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Sembilan Sembarang Acak</title><content type='html'>Saya yakin. Semua orang mampu memprediksi setiap angka-angka kehidupan yang akan datang melalui sebuah resolusi. Cukup terlambat tidak ya untuk berbicara resolusi pada hari ini? Biarlah. Sebenarnya resolusi adalah prioritas. Bagian mana yang harus didahulukan biasannya terletak pada awal baris. Kalau ingin sedikit berjalan kedepan, ketika seluruh resolusi ditarik garis lurus, kemungkinan besar titik-titik yang terbentuk akan menjadi kurva dengan garis linier. Setiap masalah dan solusi memiliki satu variabel yang sama. Selebihnya, hanya tinggal dikuadratkan saja semua agar menjadi berlipat-lipat. Sedemikian sehingga, angka-angka tersebut hanya acuan. Hanya model. Nilai eror sulit sekali diprediksi hingga detail sampai nilai terkecil. Agaknya, kepala kita terlalu berat untuk menerima sebuah kegagalan yang diprediksi baik. Sehingga terlalu lupa pula untuk menambah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;total actions&lt;/span&gt; dalam bilangan terakhir angka kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi lainnya adalah, hal-hal yang belum sempat terjawab masih menguap di kepala. Saya belum terlalu tertarik menulis baku cakupan satu tahun kedepan. Masih ada hal serupa yang belum sempat disahkan sebagai kelulusan dari pencapaian tersebut. Waktu yang didepan ingin saya ajak menjadi kerabat. Ingin mencoba memberi ruang pada waktu dengan sedikit jeda. Bukan untuk bersantai. Bukan pula untuk menunda. Tapi, mengerjakan setiap lembar jawaban beban dari hal paling kecil yang luput dari fungsi telinga untuk mendengar, mata untuk melihat, kaki untuk berjalan. Semoga waktu ingin sebentar mundur kebelakang. Tentu, bukan untuk terus mundur, tapi mengajaknya memfungsikan anugrah Tuhan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak pertanyaan dalam tempurung kepala yang belum terjawab. Lembar pergantian tahun lalu, saya diserbu ribuan gema. Gema itu keluar membentuk banyak lipatan pertanyaan yang benar-benar menyudutkan hingga mata masih terjaga sampai dentang 4. Lalu saya hanya bisa menangis. Saya tidak bisa menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu. banyak sekali bayangan silam muncul sekelebat. Tapi tak pernah satupun terkunci mati. Beberapa pertanyaan itu saya tekan bulat-bulat menjadi pernyataan acak yang entah dari mana muasalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hanya karena masalah kecil dan tidak sepaham, seseorang bisa menjadi tolol satu dunia!&lt;br /&gt;2. Tuhan menunjukan kekuatan dan kelemahan seseorang melalui orang-orang yang masuk dalam hidupnya. Dan, terkadang seseorang ditunjukan apa sebenarnya keinginan yang belum bisa dibakukan dalam sebuah bahasa melalui orang-orang yang pernah dekat dengannya.&lt;br /&gt;3. Pada waktunya seorang lelaki harus tidak berada pada kota yang sama untuk mengambil sebagian potongan mozaik dalam hidupnya.&lt;br /&gt;4. Tuhan menunda doa seorang durja karena Tuhan tidak pernah mengenalnya.&lt;br /&gt;5. Ada bagian dalam hidup yang diberi Tuhan secara gratis sejauh fungsi organ-organ memfungsikan dirinya.&lt;br /&gt;6. Wanita tidak pintar merawat motor.Hm?&lt;br /&gt;7. Seorang sahabat tidak perlu mempunyai alasan untuk bertemu, berbagi dan mengucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;8. Tuhan tidak memberi jawaban dalam kata. Tuhan memberi jawaban dalam bahasa.&lt;br /&gt;9. Karena bunda adalah wanita, maka tangisnya bernama wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah berpikir tentang cinta? Lebarkan sejenak maknanya, kawan. Coba tuliskan siapa orang-orang yang benar-benar masuk dalam ruang bernama hati. Bagaimana ia sekarang? pulihkan pelik dalam kepala jika menulis namanya? Jika pun tidak, ia adalah orang-orang yang digariskan Tuhan untuk menjadi bagian dalam titian perjalanan. Banyak yang akan pergi dan banyak yang tetap tinggal. Hanya saja, mereka berada pada ruang-ruang berbeda sesuai dengan keunikan kunci tiap ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada satu yang terlewatkan untuk menjadi hal baku dan harus saya lakukan kedepan adalah tidur di awal waktu. Artinya saya harus mengurangi aktifitas malam di depan kotak persegi lipat alias laptop. Semakin malam saya lewati bersamanya, semakin mata tak ingin berteman mimpi, semakin nyeri kepala dan tungkai dilumat angin malam. Saya sama sekali tak kebal dingin dan gampang sakit jika terlalu mem-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;force&lt;/span&gt;-kan diri. Padahal agenda cukup padat esoknya. Sudah banyak sekali teman-teman menganggap aktifitas ini adalah bergadang. Padahal sungguh, otak saya benar-benar bisa bekerja diwaktu malam. Dan, semoga saya bisa tidur di awal waktu tidak lebih dari pukul 12 tepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, pernahkah selintas pikir, bahwa di setiap satu sudut dunia ada orang-orang mencintaimu lebih dari dirinya sendiri dan bahwa di setiap satu sudut dunia ada orang-orang yang membencimu lebih dari dirinya sendiri. Ada orang-orang yang pernah mencintaimu pada akhirnya membencimu, sebaliknya, orang-orang yang pernah membencimu pada akhirnya mencintaimu. Serta, orang-orang yang tak pernah kau kenal ternyata mencintamu dari dekat dan orang-orang yang kau harap balik cintanya dari jauh ternyata membencimu. Terakhir, pada satu sembarang acak, ada segelintir orang-orang yang tak pernah kau kenal dan dia tak mengenalmu untuk dikumpulkan menjadi satu dikemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2797727530913057028?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2797727530913057028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/sembilan-sembarang-acak.html#comment-form' title='20 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2797727530913057028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2797727530913057028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/sembilan-sembarang-acak.html' title='Sembilan Sembarang Acak'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5898101559111910735</id><published>2011-01-04T00:15:00.003+07:00</published><updated>2011-01-04T00:51:01.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Why?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSIMawb7CsI/AAAAAAAAAPo/5vO_hn-gMjM/s1600/Kenapa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSIMawb7CsI/AAAAAAAAAPo/5vO_hn-gMjM/s320/Kenapa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558018543946762946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas malam lalu, berakhir satu kata. Pelan. Mereka yang duduk di pojok sana menghiba langit. Menengadah meminta jawaban. Pada pusaran ketidaktentuan jelma beberapa dilema. Sepersekian detik tadi, mengganti satu dengan enam kata sekali tegak. Ia sudah tidak ada dalam sistem manapun. Tidak ada pernyataan benar-salah. Segala ketentuan telah disusun agar tidak muncul lagi pada layar kosong. Ada yang menanya. Biarlah menjadi endapan saja. Kala langit masih bisu dengan sejuta rupa-rupa berikutnya. Biarlah langit tidak menjawab dulu. Mungkin saja Baginda Maha Segala mengulur waktu. Mungkin saja Baginda Maha Segala memberi sandaran lain. Atau, mungkin saja Baginda melindungi katup-katup kepala dari ketidaktentuan itu sendiri. Mungkin nanti ada jawaban dalam saku setelah bangun dari gigil beku. Ya, pasti itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5898101559111910735?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5898101559111910735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/why.html#comment-form' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5898101559111910735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5898101559111910735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2011/01/why.html' title='Why?'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSIMawb7CsI/AAAAAAAAAPo/5vO_hn-gMjM/s72-c/Kenapa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5585544469361349013</id><published>2010-12-27T03:26:00.001+07:00</published><updated>2010-12-27T03:56:27.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Refleksi 6 Tahun</title><content type='html'>Orang Aceh pasti tak pernah lupa 6 tahun lalu. Satu kisah lampau yang melekat tak pernah mati. Mungkin mereka yang diberi Kasih Sayang lebih oleh Tuhan tak mengingat detil tanggalnya tapi jika diwakilkan dengan 7 kata "Tsunami" mereka langsung diam tanpa debat. Kawasan saya sama sekali tak terkena gelombang hitam pekat itu tapi getaran berat hasil perpatahan lempeng bumi masih kami rasakan. Saya kehilangan teman juga kerabat. Namun, mereka yang telah pergi adalah wakil Tuhan di dunia bernama Ash-Shabur. Tuhan selalu punya cara untuk menggantikan sesuatu yang lebih baik. Dan, tiap manusia di dunia pasti mendapatkan hal serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan off sebentar hingga januari. Rumah ini tetap disini. Pemiliknya akan berkonsentrasi pada beberapa hal. Bukan! Rumah ini bukan pelarian hingga membuat saya menjadikannya alasan untuk berhenti dari menulis. Justru karena terlalu berharga, maka rumah ini tetap disini. Semoga Tuhan masih memberi ruh pada tubuh ini hingga waktu kembali. Sampai bertemu tahun depan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5585544469361349013?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5585544469361349013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/refleksi-6-tahun.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5585544469361349013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5585544469361349013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/refleksi-6-tahun.html' title='Refleksi 6 Tahun'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5771109405233504097</id><published>2010-12-27T03:25:00.005+07:00</published><updated>2011-01-03T14:14:20.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Book'/><title type='text'>Tentang Alkemis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF3Pds9JBI/AAAAAAAAAPY/41l3_GNU4SQ/s1600/fm.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF3Pds9JBI/AAAAAAAAAPY/41l3_GNU4SQ/s320/fm.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557854522706830354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku terbitan Gramedia ini terbilang cukup lama, tahun 2005. Itu di Indonesia, tapi jika runut kebelakang, sebenarnya buku itu sudah di terbitkan jauh sebelum saya lahir, sejak tahun 1988 di Spanyol dalam Bahasa Portugis. Saya tau buku ini sekitar tahun 2009 atau lebih tepatnya memasuki awal tahun 2010. Awalnya juga tidak sengaja. Seorang adik kelas membaca buku The Alchemist. Sepertinya seru. Sebenarnya kekaguman tentang "Alchemist" itu sendiri ketika saya mulai menyukai animasi Fulmetal Alchemist; Brotherhood. Animasi ini menceritakan dua orang kakak beradik yang mencoba men-transmutasi kembali ibu mereka yang meninggal karena wabah penyakit. Padahal, dalam Ilmu Alchemist ada satu larangan tabu yang tidak boleh dilakukan yaitu human transmutation. Jika hal itu dilakukan harus ada tumbal untuk menggantikannya. Nah, ketika kakak beradik itu melakukan human transmutation terhadap ibu mereka, tanpa disangka, seluruh tubuh Alphonse (Al) ditarik kedunia lain. Beruntungnya Al, ia masih diberi jiwa/soul yang dikukung dalam seal oleh Edward (Ed) dalam baju besi/armor sebagai mediator antara soul dan tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan City of Lior mendengar kabar kakak beradik jenius ini meskipun usia mereka masih belia. Mereka mengajak Ed dan Al untuk bergabung pada sentral pemerintahan demi membantu kelancaran dan keamanan kota. Ed dan Al melihat peluang lain di City of Lior dari pada mereka harus tetap tinggal di desa mereka, Resembool. Waktu terus bergulir hingga takdir membawa mereka, Edward dan Alphonse Elric, mencari Philosopher Stone di Central. Sebuah batu yang bisa mengembalikan soul Al kembali. Intrik terjadi dalam animasi ini karena ternyata sentral pemerintahan sendiri berada dibalik layar dalam pencarian yang paling ingin mereka dapatkan, Philosopher Stone. Animasi ini juga menceritakan teman masa kecil keduanya, Winry Rockbell yang machine freak atau lebih dikenal sebagai pembuat automail terbaik seantero Resembool. Juga ada satu tokoh yang paling saya suka, Roy Mustang si Flame Alchemy. Lalu, apa hubungannya dengan buku The Alchemist? Sedikit persamaannya, pada animasi ini alchemy dianggap sebagai, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alchemy is a science where one understands the structure of matter, breaks it down then rebuild it. However, it is not an all-powerful technique, as one can't create something out of nothing. If one wishes to gain something, one must present something of equal value. This ia the concept of equivalent exchange, the fundamental basis of alchemy. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, diakhir buku ini juga diceritakan sedikit tentang seorang alkemis yang mampu mengubah timah menjadi emas. Ya, semua berawal dari animasi. Selang beberapa lama, saya melupakan buku tersebut hingga FLP Aceh mengadakan lomba esai lepas untuk buku The Alchemist ini. Saya mulai tertarik lagi untuk hunting buku tersebut. Saya menanyakan hal serupa dengan adik kelas yang pernah membaca buku ini tempo hari dan akhirnya saya baru tau The Alchemist yang ia baca bukan karangan Paulo Coelho melainkan karangan yang saya juga lupa namanya . Sepanjang toko buku di Banda Aceh saya babat habis, termasuk toko buku referensi seorang teman yang berlokasi di Kampung Mulia, dan baru sebulan kedepan buku tersebut available. Saya sampai kehilangan mood untuk mencari buku ini hingga harus memesan pada teman di Bandung. Sebenarnya fasilitas e-book cukup menjanjikan dan memang sudah bertengger lama di laptop, tapi saya tidak nyaman membaca lama-lama di depan layar. Lalu suatu siang di kampus, saya dikejutkan oleh hal yang tak disangka-sangka. Buku yang sama saya cari ternyata ada pada teman dekat saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The Alchemistnya Paulo Coelho kan?"&lt;br /&gt;"Iya"&lt;br /&gt;"Sama Vera ada, Yi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya saya seperti dihantam palu godam berton-ton. Seperti pepatah saja, gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan jelas terlihat. Tanpa pikir panjang, saya langsung meminjamnya. Baru malam ini saya menghabiskan membaca The Alchemist. Dan betapa terkejutnya saya ketika memasuki lembaran akhir. Santiago, sang tokoh utama, berhasil menemukan harta karunnya, yaitu tempat ia bermula dulu bersama domba-dombanya, dibawah sebatang pohon sycamore Spanyol tempat sakristi pernah berdiri. Ia harus jauh-jauh mengembara ke Mesir terlebih dahulu hanya untuk mendapatkan pertanda dimana letak harta karunnya. Seketika potongan mozaik hidup, saya temukan lagi dalam buku luar biasa ini. Kembali pada hari-hari sebelumnya, saya harus jauh-jauh hunting buku, tanya sana-sini sampai hampir kehilangan mood. Dan, ternyata buku yang saya inginkan itu dekat sekali ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti mencari kebahagiaan. Bahagia seseorang hanya diri yang tau, meskipun dimata orang lain biasa-biasa saja. Biasanya bentuk kebahagiaan itu sangat sederhana. Dan, kebahagiaan itu ternyata dekat sekali tanpa pernah kita sadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5771109405233504097?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5771109405233504097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/tentang-alkemis.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5771109405233504097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5771109405233504097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/tentang-alkemis.html' title='Tentang Alkemis'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF3Pds9JBI/AAAAAAAAAPY/41l3_GNU4SQ/s72-c/fm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8653285643038984501</id><published>2010-12-27T03:23:00.007+07:00</published><updated>2011-01-03T14:12:23.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><title type='text'>Konferensi Penelitian Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF2o5KtP6I/AAAAAAAAAPQ/U9qJvBDpVKU/s1600/Konferensi%2BPenelitian%2BMahasiswa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF2o5KtP6I/AAAAAAAAAPQ/U9qJvBDpVKU/s320/Konferensi%2BPenelitian%2BMahasiswa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557853860064477090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir desember ini banyak sekali kegiatan yang menumpuk untuk di LPJ (Lembar Pertanggung Jawaban) kan. Semua menumpuk dibarengi dengan setumpuk tugas kuliah dan final hingga awal januari. Wajar kan ya? Namanya juga mahasiswa bukan tukang kuliah! Tanggal 22 desember lalu, Himatika (Himpunan Mahasiswa Matematika) Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala mempelopori satu event berkelas, menurut saya. Memang masih sekelas mahasiswa biasa yang belum memiliki sumbangsih dana besar, tapi semoga saja mampu menginspirasi tiap mahasiswa khususnya fakultas yang menjadikan mahasiswanya menyabet gelar sains sebagai peneliti muda. Event ini juga merupakan wadah bagi mahasiswa yang pernah mengikuti kompetisi-kompetisi tingkat nasional maupun internasional. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin sekali, masih banyak mahasiswa hanya melakukan penelitian ketika tugas akhir, setidaknya melalui kaca mata saya yang kuliah di Aceh. Ataupun beberapa mahasiswa yang pernah mengikuti ajang nasional maupun internasional dan belum memiliki wadah untuk mengaplikasikan juga mensosialisasikan apa yang menjadi penelitiannya. Momok ini mengakibatkan komunikasi dua arah berlawanan, sebagian mahasiswa atau adik-adik kelas belum mengetahui dan belum beradaptasi dengan penelitian, juga mahasiswa yang sudah melakukan penelitian hanya bisa menyuarakan hasil telitiannya ketika berhadapan dengan dosen pada sidang tugas akhir. Sebagian alasan inilah, Himatika menjembatani aspirasi keduanya. Masing-masing mahasiswa diuntungkan. Sebenarnya bukan mendapatkan keuntungan pribadi yang bersifat riil atau nominal tapi bagaimana memberi dan membagi agar setidaknya terinspirasi dan "teracuni". Selain itu, ide-ide yang masih menguap bisa di wadahkan dalam sebuah momentum. Momentum itu tak lain, karena kita masih muda dan harus punya karya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar ini dibuka oleh Nisa, adik kelas saya. Dan, beberapa peneliti yang menyampaikan presentasi adalah teman-teman seangkatan saya. Seperti Novi Reandy Sasmita (Rian), yang mempresentasikan game lingkungan yang ia buat menggunakan free software, Netbeans. Hasil presentasi ini telah ia ikutkan sebagai finalis pada BYEE (Bayer Young Environmental Envoy) dan berhasil menyabet sebagai Duta Lingkungan Aceh. Jika saja ia mampu ke tahap selanjutnya, ia pasti bisa mendapatkan tiket gratis ke Jerman. Tapi saya yakin rencana Tuhan adalah yang terbaik. Jika ada presentasi yang mendapatkan tepuk tangan paling meriah, Vera Halfiani lah orangnya. Presentasi yang ia sampaikan adalah hasil sebulan KKP (Kuliah Kerja Profesi) di BPS (Badan Pusat Statistik) Aceh. Ia membuat sebuah model matematika yang dapat memperkirakan jumlah pertumbuhan penduduk di Aceh hingga tahun 2025. Satu lagi teman seangkatan saya, Khairun Amala yang berhasil mewakili Provinsi Aceh untuk mengikuti OSN-PTI (Olimpiade Sains Nasional-Perguruan Tinggi Indonesia) di Jakarta. Penelitiannya hampir sama dengan Vera, membuat modeling matematika untuk menganalisa produksi DME (Dimetil Eter) pada kebutuhan rumah tangga di Indonesia dengan menggunakan proyeksi model pertumbuhan. Laina Farsiah, satu-satunya peneliti wanita angkatan 2007 yang telah melaksanakan KKP nya di Taiwan. Ia melakukan risetnya di Academi Sinica, tepatnya di OSSF (Open Source Software Foundry) untuk mempelajari Media Wiki. Sedikit informasi, Jurusan matematika yang saya tekuni sekarang, menspesifikasikan bidang minat matematika dalam 4 hal, Matematika-Terapan, Matematika-Murni, Matematika-Statistik dan Matematika-Komputasi (Computer Science). Semua teman yang saya sebutkan adalah Mahasiswa Matematika angkatan 2007 yang juga teman sekelas saya. Presenter terakhir adalah Rika Sri Utami. Rika mahasiswa MIPA Kimia yang jenius luar biasa dan rendah hati pula. Ia mahasiswi tercepat angkatan 2007 yang akan sidang proposal dalam bulan ini. Ia mengikutkan penelitiannya pada PKM-P (Pekan Kreatifitas Mahasiswa-Penelitian) tahun lalu. Dalam penelitiannya ia juga mengikutkan Rian dan Milda (Mahasiswi Jurusan Biologi) sebagai partner kerja. Judul penelitiannya untuk menguji antimakan ekstrak Metanol dan Etilasetat tumbuhan Loranthus Parasiticus terhadap Epilachna Sparsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai moderator merangkap MC, merasa dikelilingi nuansa akademik yang kental dan nuansa peniliti yang begitu melekat pada Fakultas yang hampir 4 tahun saya naungi. Rasanya tiap detil yang mereka teliti sayang sekali jika hanya disimpan dalam bentuk kertas semata. Teman-teman di sekeliling merupakan guru besar yang selalu memberi inspirasi bahwa jargon "Yang Muda Yang Berkarya" belum mati. Saya seperti lalat dalam tudung. Masih sedikit sekali yang saya persembahkan untuk kampus maupun lingkungan. Karya saya masih kecil. Saya sangat yakin, sedikit saja bekerja keras akan membuahkan hasil yang lebih baik. Mari generasi muda, tak ada waktu untuk berleha!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8653285643038984501?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8653285643038984501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/konferensinya-anak-muda.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8653285643038984501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8653285643038984501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/konferensinya-anak-muda.html' title='Konferensi Penelitian Mahasiswa'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF2o5KtP6I/AAAAAAAAAPQ/U9qJvBDpVKU/s72-c/Konferensi%2BPenelitian%2BMahasiswa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-845885508662147243</id><published>2010-12-26T13:41:00.003+07:00</published><updated>2011-01-03T14:08:36.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Dua Milenia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFy8BjowUI/AAAAAAAAAOI/OhU51pKxOeA/s1600/1.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 174px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFy8BjowUI/AAAAAAAAAOI/OhU51pKxOeA/s320/1.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557849790687527234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;There's a handwritten note pressed in the door of her screened in porch&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ada gerangan lebih diam dalam tegakmu sebelum 500 kata meluncur dalam ruang kosong&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFzZdOFfsI/AAAAAAAAAOQ/yQjQAW1SbO4/s1600/2.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 175px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFzZdOFfsI/AAAAAAAAAOQ/yQjQAW1SbO4/s320/2.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557850296329535170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;And I am sailing away recalling that day miles from shore&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Sedemikian senja, satu bayangpun tak menjejaki. Hingga ia harus menunggu pusaran dunia berhenti sebentar untuk 2 senti senyuman saja. Bila belum pada waktunya, ia tak akan kembali walau seluruh ruang hati telah diteriaki berjuta rindu&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFznYbrZyI/AAAAAAAAAOY/GjsLWPjKUjA/s1600/3.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 182px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFznYbrZyI/AAAAAAAAAOY/GjsLWPjKUjA/s320/3.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557850535562536738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;She was still wearing white and robins egg blue, her grandmother's dress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kau masih memakai label samar. Seujung kukupun belum tergambar!&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TRcWr_DLVdI/AAAAAAAAAM4/k-HVEE0vU1I/s1600/4.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 178px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TRcWr_DLVdI/AAAAAAAAAM4/k-HVEE0vU1I/s320/4.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554933610299741650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;When I left early this year, how I wound up here is anyone's guess&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Adakah yang menerka seberapa lama ia tinggal? Entah. Bahkan ia menetap masih terlalu kaku untuk menjadi luruh.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFz_abWbxI/AAAAAAAAAOg/k5v3CXnZB3s/s1600/5.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 147px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFz_abWbxI/AAAAAAAAAOg/k5v3CXnZB3s/s320/5.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557850948414893842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;When the new sites grow old and I start to feel cold I'll sail home again&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pada muara mana lagi kembali mengadu jika bukan di rumah Tuhan Segala.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF0N1X2O_I/AAAAAAAAAOo/zNtLSFVEloA/s1600/6.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF0N1X2O_I/AAAAAAAAAOo/zNtLSFVEloA/s320/6.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557851196166126578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Goodbye Brielle,only whispers can tell. Of the sweet dreams that we knew so well. I'll see you around our dear ocean town&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Sampai jumpa, hingga 2 milenia berikutnya. Pada satu &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Aberdeen"&gt;kota&lt;/a&gt; di ujung Eropa.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF0vQexMhI/AAAAAAAAAOw/osh7M8GmfJA/s1600/7.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 153px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF0vQexMhI/AAAAAAAAAOw/osh7M8GmfJA/s320/7.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557851770378596882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;The frozen days we set ablaze. Sent me drifting away&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Waktu lalu terasa beku hingga menjalar tulang. Pendar-pendar masih terkatung diam di atas kepala. Kapankah diam itu rubuh?&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF1AdK7EaI/AAAAAAAAAO4/2KPxweQlo0s/s1600/8.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 155px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF1AdK7EaI/AAAAAAAAAO4/2KPxweQlo0s/s320/8.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557852065842794914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Like a butterfly, you floated by and now you're alone. I wish I knew when I'll be back again. So until then I wish you well, my dear Brielle&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Sesaat lagi awan yang terlihat dulu akan berbeda. Pijakan lagi tak sama. Hanya bebatuan persinggahan dulu, dan pendar biru masih terbungkus rapi dalam benak seorang bodoh.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF1QesqVmI/AAAAAAAAAPA/UQwS_20n9bQ/s1600/9.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF1QesqVmI/AAAAAAAAAPA/UQwS_20n9bQ/s320/9.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557852341130647138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Strolling over the sand, cobblestone paths that wind through the trees. Breathing the sweet forest air makes a blue bird aware that she could be free&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Orang bodoh itu hanya melebarkan jejalnya pada seluruh waktu yang pernah dilalui. Sesekali angin mencoba berdamai dengannya. Walau beburung di atas kepala dapat membaca pikirannya dengan petanda.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF1fAIY89I/AAAAAAAAAPI/eOh3A5pjsfI/s1600/10.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSF1fAIY89I/AAAAAAAAAPI/eOh3A5pjsfI/s320/10.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557852590623486930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;When the new sites grow old and I start to feel cold I'll sail home again&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Bening-bening kaca minta keluar. Terkadang orang bodoh sekalipun sadar, bahwa ada suatu bagian darinya yang paling ia inginkan tak bisa dimiliki. Sekalipun masih berpijak di langit yang sama. Ia beranjak pulang ke rumah Tuhan Segala&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terinspirasi dari &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2010/11/sky-sailing-brielle.html"&gt;sini&lt;/a&gt;. Liriknya mengalami adaptasi dengan hidup saya. Sembari menulis, saya melihat &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=uQw0CfNZhoo"&gt;video ini&lt;/a&gt;. Saya seperti berada pada stage yang sama dengan &lt;a href="http://ladyacheryl.8m.com/"&gt;Ladya Cheryl&lt;/a&gt;. Ingin mengulang sesuatu pada tempat, momen dan waktu yang sama seperti yang pernah dirasakan pada waktu iti. Ada sesuatu yang menjalar ketika bertemu sesosok itu sepersekian detik lalu. Ketika ingin dirasakan kembali, otak normal tak bekerja dengan baik. Ia menunggu sesuatu yang mengkaitkan pada momen sepersekian detik itu tadi. Entah tempat, situasi bahkan waktu yang sama. Ia juga tau bahwa penantiannya tak pasti, namun ia sadar satu hal, ada bagian dalam hidupnya yang paling ia inginkan tak selamanya harus dimiliki. Terkadang hanya cukup dinikmati sepintas lalu saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang dunia hanya berputar pada tempat yang sama. Berpijak pada runtutan itu-itu saja. Berporos pada ketidakpastian dan kebanyakan hanya bersumber pada satu nama. Namun walau hanya sesaat dengan nama itu, ada beberapa bagian dari kelenjar otak tak bekerja maksimal. Sebagian minta dibuang, sebagian yang lain dibiarkan merambat. Apapun itu, Tuhan memberikan sesuatu dengan perencanaan rinci. Tuhan telah menulisakannya, kapan dua orang saling bertemu dan berpisah. Masing-masing sesuai proporsi. Tidak ada yang ditambah maupun dikurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sebuah nama yang bersarang pada tubuh seseorang, semoga cepat sembuh. Senja telah menunggumu pada pijakan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-845885508662147243?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/845885508662147243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/dua-milenia.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/845885508662147243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/845885508662147243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/dua-milenia.html' title='Dua Milenia'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TSFy8BjowUI/AAAAAAAAAOI/OhU51pKxOeA/s72-c/1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8190830434439838167</id><published>2010-12-22T15:25:00.002+07:00</published><updated>2010-12-23T22:08:14.173+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Sebuah Nama Kebaikan</title><content type='html'>Waktu itu Ayah pernah bilang, "Nama Ayi paling istimewa". Kelahiran juli 89 tepat hari sabtu. Aku diam. Apa istimewanya nama yang berhuruf depan "U", selalu mendapat giliran akhir ketika disebut di absen.  Apa istimewanya jika dalam satu kelas ada dua nama hampir sama persis, hanya pengurangan huruf "I" pada ujung namanya. Melihat tak ada bantahan, Ayah melanjutkan,  "Istimewa karena Ayah sendiri yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngasih&lt;/span&gt; nama itu. Beda dengan Akin dan Ekal, ada campur tangan Kakek". Ia tersenyum penuh arti. Dan, hanya ia yang tau artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini tepat 2 bulan. Ingatan lalu kembali terbuka. Ada layar lebar yang membentang tak berjarak. Sebuah keputusan mendalam yang melibatkan seluruh kepala berpusat pada satu hal, tanggung jawab. "Kita punya banyak saudara di sekeliling, punya makanan dan simpanan yang cukup. Ayah dan Mama hanya memenuhi panggilanNya sebelum memenuhi panggilan yang sebenarnya. Sederhananya, menggenapkan rukun islam terakhir. Selama kami disana, jaga adik baik-baik ya Nak". Perkataan lelaki usia 54 itu parau. Wajah itu memaling. Menghilangkan jejak-jejak bening kaca di matanya. Tak mampu melihat wajah tundukku yang mengekori sudut matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat hari ibu ya, Yi" ucap tulus seorang teman. "Semoga menjadi ibu yang baik" lanjutnya. Ia berlalu dan hening. Seperti ada balok es menghantam cepat kepalaku. Rasanya pijakan tak lagi nyata. Atau kaki sudah tak bersama tubuh? Entah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecahan es  kini sedikit mencair. Cairan  beku tadi seperti melumpuhkan rasa. Rasa seperti menuntun ulang dimensi untuk menyusun kembali puzzle-puzzle ke tempatnya semula. Seperti Ayah mengeja sesuatu pada kata-katanya. Belasan tahun silam, pada sebuah kertas pucat, tergantung belasan harap untuk penghujung masa depan. Namun, belasan menit lalu seperti timbangan timpang yang berat sebelah. Timbangan atas seluruh pencapaian yang sama sekali tidak menundukkan apapun dibanding satu hal yang disebut  Ayah istimewa. Sebuah nama kebaikan untuk dunia akhirat. Sebuah nama kebaikan untuk teman hidup kelak dan sebuah nama kebaikan untuk anak-anaknya. Ummul Khairi. Pengharapan besar Ayah untuk menjadi ibu atas segala kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu nama itu seperti tak berbekas. Malah aku ingin digantikan dengan lebih sesuai. Tapi, sepanjang hari lalu, aku mulai mengeja nama, sama seperti Ayah mengejanya. Bahkan ia menyusunnya menjadi sebuah harapan. Harapan akan kebaikan melalui sebuah nama. Ada dua hal yang paling kuinginkan selepas ini semua, melihat Tuhan Yang Mulia dan merefleksikan nama Ummul Khairi dengan sebenarnya. Sebenar Ayah mengartikan Ibu Yang Baik untuk namaku. Terima kasih, Ayah. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8190830434439838167?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8190830434439838167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/sebuah-nama-kebaikan.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8190830434439838167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8190830434439838167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/sebuah-nama-kebaikan.html' title='Sebuah Nama Kebaikan'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-6990317947111225021</id><published>2010-12-16T02:06:00.001+07:00</published><updated>2010-12-16T02:08:41.888+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Ia Bernama Arus</title><content type='html'>Seseorang yang hanya mengikuti arus tanpa mempertanyakan arahnya. Mereka berpikir tentang menang dan ia berpikir bagaimana cara berjalan. Berpikir cara menghabiskan makan sedangkan ia berpikir bagaimana cara menikmati makan. Segala yang ia butuhkan adalah terus berjalan walau ia tak tau siapa yang ditemui dijalan. Ia berjalan dengan arus acak agar mereka sulit menerka kenapa ia harus berjalan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untuknya yang kuingat selalu bersandar pada bebatuan menjulang. Memaklumat senja dengan sedikit torehan cerita dan terus berjalan kedepan tanpa memikirkan ada dua pasang mata yang mencerna tiap kata dibalik punggungnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-6990317947111225021?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/6990317947111225021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/ia-bernama-arus.html#comment-form' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6990317947111225021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6990317947111225021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/ia-bernama-arus.html' title='Ia Bernama Arus'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7297227032499204296</id><published>2010-12-15T01:06:00.004+07:00</published><updated>2010-12-15T03:25:09.049+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><title type='text'>PR Ketiga</title><content type='html'>Diantara 2 yang sudah saya sebutkan pada &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2010/12/effort.html"&gt;postingan lalu&lt;/a&gt;, inilah PR terakhir dan sulit dijawab untuk orang sekelas saya. Sebuah pertanyaan esensial juga klasik dan rata-rata semua orang ingin mencapainya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"...by the way I still want to discuss about how to make network that we ever told before. Maybe you can tell me how to make relations/friendship/network with others especially foreign"&lt;/span&gt;. Itu sepenggal email yang dikirim seorang teman 2 hari lalu. Ternyata ia masih ingat percakapan kami tempo hari tentang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;the way important network&lt;/span&gt;. Harusnya percakapan tidak berlanjut jika saya tidak mengirim artikel &lt;a href="http://aminonikki.blogspot.com/2010/12/universitas-deakin.html"&gt;senior&lt;/a&gt; yang melanjutkan studi magister di Geelong, Melbourne. Niat saya mengirim artikel tersebut karena ia juga tengah belajar di Indonesia untuk melanjutkan studi magister disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyayangkan dirinya yang jarang sekali &lt;span style="font-style:italic;"&gt;keep in touch&lt;/span&gt; dengan teman-teman atau profesor yang ia jumpai di Indonesia dan Jepang. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hm, maybe you just need a little begining&lt;/span&gt;. Bener lho! Walau kita punya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;deeply desire&lt;/span&gt;, tapi ketika tidak memulai, tentu komunikasi tidak akan terjalin. Tidak perlu jauh-jauh merefleksikan dulu ke &lt;span style="font-style:italic;"&gt;foreigner&lt;/span&gt;, prinsipkan dulu dan memulai komunikasi dengan teman-teman lokal jauh lebih baik. Sama halnya seperti membangun sebuah pertemanan. Semuanya tidak terjadi begitu saja. Pun, tidak bisa dengan cara yang instan. Seperti kita butuh teman, pasti teman itu ada seperti adanya kita untuk teman itu. Prinsip saling mensinergikan satu sama lain yang paling dibutuhkan. Satu hal, jangan pernah menganggap teman itu seperti "obeng", ketika tidak dibutuhkan bisa dibuang. Sepantasnya ia dianggap "seseorang" diantara "banyak orang". Saya teringat jargon &lt;a href="http://www.e-fbs.net/"&gt;Fatih Billingual School&lt;/a&gt;, "semua murid kami bagai satu murid kami".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;So, how about the foreigner?&lt;/span&gt; Seperti yang kita tau, hidup di Indonesia berbeda dengan hidup di Amerika, Ausie, Eropa dan Afrika. Jika orang tanya mengapa, saya hanya ingin meringkasnya, Tuhan yang menjadikan beda agar kita selalu belajar. Belajar arti toleransi, keterbukaan, menjadi minoritas, teknologi, kelaparan, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;survive&lt;/span&gt; juga keluar dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;comfort zone&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah sekali dilibatkan bekerja pada foreigner, pernah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;homestay&lt;/span&gt; dan belajar budaya mereka secara langsung juga keluarga saya pernah membuat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;agreement&lt;/span&gt; kerja sama selama setahun pasca tsunami menerjang Aceh. Berdasarkan sedikit pengalaman ini, saya bisa meng-ekstrak beberapa bagian. Dalam bekerja sama atau membuat perjanjian persetujuan sebuah kegiatan, pastikan terlebih dahulu, apa yang di dapatkan dari  kerjasama itu. Ini bukan perkara untung rugi tapi merupakan awal dari pembagian tugas atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;job description&lt;/span&gt;. Apa yang menjadi hak dan kewajiban harus jelas dan dibicarakan secara terbuka. Pastikan semua yang telah disepakati ada hitam di atas putih alias kesepakatan kerjasama di atas sebuah kertas. Jangan hanya karena kita mengenal baik negara tersebut dengan kedisiplinan atau penepatan janji, kita langsung percaya. Sekali lagi, aturan dan negara adalah sebuah tatanan sistem tapi yang merusak segalanya adalah orang-orang di dalamnya. Setiap orang kan beda-beda dan satu hal, tidak ada manusia yang dapat di percaya 100%. Hal-hal lain yang penting seperti akomodasi, logistik, transportasi juga beberapa hal dalam komunikasi akan berjalan dengan sendirinya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;It just a time&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun &lt;span style="font-style:italic;"&gt;social networking&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;relation&lt;/span&gt;, termasuk gampang-gampang susah. Saya sampai harus buka kamus oxford untuk menekankan makna dari keduanya. Dari beberapa makna, mungkin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;way in which two or more things are connected&lt;/span&gt; lah yang penting. Lalu? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;How to connected with them&lt;/span&gt;? Tidak ada kata lain selain komunikasi! Ketika akan berpisah dari seorang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;foreigner&lt;/span&gt;, jangan lupa minta email atau minimal &lt;span style="font-style:italic;"&gt;social network account&lt;/span&gt; yang ia punya. Permulaan komunikasi, gunakan bahasa yang familiar namun tetap santun. Boleh juga diiringi joke tapi tetap hati-hati karena dinegara manapun sebuah joke pasti berbeda. Joke ini juga punya kelemahan, jika salah mengartikan maknanya, bisa jadi pertemanan yang selama ini terjalin baik akan putus tiba-tiba. Kadang jika berkomunikasi, kita sering menganggap teman kita membalas datar saja. Jangan salah mengartikan "kedatarannya". Banyak orang di negara luar berkomunikasi sesuai kadarnya, apa yang ditanya itulah yang akan dijawab. Mereka lebih banyak tidak basa-basi dari pada di Indonesia. Sesekali minta dikirim berbagai info atau kegiatan yang tengah hangat di sekitarnya atau di negaranya, bisa tentang beasiswa, hot issue, maupun kegiatan yang tengah ia lakukan. Tanpa diminta kita juga bisa melakukan hal serupa. Jadi, ketika memang pada saatnya kita "butuh" sesuatu, akses yang didapatkan juga lebih mulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikampus tempat saya belajar juga sering melibatkan mahasiswa untuk ikut serta dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;event-event&lt;/span&gt; nasional maupun internasional. Saya pernah 2 kali ikut dalam event &lt;span style="font-style:italic;"&gt;conference international&lt;/span&gt; sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;committe&lt;/span&gt;. Mungkin urusan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;softskill&lt;/span&gt; yang saya miliki adalah alasan nomor dua, tapi saya dan teman-teman dipilih karena &lt;span style="font-style:italic;"&gt;network&lt;/span&gt; itu tadi. Saya sering berkomunikasi dengan salah seorang senior dan kemudian diajak untuk ikut bergabung dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;event&lt;/span&gt; tersebut. Ketika ada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;event&lt;/span&gt; serupa, saya kembali diajak karena bekerja dengan baik pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;event&lt;/span&gt; sebelumnya. Nah, memberi yang terbaik juga berarti memberi harapan untuk dipercayai. Dipercayai karena mampu melakukan yang terbaik. Untuk selanjutnya, kepercayaan ini yang harus dijaga. Satu kepercayaan akan menghasilkan kepercayaan yang lain. Ah, sinergi sekali kan? Jika ingin melengkapi lebih lanjut secara teknisi, ada satu bacaan yang menarik &lt;a href="http://www.kellogg.northwestern.edu/faculty/uzzi/ftp/uzzi%27s_research_papers/uzzi_dunlap%20hbr.pdf"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Well&lt;/span&gt;, itu sedikit sekali dari yang saya tau berdasarkan pengalaman yang pernah saya jalani. Ukuran network dan relations bagi tiap orang juga beda-beda. Semoga bisa menjawab PR nya. Dan, di akhir email ia juga berkata "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;the campus is very nice, its has best facilities and the city,Melbourne, nice as well. Deakin is good as an education university in OZ. Hmm.. do you interest to go there, the campus near the sea and you can see sunset or sunrise :)&lt;/span&gt;". Dalam hati saya langsung menjawab "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;i do, i really do, as long as with you :D&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7297227032499204296?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7297227032499204296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/pr-ketiga.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7297227032499204296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7297227032499204296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/pr-ketiga.html' title='PR Ketiga'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5158415801883323440</id><published>2010-12-14T23:38:00.006+07:00</published><updated>2010-12-15T01:09:35.420+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Effort</title><content type='html'>Jika sistem di dunia ini juga mengenal SKS alis Sistem Kebut Semalam, itulah yang saya lakukan saat ini. Bulan desember juga bulan final untuk mahasiswa menjelang semester akhir seperti saya. Seluruh kegiatan bernama &lt;span style="font-style:italic;"&gt;wasting time&lt;/span&gt; harus sudah masuk kantong untuk sementara waktu. Kecuali satu kegiatan yang tidak pernah padam walau himpit menyerta, berjalan sendirian sambil &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hunting&lt;/span&gt; buku di sore hari. Meski waktu dan gerimis awal desember masih membelenggu jiwa untuk sekedar berjalan, tapi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sunset&lt;/span&gt; pada persimpangan jembatan lamnyong masih menyisakan semangat walau hanya sekedar berdiri dan melumat suasananya dalam-dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekian waktu yang sengaja dilewati untuk sendiri, tetap saja malam pemenangnya. Saat semua kepala menyandar indah pada dimensi rupa-rupa, saya tetap setia pada kata saja. Gigitan dingin yang kerap menusuk serasa bisa diabai beberapa waktu kedepan. Memang Tuhan telah mencipta pada apa yang dianggapNya cukup bagi seseorang. Dan, semua yang melewati malam, cukup bagi saya.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Then, here i am!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, merupakan titik ledak dalam hal menyanggupi sebuah permintaan. Maka, saya biarkan seluruh organ tetap fokus pada apa yang saya anggap layak untuk ditepati. Sebuah janji! Terhitung 3 untuk saat ini. Seorang teman meminta untuk mentraslate beberapa slide English tentang TrueCript. Saya menyanggupi karena merasa bisa tanpa memperhatikan ketersediaan waktu dan urusan lain yang harus ditangani. Ia juga memberikan tenggat waktu. Lagi, saya menyanggupi. Pada waktu yang telah ditentukan, satu slide pun belum saya terjemahkan karena alasan kondisi kesehatan saya dan adik yang nyaris di rawat inap kerena DBD. Untuk masalah keluarga, saya tak punya toleransi lebih. Buat saya, urusan keluarga lebih penting dari pada dunia yang saya geluti sekarang, termasuk urusan janji!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiknya ia memaklumi kondisi tersebut. Pada saat yang berbeda, saya dan dia membuat kesepakatan untuk belajar online via YM tepat pukul 9 malam. Saya kembali menyanggupi. Tapi pada akhirnya, lebih 30 menit saya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;in line&lt;/span&gt;. Alasan saya masih hampir sama. Keluarga! Ya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;family&lt;/span&gt; terdekat menghembuskan napas terakhir tepat pada hari saya janjian. Mungkin ia dongkol dengan sikap saya tapi ia berusaha menutupi. Dan, benar saja. Setelah saya merutuk diri atas kelalaian menepati janji, ia pun mengaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama saya juga merasa bersalah. Mengapa sebuah alasan keterbatasan dijadikan pembelaan. Padahal jika dirunut kebelakang, harusnya saya bisa belajar menghargai waktu dan tiap urusan. Setiap orang pasti punya keluarga atau urusan yang secepatnya harus ditangani dalam tenggat waktu yang disepakati. Tapi, sekecil apapun sebuah urusan dengan orang lain tetap harus dihargai kan ya. Jika menjadikan alasan sebagai sebuah pembelaan, bisa saja pada waktu yang lain, alasan pula yang menjadikan seseorang menyepelekan hal-hal yang seharusnya bisa selesai hari itu juga. Semua resiko harus ditanggung masing-masing selama disepakati bersama. Jika hal sekecil ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin besok terulang kembali. Kebaikan bukan hanya dinilai dari apa yang ia berikan, bukan? Tapi juga menghargai ekspektasinya dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;effort&lt;/span&gt;nya juga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Well, after that&lt;/span&gt;, saya kena kultum! Saat ini, masih ada 1 PR darinya. Itu salah satu upaya untuk memperbaiki kembali seluruh keadaan. Walau tak terganti secara sempurna, minimal kepercayaan itu harus dikembalikan dengan segera. Sebenarnya malam ini saya adendakan membaca beberapa bacaan yang tertunda. Tapi mungkin dikesampingkan dulu. Ya, biarlah. Minimal, saya menghargainya melalui &lt;span style="font-style:italic;"&gt;effort&lt;/span&gt; yang saya keluarkan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5158415801883323440?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5158415801883323440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/effort.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5158415801883323440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5158415801883323440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/effort.html' title='Effort'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-3656236849793101153</id><published>2010-12-10T01:05:00.004+07:00</published><updated>2010-12-10T03:10:26.209+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friends'/><title type='text'>Hiu</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/sQ28LLowPKg?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/sQ28LLowPKg?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pukul 1 dini hari semenjak saya menekan tombol power di laptop. Tapi, sudah lebih dari 24 jam saya memikirkan satu nama, Linda. Hati saya tergerak melenyapkan ego untuk sekedar bertemu dengannya dalam waktu dekat. Enam desember lalu dia menyempatkan untuk mengirim pesan singkat, kira-kira seperti ini "Hiu tersayang, besok 1 Muharram. Jangan lupa baca doa awal tahun ya. Ada di Majmu' Syarif. Semoga Allah menjaga kita". Saya tidak heran lagi kenapa kami-saya dan dia-hanya mengirim pesan singkat semata. Saya tau kesibukannya melebihi kapasitas saya yang terbilang sok sibuk di kampus maupun di rumah. Sahabat yang menemani saya dalam kurun waktu hampir 6 tahun ini, kuliah pada dua universitas yang berbeda dalam tahun yang sama. Dua fakultas yang ia jalani pun masuk dalam grade tertinggi di universitas masing-masing. Ia seorang yang cerdas, fokus, mandiri, anak bungsu dan susah diam jika sudah tertawa :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat kaget ketika ia meminta kesediaan untuk menjadi hiu kecilnya. Saya tak mengerti, kenapa harus jadi hewan karnivor dulu untuk menjadi sahabatnya. Dan, ia pun berkisah. Seekor hiu ukuran besar sekalipun juga butuh semangat dan tenaga ekstra jika ditempatkan pada wadah yang sama dengan hiu berukuran kecil. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lha&lt;/span&gt;, kenapa bisa begitu? Jelas bisa begitu. Karena, jika seeokor hiu berukuran besar sendiri di wadah, ia akan diam saja, sebaliknya jika ada teman disampingnya, maka hiu berukuran besar punya semangat lebih untuk saling berkejaran dengan hiu berukuran kecil. Sama halanya seperti hiu, seorang manusia pun tak mampu hidup sendirian. Ia juga butuh semangat untuk hidupnya. Meskipun semangat terlihat kecil di mata orang lain, tapi di mata seorang sahabat mampu menjadikan hal tersebut sebagai sesuatu yang berharga karena seorang sahabat adalah seorang yang terpilih dari sebarang acak yang telah diberi Tuhan pada hidupnya. Filosofi yang sangat menarik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah cukup lama juga kami tidak bertemu walau hanya untuk sekedar berbagi telinga, tawa, aktifitas dan muraja'ah. Satu hal yang paling memotivasi saya ketika kami berkomunikasi, ia pasti menanyakan "Sudah berapa juz hafalannya?". Saya malu sekali jika harus mengaku, mengingat hafalan di kepala yang tidak bisa di kategorikan banyak. Saat bertemu pun, rindu yang memuncak itupun dihargai sebaik mungkin. Kualiatas waktu! Itu yang paling penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghargai waktunya sebagai kesatuan yang utuh. Artinya saya tidak mengobrak-abrik waktu yang telah ia tentukan untuk segudang agenda yang telah disusun rapi. Saya sangat yakin, Tuhan telah mengatur waktu yang paling tepat untuk seseorang bertemu dan berpisah. Proporsinya sesuai kadar tanpa ditambah maupun dikurang. Sahabat terbaik bukan saja mengingatkan sesuatu dari dekat tapi juga dari jauh. Bukan pula sebuah kuantitas dengan setia menanyai keberadaan dan kabar tiap waktu, tapi sebuah doa yang dirahasiakan. Rahasia karena hanya pendoa dan Tuhan lah yang tau dari tiap lembar kebaikan yang ia pinta untuk saudaranya sendiri. Wajar ketika mencintai saudara yang telah kita pilih berharap balik dicintai. Namun, hal yang mendasar bukan kembali mendapat cinta yang menjadi tujuan akhir. Tapi Tuhanlah yang kita tuju dan syurga menjadi bayaran termahal atas jiwa dan rasa. Jika berharap cinta lebih dari saudaramu sungguh tidak relevan dengan apa yang telah Tuhan berikan, pun tak akan sanggup manusia memberi sebanding dengan apa yang telah diberikanNya. Jika seseorang bertemu lalu berpisah, maka Tuhan telah bermain di dalamnya. Sebuah sifat natural yang tak perlu bantahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah berulang kali kami mengagendakan jadwal bertemu, namun lagi-lagi ada yang harus di prioritaskan. Ah, sebenarnya memang skenarionya kami tidak dipertemukan dulu sebelum waktunya. Rindu? Jangan tanya. Saya melangitkan rindu padanya. Ingin sekali bertemunya sambil menyetor beberapa ayat baru. Semoga Tuhan mempertemukan pada saat yang paling tepat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah larut sekali. Saya butuh istirahat untuk menstabilkan kembali tubuh yang sempat drop lagi pasca keluar dari rumah sakit. Cukuplah "&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Gift of A friend&lt;/span&gt;" nya Demi Lovato yang juga menjadi original sountracknya Tinker Bell; The Lost Treasure. Lagu ini menggambarkan betapa saya bahagia Tuhan anugrahi seorang sahabat terbaik dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;----------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sometimes You think You'll Be Fine by Yourself&lt;br /&gt;Cause a Dream is a Wish You Make all alone&lt;br /&gt;Its Easy to Feel Like You Dont Need Help&lt;br /&gt;But Its Harder To Walk On Your Own&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You'll Change&lt;br /&gt;Inside&lt;br /&gt;When You&lt;br /&gt;Realize&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The World Comes To Life&lt;br /&gt;and Everything's bright&lt;br /&gt;From Beginning To End&lt;br /&gt;When You Have a Friend&lt;br /&gt;By Your Side&lt;br /&gt;That Helps You To Find&lt;br /&gt;The Beauty you are&lt;br /&gt;When You'll Open Your Heart and&lt;br /&gt;Believe in&lt;br /&gt;The Gift of a Friend&lt;br /&gt;The Gift of a Friend&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Someone Who knows When Your Lost and Your Scared&lt;br /&gt;There through The Highs and The Lows&lt;br /&gt;Someone toCount On&lt;br /&gt;Someone Who Cares&lt;br /&gt;Besides You Where Ever You Go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You'll Change Inside&lt;br /&gt;When You&lt;br /&gt;Realize&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The World Comes To Life&lt;br /&gt;and Everythings bright&lt;br /&gt;From Beginning To End&lt;br /&gt;When You Have a Friend&lt;br /&gt;By Your Side&lt;br /&gt;That Helps You To Find&lt;br /&gt;The Beauty you are&lt;br /&gt;When You'll Open Your Heart and&lt;br /&gt;Believe in&lt;br /&gt;The Gift of a Friend&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And When your Hope Crashes Down&lt;br /&gt;Shattering To The Ground&lt;br /&gt;You , You Feel All Alone&lt;br /&gt;When You Don't Know Which Way To Go&lt;br /&gt;And There's No signs Leading You home&lt;br /&gt;You're Not Alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The World Comes To Life&lt;br /&gt;and Everything's bright&lt;br /&gt;From Beginning To End&lt;br /&gt;When You Have a Friend&lt;br /&gt;By Your Side&lt;br /&gt;That Helps You To Find&lt;br /&gt;The Beauty you are&lt;br /&gt;When You'll Open Your Heart and&lt;br /&gt;Believe In&lt;br /&gt;When You Believe In&lt;br /&gt;When you Believe&lt;br /&gt;The Gift of A Friend&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-3656236849793101153?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/3656236849793101153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/hiu.html#comment-form' title='21 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3656236849793101153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3656236849793101153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/hiu.html' title='Hiu'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>21</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-3553955887276407289</id><published>2010-12-05T01:54:00.008+07:00</published><updated>2010-12-05T23:46:13.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Refleksi'/><title type='text'>Tuan Elang Malam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPvBlQ81FzI/AAAAAAAAAKg/aWmOQtWncmg/s1600/ok.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPvBlQ81FzI/AAAAAAAAAKg/aWmOQtWncmg/s320/ok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547240211986323250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kami tiba di rumah pukul 00.30 waktu Banda Aceh. Setelah melawan kantuk dan kemacetan, kami ingin segera tiba di rumah untuk istirahat dan memanjatkan doa. Melepas penat dan, tentu saja bertemu kerabat. Mengabarkan berita bahagia bahwa mereka telah tiba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kepalaku tak berat juga tak bisa dikatakan ringan. Namun aku memilih untuk menatap langit kamar. Aku tak sendiri malam itu. Masih ditemani Dua Raut Wajah Tua. Belum jauh untuk kusebut kerabat. Namun mereka merayu malam agar melambatkan waktu. Aku ingin berbincang sebentar. Kupaksa kepalaku memutar beberapa waktu lalu. Aku berceloteh tak asal pada beberapa orang yang kutemui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku ingin menjadi anak rantau seperti kalian"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terbahak. Membiarkan pundi-pundi silam berseliweran pikiran ketidakmampuan. Membahasakan sebuah kemandirian dengan keterbatasan. Menerka dan menyimpulku dengan lirikan tak percaya. Biar. Aku diam saja. Mereka hanya tak melihat lebih dalam apa yang ingin kugali. Namun Tuhan telah lebih dulu bermain di Lauh Mahfuz. Tuhan menulis takdirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan lalu, seperti dunia lain bergumpal-gumpal memenuhi otak. Tanpa permisi mengaduk tiap tatanan yang kubuat rapi. Mereka menanyaku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kapan terakhir kau terlihat seperti ini? Rasanya hampir tak pernah kepalamu beku dengan hal remeh temeh seperti ini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi, aku tetap mengunci semua keadaan. Ingin sekali berpaling ulang dan mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika itu yang kaupikirkan, artinya kau tak mengenalku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun urung. Semua masih tersimpan rapi. Tuhan memberiku ruang lebih untuk menjaga tatanan agar tak ada siapapun berani mengambilnya untuk dibicarakan pada dunia. Ruang itu berpenjaga ganda. Tiap tingkatan tak terbatas volumenya. Dan, aku kembali. Menyatukan lalu pada keadaan sekarang. Menumpukkannya pada sebuah nama, Tuan Elang Malam. Tisikannya selalu menembus jeruji. Tiap malam ia menunggu cerita. Walau terkadang kapas hitam kembali membelenggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuan Elang Malam, kau memang bukan Tuhan tapi aku hanya ingin menyampaikan. Ruang yang Tuhan ciptakan juga tak akan kubagi seutuhnya. Namun, walau cahaya sekalipun mengaburkan, kau tetap sama. Lembut. Tuan, jika aku bercakap padamu, maka refleksikan sebuah rindu yang ingin kurasa pada dua orang yang paling kusayangi disana. Dan &lt;a href="http://myayia.blogspot.com/2010/11/tentang-sebuah-rindu.html"&gt;Tentang Sebuah Rindu&lt;/a&gt;, tak akan berlabuh pada hal yang salah. Cukup satu ruang ini yang mampu kubagi dan biarkanlah mereka tau. Agar celotehku lalu tak dianggap sepintas lalu. Dan, kau tau? Itulah yang kutunggu. Setelah angka 21 yang kubawa dan tak pernah sekalipun aku berjalan sendiri dengan jumlah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuan, jika aku tercekat maka kepalaku tengah berputar hebat. Ia tak mampu menahan semua kisruh. Juga tak mampu membaginya pada sembarang acak. Sewaktu-waktu ia mampu meledak seperti molotov. Meletup tak terkira, mengganda, terkembang dan berurai. Ini arahku, sebuah kerinduan yang mengendap begitu lama hingga tak menyisakan sebuah ruang baru untuk dijejaki. Tuan Elang Malam, katakan pada mereka di Rumah Tuhan, aku menanti untuk sebuah pelukan dan hangatnya air mata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Waktu sudah cukup jauh melambung. Ketika selesai berdoa tadi, kami berceloteh ringan hingga tanggal 2 bergeser 3 Desember. Dan, memutuskan untuk menyambung segalanya esok. Aku masih ingin bercakap pada malam. Tepatnya, Tuan Elang Malam. Namun, ia enggan dan hanya melebarkan senyum. Ia tau, bahwa ruangku sudah terisi penuh-penuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-3553955887276407289?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/3553955887276407289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/tuan-elang-malam.html#comment-form' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3553955887276407289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3553955887276407289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/12/tuan-elang-malam.html' title='Tuan Elang Malam'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPvBlQ81FzI/AAAAAAAAAKg/aWmOQtWncmg/s72-c/ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-6692775789640629531</id><published>2010-11-29T10:49:00.007+07:00</published><updated>2010-11-29T17:32:46.774+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>I'm Only Me</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPOBPcOqbeI/AAAAAAAAAKY/ilC9syE5Eqw/s1600/yeah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPOBPcOqbeI/AAAAAAAAAKY/ilC9syE5Eqw/s320/yeah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544917668498927074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagian yang tersulit dalam hidup adalah mencoba mengerti orang lain. Menerima kondisi apa adanya. Beberapa waktu yang lalu, saya seperti disadarkan bahwa saya tak perlu terlalu mengerti orang lain untuk menyenangkan hatinya padahal sebenarnya saya tengah berbohong pada keadaan karena saya pun juga, tidak ingin terlalu dimengerti oleh orang lain. Toh setiap manusia juga punya jalan masing-masing untuk hanya sekedar memahami dirinya. Sayalah manusia itu. Manusia yang bebas menentukan seperti apa saya berjalan esok atau bagaimana tersimpan segala kepedihan jika kepala bereaksi lebih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sulitnya. Terkadang Orang-orang di sekeliling ingin tahu semua urusan orang yang dianggapnya dekat tanpa mau peduli apakah ia memerlukan perhatian lebih untuk saat itu. Bagi saya, jika ingin mengerti keadaan seseorang maka tak ada yang lebih baik dan pantas selain menghargai apa yang ingin ia lakukan dan apa yang ia pilih untuk putuskan pada keadaan yang menggelayutinya. Jika ia telah siap, pasti semua keadaan akan berbalik. Menceritakan keadaan transisi maupun bahagia adalah bagian dari sebuah kepercayaan. Bisa jadi, ia ingin bahagia atau memendam luka sendiri. Terkesan terlalu introvert ya? Menurut saya tidak juga. Yang mengetahui baik buruk keadaan diri ya tak lain adalah diri sendiri. Belum tentu ketika berbagi ia merasakan ketenangan. Ini juga bagian tersulit. Cenderung orang-orang yang merasa dekat mengaggap hal tersebut adalah bagian dari penisbatan dirinya dan fungsinya sebagai teman. Hey..sekali lagi, tak semua keadaan personal harus diatasi bersama. Jika tak bertanya lebih jauh dan memberinya ruang sejenak, bagi saya adalah hal yang bijaksana. Inilah yang saya sebut menghargai sebagai bentuk atau konsep menerima sekaligus mengerti keadaan seseorang. Saya yakin sekali, ketika semuanya siap dibagi maka kepercayaan itu akan tumbuh dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPMpW2DIXSI/AAAAAAAAAKQ/vSFxXkXfhyc/s1600/oh%2Bmy%2Bgod%252Chow%2Bi%2Bwish%2Bi%2Bcould%2Bbelieve%2Bthis%2Bis%2Btrue.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPMpW2DIXSI/AAAAAAAAAKQ/vSFxXkXfhyc/s320/oh%2Bmy%2Bgod%252Chow%2Bi%2Bwish%2Bi%2Bcould%2Bbelieve%2Bthis%2Bis%2Btrue.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5544821038665719074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman berujar, kita tak dapat mengerti orang lain hingga hal terkecil. Atau terkadang kita tak perlu mengerti keadaan seseorang. &lt;a href="http://catatanpengganti.wordpress.com/2010/07/11/to-kill-a-mockingbird/#comments"&gt;Yang kita perlukan adalah menghargainya, apa yang dipikirkannya, sikapnya dan bahkan apa yang diyakininya&lt;/a&gt;. Saya juga setuju. Tak ada yang mengerti keadaan diri selain diri. Tak ada yang lebih tau apa yang terbaik selain diri sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan manusia yang terikat pada hal-hal yang membelenggu tiap jengkal langkah maupun pikiran. Saya manusia &lt;span style="font-style:italic;"&gt;independent&lt;/span&gt; yang tidak pernah suka mengadopsi cara orang lain bertindak untuk membuktikan laku hidup. Peran yang saya mainkan bernama Ummul Khairi. Itu saya. Bukan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-6692775789640629531?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/6692775789640629531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/im-only-me.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6692775789640629531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6692775789640629531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/im-only-me.html' title='I&apos;m Only Me'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TPOBPcOqbeI/AAAAAAAAAKY/ilC9syE5Eqw/s72-c/yeah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-9104462161717070638</id><published>2010-11-26T23:19:00.003+07:00</published><updated>2010-11-26T23:26:57.302+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Healing</title><content type='html'>&lt;object width="560" height="340"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Tug63dI4MEY?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Tug63dI4MEY?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Healing is a simple act of kindness brings such meaning. Based on this song, you heal and you will be healed. When you give, you will receive. It’s Nature’s order.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;VERSE 1:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s so hard to explain&lt;br /&gt;قد يصعب عليّ أن أعبر&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What I’m feeling&lt;br /&gt;عمّا يختلج في قلبي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But I guess it’s ok&lt;br /&gt;لكن اعتقادي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cause I’ll keep believing&lt;br /&gt;ينبع من إيماني&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There’s something deep inside&lt;br /&gt;هناك شيء في الأعماق&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Something that’s calling&lt;br /&gt;ينادي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s calling you and I&lt;br /&gt;يناديني ويناديك&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s taking us up high&lt;br /&gt;يرتقي بنا إلى الأعلى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CHORUS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Healing, a simple act of kindness brings such meaning&lt;br /&gt;الشفاء … قد يتجسّد في عمل بسيط لطيف&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A smile can change a life let’s start believing&lt;br /&gt;بسمة قد تغير حياة الإنسان&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And feeling, let’s start healing&lt;br /&gt;فلنبدأ بعمل يكون فيه شفاء&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VERSE 2:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heal and you will be healed&lt;br /&gt;شفاء بشفاء .. ومع كل شفاء شفاء&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Break every border&lt;br /&gt;اكسر القيود والحدود&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Give and you will receive&lt;br /&gt;اعط تُعطى .. فالعطاء يوجب عطاء&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s Nature’s order&lt;br /&gt;نظام كوني رباني&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is a hidden force&lt;br /&gt;هناك قوى خفية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulling us closer&lt;br /&gt;تجذب بعضنا لبعض&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s pulling you and I&lt;br /&gt;تجذبني أنا وأنت&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It’s pulling us up high&lt;br /&gt;تجذبنا للأعلى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CHORUS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Healing, a simple act of kindness brings such meaning&lt;br /&gt;الشفاء … قد يتجسّد في عمل بسيط لطيف&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A Smile can change a life let’s start believing&lt;br /&gt;بسمة قد تغير حياة الإنسان&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And feeling, let’s start healing&lt;br /&gt;فلنبدأ بعمل يكون فيه شفاء&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MIDDLE 8:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hearts in the hand of another heart and in God’s hand are all hearts&lt;br /&gt;قلب بين يدي قلب و بيد الله كل قلب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An eye takes care of another eye and from God’s eye nothing hides&lt;br /&gt;عين ترعى عينا .. وعين الله ترعى، و لا شيء عنه يخفى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seek only to give and you’ll receive&lt;br /&gt;إسع نحوالعطاء… و ستلقى و تعطى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, heal and you will be healed&lt;br /&gt;إشف.. و سوف تشفى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OUTRO (x2):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قلب بين يدي قلب و بيد الله كل قلب&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عين ترعى عينا، وعين الله ترعى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كلمة طيبة صدقة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تبسمك لأخيك صدقه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كل معروف صدقة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللهم اشف شفاءً لا يغادر سقماً&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-9104462161717070638?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/9104462161717070638/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/healing.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/9104462161717070638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/9104462161717070638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/healing.html' title='Healing'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2185319790463187242</id><published>2010-11-22T23:55:00.004+07:00</published><updated>2010-11-23T00:49:06.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><title type='text'>Mencinta Malam</title><content type='html'>Semua ringsut cerita berawal pada malam. Penat lalu pun hanya meretas pada malam. Hingga sekian purnama berlalu, jika teman tak datang maka malampun nelangsa. Wajah-wajah tua yang menetap sesaat di bilik kecil selalu menamainya dengan lelap. Tak perlulah kalian disini jika mengenalnya sebagai pelarian siang. Mereka tak tau saja, sudah berapa milenia kujejaki malam dengan tidak membawa siang. Orang-orang maniak dan candu seperti kalian tau apa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mari berlabuh sebentar di negerinya. Duduklah diam-diam. Resapi saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia tanpa batas waktu yang sering kau sebut diam, ya itu kami. Semua angkara dan kemunafikan yang menjerat nadi cucu adam dihapus tanpa bekas jika kau tak angkuh pada Tuhan. Kami bekerja tak kenal jeda. Biarlah tusukan dingin menikam asal kau terjaga di sepertiganya. Pintalah apapun. Faqirkan hati agar belenggu mati. Negeri kami tak pernah redup meski kau melihat gulita diluar sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sudah tenangkah?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya, kurasa begitu. Kadang malam hadir hanya untuk melelapkan sebagian tubuh untuk kembali memanjakan siang. Namun tidak denganku. Aku melupakan siang karena adanya malam. Aku tak kebal dingin tapi kupaksa tubuhku agar bertemu malam. Aku rindu. Malam hanya mengerti waktu yang satu. Malam tak butuh spekulasi dengan segala beban. Dengannya kembali kudapat diri yang utuh. Luruh segala urat yang meregang. Maka jangan mengusik rasa rinduku padanya. Cukuplah rindu yang mengunci segala karena diluar segalanya tak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Terinspirasi dari &lt;a href="http://catatanpengganti.wordpress.com/"&gt;seorang teman&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2185319790463187242?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2185319790463187242/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/mencinta-malam.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2185319790463187242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2185319790463187242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/mencinta-malam.html' title='Mencinta Malam'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8824989280336676967</id><published>2010-11-18T01:50:00.003+07:00</published><updated>2010-11-18T02:23:27.217+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Tentang Sebuah Rindu</title><content type='html'>Malam tengah menggelayut. Hinggap pada pundi-pundi langit. Menerawang pada kelam kapas-kapas hitam. Tak ada pertukaran benderang jika masa belum tiba. Masa yang ingin gegas jauh. Kota mati telak. Dua pasang cahaya pada bilik sunyi masih merayap hitam. Bukan ia tak ingin bungkam sesaat. Tapi rasa berlomba masa. Terlalu banyak kelam yang harus direnggut dalam-dalam, namun tak sepicingpun cahaya berpendar mengorbit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang sebuah kerontang Padang tak hinggap ilalang. Terik menerkam. Berpuluh ruh mengabai dunia. Mencari Baginda di dalam dasar hati. Pada altar langit ia menengadah. Membekap lara hati. Rasa butuh pelabuh yang tak diam di Padang. Ia ingin menyampaikan sesuatu dari jauh, dari bilik kecilnya. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untuk dua manusia kucinta sepenuh jiwa. Tengah mencari Baginda pada Arafah mulia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8824989280336676967?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8824989280336676967/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/tentang-sebuah-rindu.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8824989280336676967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8824989280336676967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/tentang-sebuah-rindu.html' title='Tentang Sebuah Rindu'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-469643918467737266</id><published>2010-11-15T11:30:00.005+07:00</published><updated>2010-11-15T15:13:19.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Dapat Award (Lagi)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TODOU3jrKoI/AAAAAAAAAJ4/Wvwe5DtATl0/s1600/award%2Bcreative%2Bblogger.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 299px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TODOU3jrKoI/AAAAAAAAAJ4/Wvwe5DtATl0/s320/award%2Bcreative%2Bblogger.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5539654399571995266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;There it goes again. I'm defenetly have no idea how i can express my feeling and stop asking then, why &lt;a href="http://findingnova.blogspot.com/2010/11/tebar-award.html"&gt;Kak Nova&lt;/a&gt; gave me some of expectation by awarding me as a creative blogger and i think she kept her self some whishes for the blogger is always keep blogging till the end. Well, see.. sharing is something. I must to do that also. I've plan for the next year on the ending February, InsyAllah. Wish Allah keep this age till that day. What else? Thank you very much for you, then keep blogging.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-469643918467737266?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/469643918467737266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/dapat-award-lagi.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/469643918467737266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/469643918467737266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/dapat-award-lagi.html' title='Dapat Award (Lagi)'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TODOU3jrKoI/AAAAAAAAAJ4/Wvwe5DtATl0/s72-c/award%2Bcreative%2Bblogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-6902862583985193855</id><published>2010-11-10T08:59:00.002+07:00</published><updated>2010-11-10T09:03:52.326+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Lima Pendar Lalu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TNn9SzIORwI/AAAAAAAAAJw/w6MoOdA7Avs/s1600/pendar4.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 131px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TNn9SzIORwI/AAAAAAAAAJw/w6MoOdA7Avs/s320/pendar4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537735716232906498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kau bahkan tak pernah tau&lt;br /&gt;Jeda waktu yang kuhabiskan bersama malam-malam lalu&lt;br /&gt;Jumawa bertubuh satu&lt;br /&gt;Berpikir satu&lt;br /&gt;Ya, satu nama saja&lt;br /&gt;Namamu&lt;br /&gt;Runtun semua pendar berlalu&lt;br /&gt;Tanpa singgah sedikit saja&lt;br /&gt;Waktu lalu gegas pergi&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Satu, dua&lt;/span&gt; waktu merayap sendiri&lt;br /&gt;Hanya disana, berlalu mesin-mesin tua usang&lt;br /&gt;Mereka tata satu-satu rapi&lt;br /&gt;Tapi tak ada lagi biru yang kucari&lt;br /&gt;Biru tua usang dan aku tau kau datang&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tiga, empat&lt;/span&gt; hingga kau kupaksa buyar&lt;br /&gt;Kepalaku tak berhenti untuk hanya melihat kapan kau datang lagi&lt;br /&gt;Pagi tadi tak kelu&lt;br /&gt;Juga tak mau meninggalkan senja sendiri&lt;br /&gt;Kau duduk temani bebatu berkawan sepi&lt;br /&gt;Pikirmu tengah melangit&lt;br /&gt;Menyatu rasa manis walau hanya siluet hari&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lima&lt;/span&gt;, kau tak kurasa hingga sekian senja&lt;br /&gt;Aku tak kemana&lt;br /&gt;Aku tetap disini&lt;br /&gt;Pada bebatu hingga senja mereda&lt;br /&gt;Hingga kau kulihat lagi&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Malam lalu, ketika kepalaku tak bekerja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-6902862583985193855?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/6902862583985193855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/lima-pendar-lalu.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6902862583985193855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/6902862583985193855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/lima-pendar-lalu.html' title='Lima Pendar Lalu'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TNn9SzIORwI/AAAAAAAAAJw/w6MoOdA7Avs/s72-c/pendar4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8561881033334819969</id><published>2010-11-09T11:55:00.004+07:00</published><updated>2010-11-10T08:57:28.442+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>My Dear, Brielle</title><content type='html'>I do love this song. Ever! I wonder why, mostly of my favorites western song is dominant guitar. Wish someday i able to play it and this song based on &lt;a href="http://hadinux.blogspot.com/"&gt;his reference&lt;/a&gt;. Thank you so much. November rain is perfectly suitable on this nice song *wink&lt;br /&gt;&lt;object width="560" height="340"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/_PkzsMak6P8?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/_PkzsMak6P8?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;There's a handwritten note pressed in the door of her screened in porch&lt;br /&gt;And I am sailing away recalling that day miles from shore&lt;br /&gt;She was still wearing white and robins egg blue, Her grandmother's dress&lt;br /&gt;When I left early this year, how I wound up here is anyone's guess&lt;br /&gt;When the new sites grow old and I start to feel cold I'll sail home again&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Chorus:]&lt;br /&gt;Goodbye Brielle&lt;br /&gt;Only whispers can tell&lt;br /&gt;Of the sweet dreams that we knew so well&lt;br /&gt;I'll see you around our dear ocean town&lt;br /&gt;The frozen days we set ablaze&lt;br /&gt;Sent me drifting away&lt;br /&gt;Like a butterfly, you floated by and now you're alone&lt;br /&gt;I wish I knew when I'll be back again&lt;br /&gt;So until then I wish you well&lt;br /&gt;My dear Brielle&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strolling over the sand, cobblestone paths that wind through the trees&lt;br /&gt;Breathing the sweet forest air makes a blue bird aware that he could be free&lt;br /&gt;When the new sites grow old and I start to feel cold I'll sail home again&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Chorus]&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8561881033334819969?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8561881033334819969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/sky-sailing-brielle.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8561881033334819969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8561881033334819969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/sky-sailing-brielle.html' title='My Dear, Brielle'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8890153878717634609</id><published>2010-11-02T10:04:00.002+07:00</published><updated>2010-11-02T10:09:13.492+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>...adalah November</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TM-AuR16MnI/AAAAAAAAAJo/ghfjEO-Flqc/s1600/hujan.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 170px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TM-AuR16MnI/AAAAAAAAAJo/ghfjEO-Flqc/s320/hujan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5534783999613481586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pembuka November bernama hujan. Kanal-kanal selokan dibanjiri bongkahan air dari langit. Dua tiga manusia berpayung angin. Sesekali gerbang sebelah rumah berdecit. Berderet-deret balok bermesin dikeluarkan demi melindungi anak-anak seragam merah putih. Lalu satu persatu mesin-mesin melaju cepat. Ah, mereka berburu waktu yang bergegas pergi. Miniatur dunia seakan melambat. Karena segala kemunafikan telah ditampik dinginnya yang menggigit. Jika malam beranjak tidur, ada saja makian mengawali hari. Beberapa anak manusia meracau mengutuknya. Mereka terpaksa membenamkan tubuh dalam selimut tebal atau hanya sekedar menyayangkan tapak melangkah keluar tempurung masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sudut sana, banyak katak riang. Daun menasbihkan cinta. Ilalang menuai rindu angin. Mawar bercumbu embun. Ikan keciprak gesit. Mereka telah mendefinisi hujan. Mereka tunduk.Tak angkuh pada Baginda Raja Segala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada satu jendela usang. Bertisikan jeruji padat. Berpendar dalam balutan siluet. Ia mencinta pagi dan hujan, tapi tak kebal dingin. Jika saja keheningan ini tak berhenti. Tak ada lagi segala kemunafikan. Segala dosa telah di endapkan Baginda Raja Segala dengan sempurna. Semua kepala gila dimatikan. Tautan dendam angkara murka beku serta merta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pagi masih berbinar mengerling manja. Ada kubah-kubah karisma menatap ke bawah. Ada tembok-tembok raksasa pelindung baja tak buta suasana. Putih. Sejauh ini hanya putih saja. Ada manusia dalam perut Baiturrahim. Tak banyak. Hanya segelintir saja. Ada Dhuha disana. Mereka tengah faqir pada Baginda Raja Segala penuh air mata, dan hujan kembali menghapus segala durja.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pagi hari.Rumah.Sendiri.Hujan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8890153878717634609?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8890153878717634609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/adalah-november.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8890153878717634609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8890153878717634609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/11/adalah-november.html' title='...adalah November'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TM-AuR16MnI/AAAAAAAAAJo/ghfjEO-Flqc/s72-c/hujan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5556853686074757800</id><published>2010-10-27T09:27:00.004+07:00</published><updated>2010-10-27T10:04:20.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Dapat Award</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TMeWelfZgJI/AAAAAAAAAJg/nJ1liNnGMXY/s1600/findingnova+award.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 218px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TMeWelfZgJI/AAAAAAAAAJg/nJ1liNnGMXY/s320/findingnova+award.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532556119451992210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ahai..Entah angin apa, pencitraan daerah mana, integral lipat berapa, yang membuat senpaiku &lt;a href="http://findingnova.blogspot.com/"&gt;Nova Miladiyarti&lt;/a&gt; rela memberikan Friendly Blogger awardnya untuk saya. Saya sempat berkunjung ke blognya &lt;a href="http://rizarahmi.blogdetik.com/"&gt;Riza&lt;/a&gt; dan kebetulan postingannya saat itu ia mendapat award dari &lt;a href="http://theothernandini.wordpress.com/nandinis-award-1/"&gt;Nandini&lt;/a&gt;. Kalau tidak salah, blognya Nandini lagi Anniversary yang keberapaan gitu. Saya pikir, dalam blogsphere ada juga ya yang seperti itu dan sah-sah saja. Toh, sekali setahun. Tapi, ternyata makna award bisa lebih luas. Award bisa berarti penghargaan telah menjadi saudara sedunia maya. Ah, saya senang menjadi blogger. Untuk Kak Nova, thank you banget ya. Memberi akan mendapat lebih, benar itu! Oh ya, saya bingung juga ini, award-awardan ria ini harus dilanjutkan ya?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5556853686074757800?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5556853686074757800/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/dapat-award.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5556853686074757800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5556853686074757800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/dapat-award.html' title='Dapat Award'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TMeWelfZgJI/AAAAAAAAAJg/nJ1liNnGMXY/s72-c/findingnova+award.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-5709808748626509609</id><published>2010-10-24T00:55:00.005+07:00</published><updated>2010-10-27T10:12:45.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><title type='text'>Anonim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TMMpj9UXhgI/AAAAAAAAAJI/gzgdyzhfjCE/s1600/images.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 167px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TMMpj9UXhgI/AAAAAAAAAJI/gzgdyzhfjCE/s320/images.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5531310465073251842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anonim! Menurut KBBI adalah: (Lat) tidak bertanda tangan; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;nama anonim&lt;/span&gt;, nama samaran; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;karangan anonim&lt;/span&gt;, karangan yang tidak dicantumkan nama pengarangnya; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;surat anonim&lt;/span&gt;, surat buta, surat kaleng. Jika saya disuruh meringkasnya dalam satu kata, maka anonim bernama privacy/keleluasaan pribadi. Saya melihat anonim, terkadang, bernama sebuah batasan yang tidak boleh dilanggar menurut formulasi-formulasi diri yang dibuat sedemikian rupa agar satu batang hidungpun tak boleh ketahuan. Atau, anonim dapat berupa pengaktualisasi diri dalam wujud maya agar pembaca hanya mengenal sosok abstrak melalui suguhan kata. Panjang sekali. Baiklah, cukup saya sebut privacy dan saya yakin ada banyak kepala yang mengiyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, sempat ada yang tidak setuju dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;being anonim&lt;/span&gt; pada status FB saya beberapa bulan silam. Sebagian ada yang  rela mengeluarkan pulsa hanya sekedar sms menanyakan kebenaran tersebut. Sebenarnya kebenaran menjaga privacy dengan menjadi seorang anonim tidaklah mutlak. Banyak cara untuk mengubah ke-anoniman seseorang. Saya sendiri, jika ingin anonim di blog, akan saya ringkas perkata seabstrak mungkin karena menyadari apa yang saya tulis menjadi perhatian semua orang termasuk seseorang yang saya tulis dalam kalimat perkalimat tersebut. Saya rasa, terkadang tiap orang butuh menjadi anonim.Butuh untuk tidak berspekulasi dengan keadaan yang menjadi-jadi. Butuh sebuah muara yang luas. Siapapun bisa menerka sedalam apa airnya namun tak mengetahui kemana riaknya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, saya ingin sedikit berkisah padamu, kawan. Terkadang saya menjadi anonim untuk semua orang dan terkadang untuk seorang saja. Percayakah kau kawan, bahwa diluar sana ada banyak orang yang mengagumimu lewat mana saja hingga bahkan melihat sandalnya saja ia seperti tak lagi berada di dunia. Percayalah! Jika kau masih tak percaya, saya akan memposisikannya pada diri saya sendiri. Saya sudah lama mengagumi tulisan seseorang tapi tak pernah tau siapa penulisnya. Awalnya, saya tidak peduli siapa dirinya, namun kelamaan menurut pengamatan saya, dia adalah orang yang begitu dekat dengan saya. Setidaknya dia berada di lingkungan keseharian. Selang waktu berjalan, rasa penasaran itu tak memudar. Hingga suatu hari, seorang teman berujar dan membujuk saya agar berhenti mencari tau siapa dirinya. Jangankan disuruh hitung banyaknya bintang dilangit, garam dilautan pun saya sambangi demi meretas rasa penasaran.*halah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya semakin tertantang, kawan! Beberapa teman yang memiliki alibi,saya datangi TKPnya.*bah!&lt;br /&gt;Setelah bincang santai singkat dengan mengorek sedikit fakta tentang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;siapa dirinya&lt;/span&gt; dan....&lt;span style="font-style:italic;"&gt;catch&lt;/span&gt;! I know who really &lt;span style="font-style:italic;"&gt;siapa dirinya&lt;/span&gt;.*banzaiii&lt;br /&gt;Setelahnya? Saya merenung sendiri. Sungguh. Saya pikir jika dia ingin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;open&lt;/span&gt;  tentang siapa dirinya, maka hal itu sudah pasti ia lakukan dari dulu, awal sekali ketika ia muncul. Tapi kenapa pula ia harus mengaburkan jejaknya? Must be have some reason! Saya coba mereka ulang beberapa pembicaraan singkat dengan beberapa alibi. Mereka tau siapa dirinya tapi turut serta meng-anonim-kannya. Mereka hanya ingin menjaga tiap privacy yang ia coba bangun dari awal. Mungkin saja, ia menulis hanya sebagai katarsis. Ia tak ingin ada seorangpun mengenal siapa dirinya. Ia menulis dengan apa yang ia jalani, sederhana, tanpa kerumitan dan padat. Dan, benar saja. Saya, mengenal siapa dirinya hampir 3 tahun silam. Setelahnya apa? Saya tetap menjadi orang normal ketika berbicara dengannya. Cara saya tidak mengganggu privacynya adalah menyimpan fakta dan tidak mengumbar who really &lt;span style="font-style:italic;"&gt;siapa dirinya&lt;/span&gt;. Dan, hingga saat ini saya masih mengagumi tulisannya yang sederhana. Karena dari awal memang begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga berpikir, anonimnya seseorang tergantung niat masing-masing. Semisal blog. Dalam blogpun, ada hal-hal yang dianggap terlalu privacy untuk ditulis. Cinta mungkin. Jika pun ingin menulisnya, rangkaian anonim kata bisa mewakili perasaan tersebut. Itu sebuah tulisan, nah kalau keseharian bagaimana? Mudah saja. Terkadang, kita butuh waktu sendiri bukan? Saya rasa sesuai jika mewakilkannya dengan istilah "anonim".&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-5709808748626509609?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/5709808748626509609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/anonim.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5709808748626509609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/5709808748626509609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/anonim.html' title='Anonim'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TMMpj9UXhgI/AAAAAAAAAJI/gzgdyzhfjCE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7043397250801762889</id><published>2010-10-17T23:09:00.003+07:00</published><updated>2010-10-17T23:30:38.301+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><title type='text'>Taiwan Higher Education Expo,Banda Aceh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TLsknKk-i0I/AAAAAAAAAJA/fp-5lj1jSmg/s1600/taiwan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 318px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TLsknKk-i0I/AAAAAAAAAJA/fp-5lj1jSmg/s320/taiwan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5529053222800362306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;September hingga Oktober merupakan bulan-bulan tersibuk versi mahasiswa semester 7. Ditambah dengan kegiatan diluar porsi akademik cukup menyita perhatian. Saya dan teman-teman disibukkan dengan berbagai kegiatan Himpunan, mulai dari seminar motivasi, kedatangan native asing dan saya pribadi sangat memfokuskan diri pada club english yang saya ketuai. Memasuki awal Oktober, beberapa kali telpon selular saya berdering hanya untuk memastikan keluangan waktu membantu expo pendidikan terbesar di Aceh, Taiwan Higher Education Expo.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dirunut pengalaman kebelakang, hadir dan ikut membantu pada acara internasional membutuhkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;effort&lt;/span&gt; yang tinggi sesuai dengan label internasionalnya.  Taiwan Higher Education merupakan pengalaman saya ke-tiga ikut berpartisipasi dalam acara bertaraf internasional setelah ICMSA (International Conference Mathematics, Statistics,and Applications) dan ICONES (International Conference on Natural and Environmental Science). Ada banyak sekali pengalaman ketika ikut dan berkecimpung langsung dalam acara internasioanal. Kita bisa bertemu dengan beragam orang di seluruh dunia, bisa mengetahui karakter serta budaya mereka, bahkan bisa saja mendapatkan relasi dari acara tersebut. Semuanya terasa menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembilan Oktober lalu, hasil kerjasama Universitas Syiah Kuala, Komisi Beasiswa Aceh, Pemda Aceh dan beberapa lembaga tinggi pendidikan Taiwan menghimpun sebuah acara dan mengkompilasikan dalam sebuah expo pendidikan bertaraf Internasioanal. Dihadiri oleh pejabat penting pendidikan Taiwan dan lebih dari 30 universitas ternama ikut membanjiri stand-stand yang telah didekorasi indah berskat satu sama lain.Walau embel di belakang acaranya sebuah expo, namun acara ini juga menyuguhkan seminar yang terbuka bagi siapa saja. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Free&lt;/span&gt;. Dalam tiap stand juga terdapat banyak sekali informasi tentang universitas masing-masing, juga penawaran beasiswa dari universitas-universitas di Taiwan maupun beasiswa dari pemerintahannya. Acara yang dibuka oleh Rektor Unsyiah, Prof.Darni Daud dan Bapak Husni Bahri Top, berlokasi di pusat akademik Unsyiah, AAC Dayan Dawood. Tak tanggung-tanggung, siapapun bisa bertandang dari pagi hingga sore hari. Walau durasi acara hanya sehari saja, namun masyarakat Aceh terlihat sangat antusias. Hal ini dibuktikan dari jumlah masyarakat yang terus meningkat hingga menjelang penutupan expo.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mereka juga sangat bersemangat membawa pulang souvenir dari masing-masing stand. Saya sempat memergoki remaja tanggung berpakaian SMA tentang semangatnya, "Dapat pulpen, Kak!", katanya sembari memperlihatkan souvenir dari Chinese Culture University yang berlokasi tepat didepan Chiao Tung University.Saya rasa tiap stand sudah lebih dulu menerka yang membuat pengunjung tertarik bertandang ke standnya dengan membawa sebanyak mungkin souvenir.Sebuah teknik marketing yang sangat baik, bukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;National Chiao Tung University&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang awam, saya hanya mengenal Taiwan sebatas E-mate, National Tsing Hua University dan beberapa alumni Taiwan yang juga senior saya di kampus. Tiap tahun, kami kedatangan mahasiswa dari Universitas Tsing Hua. Mereka mengajak kami ikut menyukseskan acara mereka yang diberi nama E-mate-sebuah lembaga independen hasil kerjasama dengan Bamboo Community yang bergerak di bidang Voluteerism. Tahun lalu saya juga ikut berpartisipasi menyukseskan acara tersebut. Kami mengajarkan penggunaan sistem operasi berbasis open source kepada siswa-siswi SMA dan guru, di Banda Aceh dan Takengon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya ditugaskan membantu stand National Chiao Tung University, saya merasa harus mencari referensi lebih banyak tentang universitas tersebut. Pada hari-H expo, saya berkenalan dengan Janet, seorang yang bekerja pada divisi International Admissions Office of International Affairs. Ia ramah dan mudah akrab. Saya banyak dibekali informasi tentang Chiao Tung University yang ternyata berdampingan dengan Tsing Hua University di Hsincu, Taipei. Chiao Tung termasuk kedalam top 4 Universitas terbaik di Taiwan. Jika saya boleh mengatakan, Chiao Tung layaknya ITB-nya Indonesia. Dan benar saja, Universitas ini lebih expert di bidang Science dan Teknologi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa tak berlebihan jika dikatakan Taiwan's Top Research University. Beberapa program yang ditawarkan seperti, Electrical and Computer Engineering, Computer Science, Engineering, Science, Biological Science and Technology, Photonics, Management, Humanities and Social Science dan Hakka Studies. Bila dirunut ranking, Chiao Tung masuk kedalam 45th in Engineering and 38th in Computer Science by Shianghai Jiotong University's Academic Ranking of World Universities, 20th in Computer Science by ESI for publications dan 7 depts/institutes accredited by institute of Engineering Education Taiwan (IEET). Seperti layaknya program magister, nilai TOEFL requirement 500 dan IPK 3.0 dengan skala 4. Beasiswa terdiri dari universitas dan beasiswa dari pemerintahan Taiwan. Saya terperangah ketika Janet mengatakan bahwa developer serta founder ACER dan ASUS adalah alumni dari Chiao Tung University. Tiap tahun pengembang dan penemu piranti lunak ini memberikan beasiswa khusus bagi mahasiswa yang berprestasi. Janet juga menjelaskan living cost semasa di Taiwan. Tepatnya di Taipei. Memang agak sedikit mahal karena Taipei merupakan pusat kota. Semuanya dapat dilihat di website resmi &lt;a href="http://www.ia.nctu.edu.tw/"&gt;Chiao Tung University&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang Janet kemukakan dan hal ini membuka &lt;span style="font-style:italic;"&gt;network&lt;/span&gt; baru untuk saya. Hingga saat ini saya masih berkomunikasi dengannya dan semoga suatu saat saya bisa bertandang ke Chiao Tung, melajutkan studi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;English&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak akan pernah bisa ikut berpartisipasi dalam acara internasional jika saya tidak mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Inti keseluruhan acara adalah bagaimana kita menyampaikan informasi umum dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Saya pribadi sangat senang ketika diajak berpartisipasi dalam sebuah acara karena &lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft skill&lt;/span&gt; yang dimiliki. Jika kita mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, tak hanya pengunjung yang mendapatkan suguhan informasi tapi kita juga larut dalam pertemanan dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;network&lt;/span&gt; yang luas. Batasan kepala yang dulunya hanya mengenal teman-teman satu domestik kini bertambah dengan teman-teman dari negara lain yang secara bahasa, budaya, dan pemikiran juga beda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam acara apapun yang bertaraf internasional, Bahasa Inggris mutlak diperlukan. Dan, saya yakin ada banyak mahasiswa yang pintar dalam bahasa inggris namun kurangnya keberanian dan kesempatan untuk berkontribusi, mereka berada dibalik layar. Sederhananya, bahasa adalah sebuah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tool&lt;/span&gt; untuk berkomunikasi. Jika si pembicara dan pendengar sama-sama mengerti, maka akan terjadi kesinergian atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tau-sama-tau&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;ngerti-sama-ngerti&lt;/span&gt;. Nah, mulai dari sekarang, mulai dari hal yang kecil dan mulai saat ini, mari budayakan bekomunikasi Bahasa Inggris, anywhere, anytime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: PR dari pejabat tinggi KBA(Komisi Beasiswa Aceh)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7043397250801762889?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7043397250801762889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/taiwan-higher-education-expobanda-aceh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7043397250801762889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7043397250801762889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/taiwan-higher-education-expobanda-aceh.html' title='Taiwan Higher Education Expo,Banda Aceh'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TLsknKk-i0I/AAAAAAAAAJA/fp-5lj1jSmg/s72-c/taiwan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-4621269227564950575</id><published>2010-10-16T08:28:00.000+07:00</published><updated>2010-10-16T08:57:50.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><title type='text'>Jiwa Yang Kembali</title><content type='html'>Ketika membaca sebuah note fb milik seorang teman tentang kematian, dia berkata bahwa kematian adalah hal yang paling indah. Tak berlebihan jika ingin disebut sebuah kebahagaian. Aneh. Tapi kemarin ada nuansa yang berbeda hingga saya setuju dengan statementnya. Pukul 13.30 waktu Banda Aceh kemarin, nenek (dari mama) pergi menghadap Rabb. Waktu itu saya masih di kampus, mengerjakan beberapa agenda yang tertunda. Mama menghubungi saya agar segera pulang. Saat itu saya sudah curiga bahwa terjadi sesuatu, dan benar saja, nenek sudah tak bernapas lagi. Sudah lama nenek sakit dan sakitnya tak bisa ditakar dan dinamai karena segala komplikasi bersarang ditubuh ringkihnya. Sudah hampir setahun lalu nenek sakit-sakitan dan sempat dibawa ke Penang juga, tapi mungkin karena usia pula yang menentukan seseorang bisa diklaim sehat atau tidak. Usia nenek 83 tahun. Sudah sangat tua bila dikatakan kuat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila dibandingkan dengan nenek (dari ayah), saya lebih dekat dengan nenek (dari mama). Dari kecil, saya sudah tinggal dirumah nenek. Baru usia sekitar 10 atau 11 tahun saya tinggal dirumah bersama orang tua. Nenek tipikal orang yang cenderung diam tapi jika ia murka ia tak segan berkicau cukup panjang. Masakannya enak dan say suka. Sepeninggal kakek, rumah nenek dihancurkan karena tipe rumah tempo dulu yang mengundang rayap, pun kekokohannya tak menjadi jaminan keselamatan nenek untuk tinggal sendiri. Akhirnya nenek tinggal berpindah-pindah. Kadang Seminggu dirumah saya, seminggu kedepan dirumah anak-anaknya yang lain. Kawasan rumah kami tergolong cukup mudah jika dilalaui dari jarak dekat. Satu kawasan yang menghimpun seluruh keluarga besar saya berada dalam sebuah komplek khusus, gang rahmat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saya butuh bantuan atau sekedar minta lauk siang, kadang saya kerumah saudara sepupu. Kami dekat jarak dan hubungan kekeluargaan. Bermula dari penghancuran rumahnyalah nenek sering melamun dan masih menganggap bahwa rumahnya masih ada. Padahal rumah itu tinggal puing dan menyisakan sepetak tanah kosong yang cukup luas dan kerap dijadikan arena bermain anak-anak sepulang sekolah karena saking luasnya. Nenek mulai sakit dan tiap sakitnya selalu berubah-ubah tak menentu. Pada awalnya sakitnya tak parah. Hanya Sakit tipe orang yang sudah tua. Keadaan yang lemah, sukar makan, hingga ia sakit peradangan usus yang menyebabkan kondisinya bertambah lemah. Namun saat itu ia masih bisa bercanda dan tertawa. Seiiring berjalan waktu, kondisinya makin memprihatinkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lebih banyak meracau sesuatu yang tak jelas. Ia masih membicarakan rumahnya. Ia juga sering menyebut-nyebut anak keduanya yang telah lebih dulu meninggalkannya. Ia juga membicarakan kakek. Jika ia tidur dirumahku, maka bisa dipastikan nenek tidur bersamaku. Waktu tengah malam ia kembali mengigau.Igauannya sungguh menyayat hati dan terkadang ia menangis. Selebihnya ia tidur sepanjang hari. Karena pada pagi harinya rumahku kosong, kami sangat takut nenek sendiri dirumah. Kami menitipkan nenek dirumah saudaraku yang lain.Nenek harus selalu dijaga karena terkadang ia dan khayalannya tak mampu membuat ia bertahan dari satu rumah. Pernah suatu tengah malam, nenek keluar rumah dan ia berjalan disepanjang jalanan. Baru menjelang subuh nenek ditemukan. Pernah pula kami pikir nenek keluar rumah dan kami mencarinya di seluruh komplek perumahan tapi nihil. Baru beberapa jam kemudian kami menemukan nenek didalam lemari pakaian dan lemari es disamping lemari pakaiannya sudah jatuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa yang ia lakukan dan kekuatan dari mana ia bisa menjatuhkan lemari es. Kami tak habis pikir. Hidupnya terus berlanjut dengan khayalan-khayalan yang ia buat sendiri. Kami pernah melihat ia seolah-olah berbicara pada seseorang tapi ketika pintu kamar dibuka tak ada seorangpun didalam kamar.Waktu melewati menit hingga menjelang setahun ia kembali dirawat cukup intensif dirumah keluarga besarku yang lain. Kali ini ia terbaring tak berdaya. Tulang Kakinya patah dan kepalanya mengalami geger otak karena terjatuh dari tempat tidur. Ia tak bisa berjalan lagi. Hidupnya hanya di tempat tidur. Ia hanya bisa makan, minum, tidur dan begitu seterusnya.Ia juga sudah mulai tak bisa berbicara dengan jelas. Kami sangat kesulitan mengartikan tiap gerakan bibirnya. Kondisi kesehatan nenek turun drastis dan ia segera dlarikan kerumah sakit. Dan, Rabb telah menitahkan izrail untuk mengambil kembali ruh yang Ia titipkan ke tubuh nenek.Nenek kembali padaNya sehabis shalat Jumat 15 oktober pukul 13.30 di rumah sakit Harapan Bunda, Banda Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya lihat kondisi nenek jauh lebih baik dari semasa ia hidup sakit-sakitan dulu.Wajahnya putih bercahaya dan ia lebih tinggi beberapa centi.Saya ikut memberi hak pada nenek, memandikan, mengafankan, menyalatkan dan menguburkan. Ini yang kedua kali saya lakukan dalam hidup. saya sengaja melakukan ini agar saya tau bagaimana ketika dipanggil Tuhan.Dan pada masanya saya pasti akan seperti itu. Saya menyadari satu hal, kebahagiaan itu bukan kita menajadi manusia jika dikelilingi oleh keluarga, bukan pada harta benda tapi orientasi kebahagiaan tertinggi itu hanya ketika kita bertemu Rabb. Bertemu pencipta. Dan rasa sakit yang dulu di dunia akan pupus bersama kebahagiaan ketika melihat wajahNya.Dan, rencana yang paling baik itu telah tertulis di Lauh Mahfuz. Kepergian nenek telah diatur Rabb menjelang seminggu keberangkatan orang tuaku ke tanah suci.Aku bahkan tak dapat membayangkan jika Rabb mengambilnya setelah orang tuaku berangkat.Pasti mama akan sangat sedih karena ia tak bisa mengecup kening nenek untuk terakhir kali, dan lihat sendiri, betapa Rabb Maha Pemurah.Di sela-sela semua miniatur hidup dalam keluarga besarku, aku juga memiliki beban di kepala yang berton-ton beratnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala yang membenamkan seluruh perhatianku pada banyak hal.Kepala yang mengendapkan segalanya dan minta ingin dikeluarkan dengan segera. Kepala yang berisi dunia, dunia dan dunia. Aku coba perlahan mengeluarkan isinya satu persatu. Tapi, kemarin saya digerakkan hati dan kepala ini agar menyerahkan segala urusan dunia pada Tuhan karena Ia tau jalan terbaik mesti kita mengaggap paling buruk. Tuhan Maha Adil dan Tuhan akan memberi hadiah pada saat yang paling tepat dalam hidup.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-4621269227564950575?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/4621269227564950575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/jiwa-yang-kembali.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4621269227564950575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4621269227564950575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/jiwa-yang-kembali.html' title='Jiwa Yang Kembali'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-1588992135585241855</id><published>2010-10-01T14:53:00.000+07:00</published><updated>2010-10-01T15:52:19.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Sederhana Itu Bernama Bahagia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TKWhKAaKlAI/AAAAAAAAAI4/8W8wmcikxUc/s1600/senja.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TKWhKAaKlAI/AAAAAAAAAI4/8W8wmcikxUc/s320/senja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522997711320290306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu senja. Sore hari. Suatu tempat yang pernah kumaknai palsu, dengan penuh rahasia dan semena-mena membuat aku ingin sejauh mungkin dari kota ini. Tapi nyatanya, tak pernah ada yang bisa mengkalkulasikan waktu dan rima hidup. Setidaknya saat itu, kota ini mampu kunamai sebuah kebahagiaan. Jangan kata aku mendamba kebahagiaan melalui tawa lepas, beragam intan pualam, dan semua yang orang lain rasa tapi aku tak rasa. Jangan paksa untuk cinta jika tak cinta. Dan, hal sederhana, akan jelma bahagia jika aku bisa jujur dengan rasa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jingga, berpendar-pendar. Dan, elang melayang angkasa. Tempat yang tinggi, agar orang diatas bisa melihat kebawah, orang dibawah bisa merasakan dunia atas. Tak kurasakan lagi gemericik air dibawah karna aku berada di tempat paling tinggi di kotaku. Tau kah kau? Aku terbang. Merasakan sepoi angin menelusuk menembus pori-poriku. Walau tak ada rambat ilalang, tak mengapa, karena rasa telah mampu kunamai bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, sederhana bukan? Bahagia tak berteman dengan keangkuhan, tak pula karib dengan kebohongan. Kau melempar cakram, kau berteriak, kau berada di keramaian, kau sendiri, kau menangis, kau mencinta, kau beda dan kau bahagia dengan semua itu, sudah, cukup kau saja.Kau tak kalah dengan dunia menjemukan. Apa yang terlintas sesaat dan melihat seperti tak akan menemukan detik-detik itu lagi, itu bahagia. Sunyi meresapi, merenggang kelelahan, cinta, menggenggam kebanggaan, itu juga bahagia. Orang melihatmu bahagia maka kau bahagia, sudah, cukup itu saja. Sederhana bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kawan, bahagia kusebut dengan, terbang. Tak akan kusudahi rasa cinta ku yang besar pada kesederhanaan makna itu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-1588992135585241855?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/1588992135585241855/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/sederhana-itu-bernama-bahagia.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1588992135585241855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/1588992135585241855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/10/sederhana-itu-bernama-bahagia.html' title='Sederhana Itu Bernama Bahagia'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TKWhKAaKlAI/AAAAAAAAAI4/8W8wmcikxUc/s72-c/senja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-3544807214765923493</id><published>2010-09-23T13:35:00.000+07:00</published><updated>2010-09-22T14:27:31.837+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Wake Me Up,When September End</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;When the visions around you&lt;br /&gt;Bring tears to your eyes&lt;br /&gt;And all that surround you&lt;br /&gt;Are secrets and lies&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sama sekali tak menyanggah jika sekelebat perasaan yang timbul tenggelam menjelma dalam bait-bait seperti itu.Dalam lingkup yang tak cukup dalam, terkadang ada makna abstrak.Tak akan pernah disadari jika benar-benar tak menyatu di dalamnya.Riak-riak antara kebenaran terkadang ditutupi dengan sebuah rahasia dan kebohongan.Aku mengalaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..klasik sekali!lihat lebih dalam, menyatu dan masuklah kedalam pori-porinya.Jalani hidup dengannya dan, beginilah akhir sebenarnya makna sebuah drama.Lebih banyak rahasia, tanpa sopan masuk menelusuk, menyeringai dan meninggalkan.Ini untukmu, teman.Aku kalah dalam 3 tahun silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunkan aku kembali, ketika September berakhir dalam Tangan Tuhan...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-3544807214765923493?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/3544807214765923493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/09/wake-me-upwhen-september-end.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3544807214765923493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/3544807214765923493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/09/wake-me-upwhen-september-end.html' title='Wake Me Up,When September End'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-753013749562301948</id><published>2010-09-03T12:47:00.001+07:00</published><updated>2010-09-03T13:15:14.071+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Dan, Aku Berlari...</title><content type='html'>Dan, terkadang kepayahan harus juga berakhir dengan kata.Setidaknya hal ini harus ku tulis, agar aku tak lupa bahwa aku pernah didera kepayahan seperti ini.Sedikitpun pagi tadi tak menggetarkan hati.Mencoba tegar tapi hanya berakhir dusta.Ramadhan ini, adalah yang terberat.Ada yang harus kurelakan pergi di oktober ini dan kembali bersama, di Desember mendatang.Yah, mungkin Desember.Segala tanggung jawab kembali membebaniku.Tak tau apakah Rabb percaya aku mampu.Kepercayaan mereka harus kubuktikan di bulan-bulan mendatang.Petikan puisi yang tak asing ini, sama sepertiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kulari ke hutan kemudian teriakku&lt;br /&gt;Kulari ke pantai kemudian menyanyiku&lt;br /&gt;Sepi, sepi dan sendiri aku benci&lt;br /&gt;Aku mau bingar, aku mau di pasar&lt;br /&gt;Bosan aku dengan penat&lt;br /&gt;Dan enyah saja engkau pekat&lt;br /&gt;Seperti berjelaga jika kusendiri&lt;br /&gt;Pecahkan saja gelasnya biar ramai!&lt;br /&gt;Biar mengaduh sampai gaduh!&lt;br /&gt;Aih… ada malaikat menyulam&lt;br /&gt;Jaring laba-laba belang di tembok keraton putih&lt;br /&gt;Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera&lt;br /&gt;Atau aku harus lari ke pantai belok ke hutan…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, aku ingin lari kesini, berada di bawah rok besar nyonya Eiffel&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICPLCn1l9I/AAAAAAAAAIA/ktnrtHsUCd4/s1600/eiffel.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICPLCn1l9I/AAAAAAAAAIA/ktnrtHsUCd4/s320/eiffel.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512563363746781138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik ini&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICPgMn_1FI/AAAAAAAAAII/OMAnum3HFEk/s1600/roller+coaster.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICPgMn_1FI/AAAAAAAAAII/OMAnum3HFEk/s320/roller+coaster.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512563727209059410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesini juga&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICQl-4xMUI/AAAAAAAAAIQ/vqbPtcpZez8/s1600/garden.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICQl-4xMUI/AAAAAAAAAIQ/vqbPtcpZez8/s320/garden.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512564926112149826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berada disini, di alam..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICQzcdBYxI/AAAAAAAAAIY/I_qY6IDhtBY/s1600/kyoto.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICQzcdBYxI/AAAAAAAAAIY/I_qY6IDhtBY/s320/kyoto.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512565157387133714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dan, terakhir, aku ingin sendiri saja.Butuh waktu berdamai dengan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb:semua gambar dari &lt;a href="http://anadia.multiply.com/"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-753013749562301948?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/753013749562301948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/09/dan-aku-berlari.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/753013749562301948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/753013749562301948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/09/dan-aku-berlari.html' title='Dan, Aku Berlari...'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TICPLCn1l9I/AAAAAAAAAIA/ktnrtHsUCd4/s72-c/eiffel.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-227623589487380717</id><published>2010-08-26T17:17:00.000+07:00</published><updated>2010-08-26T17:54:09.524+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><title type='text'>Millionär</title><content type='html'>&lt;object width="480" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ohkhorIT1r8?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ohkhorIT1r8?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu di atas cukup aneh di telingaku yang baru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cinlok&lt;/span&gt; dengan Deutch.Setidaknya 10 hari kedepan akan terus berhubungan dengan bau-bau Deutch.Belajar dengan kondisi yang baru juga sedikitnya kebudayaannya menjadikan hal ini seperti potongan mozaik dalam hidup.Allah memang benar-benar mendekatkan pada hal-hal yang tidak di duga.Dan, hal ini juga menjadi salah satu target dalam hidup.Target tersebut berhasil kucoret dalam daftar mimpi yang aku lupa keberapa.Semoga hal kecil hari ini, bisa menjadi hal besar yang dapat aku wujudkan suatu saat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya mengenai lagu itu, bercerita tentang seorang pemalas yang ingin cepat kaya.Seorang yang biasa saja, bukan seorang doctor ataupun professor tapi ingin segalanya.Ingin merampok bank saja tapi ia masih berbaik hati.Terkadang ia ingin jadi seorang popstar.Ia berpikir bagaimana kalau menikahi janda kaya saja agar hidupnya hanya ongkang-ongkang kaki saja,hehe..maunyaa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul lagu ini Millionär, penyanyinya Die Prinzen.Lagu ini saya dapatkan di kelas sebagai bahan listening.Nantilah kapan-kapan aku ceritakan lagi padamu, waktuku sudah tenggat, sudah pukul 5.50 waktu Lab Abel setempat.Sudah waktunya aku pulang, sebentar lagi buka puasa dan air kelapa manis dingin sudah menari-nari di kepala.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-227623589487380717?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/227623589487380717/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/millionar.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/227623589487380717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/227623589487380717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/millionar.html' title='Millionär'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7551088514391081092</id><published>2010-08-25T14:53:00.000+07:00</published><updated>2010-08-25T15:21:45.020+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Still Kaput</title><content type='html'>Lots of job, lots of think to do and lots of lazyness.I think i should focusing on those important "spots" right now.I don't know how should begin.Before i tried, i've loose.Oh..Allah, give me strength..too much decided and i must face it gently!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bismillahirrahmanirrahim...Rabbishrahli sadri wayassirli amri wahlul 'ukdatammilisani yafqahu qauli...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7551088514391081092?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7551088514391081092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/still-kaput.html#comment-form' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7551088514391081092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7551088514391081092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/still-kaput.html' title='Still Kaput'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7065058955156531614</id><published>2010-08-23T12:52:00.000+07:00</published><updated>2010-08-23T12:56:39.420+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>postingan sampahhhhh</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;baiklah,sekarang aku menyerah..&lt;br /&gt;deru yang menggebu itu sudah bisa kunamai&lt;br /&gt;karena di luar terlalu riuh,dan kadang beginilah cinta dinamakan...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7065058955156531614?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7065058955156531614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/postingan-sampahhhhh.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7065058955156531614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7065058955156531614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/postingan-sampahhhhh.html' title='postingan sampahhhhh'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-9124309055663239449</id><published>2010-08-18T13:00:00.000+07:00</published><updated>2010-08-17T13:52:48.298+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>HBD 65 INA-ACH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TGou81LQdiI/AAAAAAAAAHI/gm-7kWb6bRI/s1600/INA.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TGou81LQdiI/AAAAAAAAAHI/gm-7kWb6bRI/s320/INA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506265117015176738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini 17-an ya?aih..saya melupakan hal yang satu itu sebagai warga negara indonesia yang baik dan berbudi luhur.Biasanya channel TV sudah semakin marak dengan tayangan ala-ala kemerdekaan.Sebenarnya hal yang menarik tiap tahun adalah upacara kemerdekaan di istana negara.Tidak tertarik pada lagunya,tamu-tamunya atau apapun itu,tapi saya selalu tertarik pada paskibraka.Saya tak bisa membayangkan jika saya salah satu di barisan itu(gak akan mungkin kalee..).Tiap tahun suasananya pasti beda.Beda,beda dan beda.&lt;span class="fullpost"&gt;Tahun ini 17-an bertepatan dengan ramadhan.Pengibaran sang saka(apa maksud sang saka,aku pun tak tau)juga unik,di laut,di goa,di udara,di..di..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Aceh?hm..sudah banyak yang ditukar dan di rombak.Mari beralih sejenak.Sebenarnya apa makna merdeka di Aceh?bumi ini semakin mengenal anak-anaknya.Sebagian anaknya sudah menikah,sebagian berkuasa menindas saudaranya yang lemah,bagian terkecil adalah anaknya yang telah dijamin suci dan bagian paling besar masih dalam kondisi carut marut.Tiap anak bumi menyimpan ceritanya sendiri.Ketika ia meronta kesakitan,bumi tak dapat menampung semua gejolak.Ia sudah tua.Kadang tiap anak membagi kisahnya pada saudara-saudaranya.Ada yang benar-benar peduli tapi banyak pula yang angkuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Indonesia,Aceh tak asing.Karena ia telah lama menangis.Luapan tangisnya paling besar ketika Desember tahun 2004 silam.Kekerasan dan simbahan darah menggerus tiada hentinya,perang,dan..dan..semua yang membuat ia menangis kesakitan menahan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini,sampai daerahnya tidak lagi disebut Daerah Istimewa Aceh yang mengedepankan syariat,pendidikan,budaya dan adat pun ia tetap bertahan.Rupanya pemimpin kita menganggap ia terlalu istimewa sampai ia memisahkan salah satu bagian Aceh Utara dan Lhoksemawe.Bagaimana bagian lain?tentu masih banyak cerita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku yang awam,mungkin merdeka adalah bebas dan tidak kalah.Terlalu banyak wacana dan kebengisan hingga hukum syariat hanya di sebuah kertas saja.Mungkin jika ia jadi pigura telah kusam dan lapuk dimakan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagu yang sedikit hetrik dan menggelitik&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;bla..bla..sekali merdeka tetap merdeka&lt;br /&gt;selama hayat masih dikandung badan..bla..bla..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;ya..ya..leh peu makna hana teupeu,hayeu sang...LOL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasudah..65 tahun itu makin dewasalah engkau(baca:wakil rakyat)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-9124309055663239449?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/9124309055663239449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/hbd-65-ina-ach.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/9124309055663239449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/9124309055663239449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/hbd-65-ina-ach.html' title='HBD 65 INA-ACH'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TGou81LQdiI/AAAAAAAAAHI/gm-7kWb6bRI/s72-c/INA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8640315317352103553</id><published>2010-08-11T11:34:00.000+07:00</published><updated>2010-08-11T11:49:13.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><title type='text'>Pelangi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TGIrPToEZXI/AAAAAAAAAHA/QnLedopeHcc/s1600/Rainbow-kids-714.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TGIrPToEZXI/AAAAAAAAAHA/QnLedopeHcc/s320/Rainbow-kids-714.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504009236566533490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ia adalah perlambangan kesederhanaan dalam berbagai warna&lt;br /&gt;mereka menancapkan tiap warna dalam hidupnya&lt;br /&gt;mereka simbol ketaklukan pada perpaduan rima&lt;br /&gt;ia diam,menjiwai alur nya sendiri&lt;br /&gt;ia senyum,merekah dan tak bersuara&lt;br /&gt;racun jingga telah berkecamuk,semraut pikiran tiada henti berlipat&lt;br /&gt;pikiran mereka digulung&lt;br /&gt;hati berdesir hebat&lt;br /&gt;buncah di dada bertalu-talu&lt;br /&gt;ia diam,diam...&lt;br /&gt;mereka menyusuri koridor warnanya,mereka tercekat karena tak sampai&lt;br /&gt;bilahan warnanya tak dapat ditukar oleh kelinieran palsu&lt;br /&gt;durja..&lt;br /&gt;ia warna,ia beragam,ia satu..&lt;br /&gt;ia penuh dengan kekosongan kecerdasan&lt;br /&gt;tapi ia diam,diam,diam...&lt;br /&gt;mereka terbahak,&lt;br /&gt;ia melirik mereka,&lt;br /&gt;mereka melirik ia,&lt;br /&gt;ia dan mereka menemukan warna&lt;br /&gt;warna yang memiliki rima&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;yang dirundung rindu.apalah arti 3 tahun itu..&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8640315317352103553?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8640315317352103553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/pelangi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8640315317352103553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8640315317352103553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/pelangi.html' title='Pelangi'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TGIrPToEZXI/AAAAAAAAAHA/QnLedopeHcc/s72-c/Rainbow-kids-714.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-7390941296837506077</id><published>2010-08-07T13:30:00.000+07:00</published><updated>2010-08-11T11:29:03.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Aku Tak Punya Judul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TF0BXu9N6VI/AAAAAAAAAGw/UMvwhxgrGPk/s1600/ramadhan5nu8.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TF0BXu9N6VI/AAAAAAAAAGw/UMvwhxgrGPk/s320/ramadhan5nu8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502555826970028370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku berhenti dulu sekarang.Tapi bukan meninggalkanmu,karena tak mampu.Bukan pula mengingkarinya.&lt;br /&gt;Di luar sangat riuh.Begitu banyak kemunafikan.&lt;br /&gt;Namun setia Mu belum juga melepuh.&lt;br /&gt;Aku beruntung..&lt;br /&gt;Rindukah Engkau?&lt;br /&gt;Aku rindu,sangat rindu..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kenapa hanya 30 hari saja?&lt;br /&gt;Kenapa tak selamanya?&lt;br /&gt;Duhai...Cahaya di atas Cahaya,&lt;br /&gt;Aku rindu,hanya rindu&lt;br /&gt;Aku ingin mendekat,ingin merasakannya kembali&lt;br /&gt;Bawa aku padanya,sebelum matiku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4 hari menjelang Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-7390941296837506077?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/7390941296837506077/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/aku-tak-punya-judul.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7390941296837506077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/7390941296837506077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/aku-tak-punya-judul.html' title='Aku Tak Punya Judul'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TF0BXu9N6VI/AAAAAAAAAGw/UMvwhxgrGPk/s72-c/ramadhan5nu8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2214520510291989350</id><published>2010-08-07T12:42:00.000+07:00</published><updated>2010-08-11T11:51:53.972+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Poke'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Garbage'/><title type='text'>Binoculars-Deep</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ynL1zBeA4bA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ynL1zBeA4bA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's no especially rule when i listen the song.Which one is better then i picked it up randomly.Based on my playlist,85% is a western,the others is combine,indo,chinese,japanese,arabic,some turk and one achenese.I trully love a full of meaning song.It have an own inner philosophi inside the words.Beside that,i also love the simple words meaning.It's not really difficult to get it and no need extra dictionary to understood.well,i think Binoculars's song one was of them.It was softly and easy to listen.By the title of "Deep",it can catch your ear...check this out!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;So this is what you mean&lt;br /&gt;And this is how you feel&lt;br /&gt;So this is how you see&lt;br /&gt;And this is how you breathe&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I know&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I go down deep&lt;br /&gt;Oh&lt;br /&gt;So this is what you mean&lt;br /&gt;And this is how you feel&lt;br /&gt;So this how you see&lt;br /&gt;And this is how you breathe&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I know&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I go down deep&lt;br /&gt;Oh&lt;br /&gt;Beneath the deep blue sea&lt;br /&gt;Touching every breath&lt;br /&gt;All a slight off hand&lt;br /&gt;For everything you left&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I know&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I go down deep&lt;br /&gt;Oh&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I give myself for you&lt;br /&gt;Sometimes&lt;br /&gt;I know down deep&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2214520510291989350?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2214520510291989350/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/binoculars-deep.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2214520510291989350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2214520510291989350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/binoculars-deep.html' title='Binoculars-Deep'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8928846671389673339</id><published>2010-08-02T11:55:00.000+07:00</published><updated>2010-08-02T14:40:29.908+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Tengah Malam Lantai 3</title><content type='html'>Sudah dua malam terlewati di rumah sakit ini.Ternyata seperti ini rasanya.Pemindahan &lt;br /&gt;sebagian barang-barang penting dalam sepetak kamar seukuran seperempat kamarku.Sering sekali hal-hal kecil yang terlupa,sisir,handuk,odol juga dedorant.Aku tak keberatan harus bolak-balik antara rumah dan rumah sakit tempatku menginap,asal aku tak mencium bau darah kental saja sudah cukup.Kedatangan tamu adalah sesuatu yang diharapkan sebagai wujud kepedulian dan perbaikan gizi :D ya,kadang buah-buahan yang berplastik-plastik habis dilahap oleh orang yang tidak sakit,sedangkan orang yang sakit hanya bisa pasrah dengan kegetiran lidah melahap apapun.Malang nian.Kedatangan tamu juga terkadang mengganggu &lt;span style="fontstyle:italic;"&gt;privacy&lt;/span&gt;,menurutku.Seperti malam tadi.Jika tamu mengganggu acara tidur santai untuk meregangkan otot sejenak adalah hal biasa,namun jika sudah mengganggu hal-hal yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;privacy&lt;/span&gt; dan sensitif adalah kurang ajar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kesal jika mereka mengungkit sebuah fakta dengan kenyataan pahit, dan kekurangan &lt;br /&gt;itu sudah mereka tau tapi hanya karena tak ada bahan pembicaraan,moncong mereka berkicau seenak dengkul-jika mereka punya dengkul.Aku sering kali tak paham dengan &lt;br /&gt;maksud mereka mempertanyakan ulang kebenaran atas sebuah kekurangan yang jelas-jelas &lt;br /&gt;telah mereka lihat setiap saat,seumur hayatku.Dan, hal yang paling menggelikan ketika mereka memanas-manasi dengan menambah-nambah cerita.Kupingku panas.Sasaran objek mereka tak lain adalah aku.Aku beringsut dari tidur-tiduran malas-manjaku dan &lt;br /&gt;beranjak ke lantai atas rumah sakit.Rumah sakit ini terdiri dari 4 lantai tapi hanya &lt;br /&gt;tiga lantai yang berfungsi.Sementara kamar rawat adikku yang sakit berada di lantai2 &lt;br /&gt;rumah sakit.Aku menyendiri.Lantai 3 yang kunaiki tampak lebih senyap karena pasien hanya segelintir.Lantai 3 juga mempunyai balkon yang terbilang cukup nyaman,setidaknya untuk posisiku menyendiri saat ini.Hanya sesekali lewat kucing kurap berbelang hitam-kepirangan mengeong.Entah apa yang ia rasakan,dari tadi hanya mondar-mandir saja.Agaknya ia kehilangan anak.Tubuh renta kurapannya terlihat semakin kurus.Barangkali terlalu banyak melahirkan.Kasihan ia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini hanya ada aku dan angin yang membuatku sedikit kedinginan dan bersin.Hmm,aku mulai menikmati lantai 3 rumah sakit ini.Aku bisa melihat orang-orang &lt;br /&gt;dibawahku.Beberapa kendaraan roda empat mengatur posisinya,sesekali mundur kedepan &lt;br /&gt;atau kebelakang mematuhi suara peluit juru parkir.Di sebelahnya beberapa pemuda tanggung asyik dan masyuk pada sebatang rokok.Sesekali terkekeh pada dua teman lainnya.Entah apa yang mereka obrolkan.Tak kupusingkan.Aku mendesah sedikit panjang dan angin mekin melebarkan desahanku.Syukur tak banyak nyamuk berdenging.Aku kembali mulai memikirkan obrolan tamu tadi.Mereka menyesalkan kenapa adikku sakit.Mereka lebih melihat ia banyak memebantu keluarga.Bukan dalam hal finansial tapi dalam hal kesetiannya memenuhi segala permintaan orang tua dalam transportasi.Ah kawan,sebenarnya aku ingin mengatakan bahwa aku belum mampu mengendarai motor dan hal ini berbanding terbalik dengan adikku yang bisa mengendarai motor bahkan mobil.Aku benci hal ini terus ditanyakan ulang dan diperbincangkan seperti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;headline&lt;/span&gt; dalam sebuah surat kabar,seperti tahi ayam yang sedang hangat-hangatnya dan seperti tabung gas elpiji yang gemar meledakkan diri akhir-akhir ini.Bukan,bukan aku tak bisa mengendarainya,tapi hanya karena trauma yang tak kunjung hilang 5 tahun silam.Ketika nyaris terjadi tabrakan maut antara aku dan sepupuku.Jika saja Tuhan tak menyelamatkanku dari maut di seputaran simpang 5 yang padat kendaraan itu,kepalaku bisa saja terlepas dari tubuhnya.Aku terlempar beberapa kilo dari motor yang sepupuku kendarai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepupuku?Aku tak ingat.Beruntungnya aku tak perlu tak perlu merasakan kamar operasi &lt;br /&gt;untuk mengangkat darah beku dari tubuh seperti yang dialami sepupuku.Hal yang hampir &lt;br /&gt;serupa terjadi setahun kemudian.Aku terlempar dari motor yang temanku &lt;br /&gt;kendarai.Jalanan aspal yang kasar mendarat halus di kepalaku sehingga mengeluarkan &lt;br /&gt;banyak darah.Sejak hari itu aku benci darah.Aku takut darah yang menggenang dan &lt;br /&gt;kental.Aku takut sekali melihat seseorang berdarah.Kupikir phobia ini hanya &lt;br /&gt;ketakutanku yang berlebihan tapi ternyata kubuktikan ketika aku tes golongan darah &lt;br /&gt;pertama kalinya dalam seumur hidupku dan itu setahun yang lalu.Tes itu dilakukan oleh seorang mahasisiwi kedokteran seumuran jagung yang waktu itu membuka stand Fakultas Kedokteran dalam acara Unsyiah Fair.Hal yang pertama kali kulakukan adalah memberanikan diri.Mengorbankan jari tengah kiriku untuk diambil sampel darahnya dan diteteskan pada kaca preparat.Entah karena perasaan takut atau apa,akhirnya setelah mengucapkan terimakasih pada mahasiswi yang mungkin pertama kali menancapkan jarum kecil ke tanganku sebagai tumbal,maka tiba-tiba ruh ku seakan lepas dari tubuhnya.Aku pitam dan tak tau apa-apa.Untung saja sebelum tubuhku rebah,temanku langsung menangkapku.Mereka panik.Aku melayang.Mahasiswi kedokteran tersebut langsung minta maaf sesaat setelah aku siuman.Minta maaf atas apa?Aku juga tak tau,tapi kuiyakan saja karena kulihat ada sebening embun menggumpal siap turun dari matanya.Ah,sudahlah..perkara darah-mendarahi tak kuhiraukan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masihh bergelut dengan semua pikiran yang berkelebat.Satu persatu trauma tersebut mulai bermunculan.Aku tak menangis karena tak ada gunanya.Perkara bisa mengendarai motor mungkin hal remeh temeh bagimu kawan tapi tidak bagiku.Aku harus mengalahkan ketakutan 5 tahun silam.Aku bukan tidak berusaha tapi lagi-lagi ketika memegang stang motor saja aku sudah mulai ciut.Lagi pula aku tak mempersoalkan perkara tak bisa membawa motor hingga saat ini.Walau aku harus mengakui,terkadang aku masih bergantung pada orang rumah untuk mengantarku ke tempat-tempat yang tidak dilalui kendaraan umum,selebihnya aku mampu,walau menghabiskan waktu berjam-jam sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak melihat keadaan ini dengan sebelah mata.Aku melihat sisi lain dari keterbatasanku.Masih ada kendaraan umum yang bisa kunaiki.Aku bahkan belajar banyak &lt;br /&gt;hal tentang orang-orang dalam labi-labi*.Aku bisa membaca tabiat kernek labi-labi.Labi-labi dan terminalnya semacam lab perlakuan.Teori-teori yang 3 tahun &lt;br /&gt;terakhir ini kudapatkan dari hasil pengamatanku secara tak sengaja kepada &lt;br /&gt;mereka.Teori tersebut tak akan ada di buku-buku yang kubaca.Teori tersebut adalah &lt;br /&gt;hasil konspirasi alam,pengalaman pribadi dan pengamatan secara berkala dan &lt;br /&gt;komprehensif.Aku bisa menamatkan beberapa halaman buku selama 1 jam dalam labi-&lt;br /&gt;labi,yang hal ini tak dapat kulakukan jika aku mengendarai motor atau di bonceng.Aku &lt;br /&gt;juga bisa berkenalan dengan kakek tua di depan Pizza Hut Banda Aceh,walau sampai &lt;br /&gt;sekarang belum kudapat nama beliau.Aku bisa makan dalam labi-labi jika hal tersebut &lt;br /&gt;tak bisa kulakukan pada waktu biasa jam makan.Terkadang aku mendapatkan inspirasi &lt;br /&gt;dari melihat berbagai karakter orang-orang dalam labi-labi.Hal-hal yang kecil menurutmu kawan tapi bernilai besar bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak menganggap keterbatasanku sebagai hal yang patut disesali.Selama aku tak &lt;br /&gt;merepotkan dan mengganggu ketentraman hidup orang lain,aku menganggap hal ini adalah &lt;br /&gt;anugerah dan ibrah dari Nya.Seiring waktu Allah mengajarkanku kesabaran dan aku yakin suatu saat akan berbuah manis.Siapa tau besok aku menikah dengan suami berakhlak mulia dan dengan setia mengantar-jemputku sepenuh cinta nya :D,hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin malam yang dingin terus membuaiku.Kucing kurap pun tak lewat lagi.Beberapa &lt;br /&gt;perawat telah masuk kamar khusus perawat.Hanya ada aku dan cicak di lantai 3.Jam &lt;br /&gt;tanganku telah menunjukkan pukul 23.00-kurangi sendiri 20 menit.Jam tanganku cepat20 &lt;br /&gt;menit-aku harus turun ke lantai 2.Berharap keadaan mau berteman denganku lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1 Agustus 2010&lt;br /&gt;Lantai 3,Rumah Sakit Harapan Bunda,Banda Aceh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-8928846671389673339?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/8928846671389673339/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/tengah-malam-lantai-3.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8928846671389673339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/8928846671389673339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/08/tengah-malam-lantai-3.html' title='Tengah Malam Lantai 3'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-2280611050042491530</id><published>2010-07-29T11:16:00.000+07:00</published><updated>2010-07-29T11:24:19.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mozaik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Sesederhana Makna</title><content type='html'>Setiap orang tidak butuh kata-kata yang berat dan bermakna berbelit-belit.Percayalah!Saya telah membuktikannya.Anehnya, saya bisa melihat jika orang-orang tersebut hanya berbicara seenak jidat dengan mengalor-ngidulkan dari beberapa pertanyaan yang ingin kudiskusikan.orang-orang seperti itu hanya ingin dianggap ia telah dewasa dalam tiap makna kata-katanya dengan menyembunyikan makna sebenarnya melalui kata-kata tersebut.Kuncinya terletak,ia memainkan suara,tekanan atau intonasi juga gestur tubuh yang berubah-ubah tiap waktu.Sesekali ia menyudutkan dan mengkombinasikan kata-kata dengan pengalaman hidup yang sebenarnya biasa saja.Yaa,tapi kuhargai juga.Kunci kedua adalah ia tak membiarkan lawan bicaranya menyanggah atau memiliki kesempatan untuk mempertanyakan hal-hal kecil yang mengundang umpan balik atau sesekali ia membalikkan fakta dengan mencari celah kelemahan si penanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya beberapa kali menemukan orang yang seperti ini.Tipe orang  seperti ini adalah orang yang tidak mengerti kenapa telinga diciptakan dua dan mulut diciptakan satu.Sebenarnya mudah mengetahui keadaan ini,cukup kau lihat dua bola matanya saja.Tentunya kau perlu memaknai terlebih dahulu arti tatapan itu,seiring waktu dan penilaian kau akan tahu.Cobalah memahami orang lain.Temanmu tak butuh banyak cincong mu kawan,ia butuh seorang pendengar yang baik dan ”hadir” dalam pembicaraan.&lt;br /&gt;Saya jadi teringat film 3 idiots,ketika Rancho mendefinisikan kata mesin.Ia tak perlu basa-basi menyampaikan mesin bla..bla...ini..itu..padahal sederhananya berfungsi sebagai alat pembantu meringankan aktifitas manusia,&lt;span style="font-style:italic;"&gt;push then ON&lt;/span&gt;.Saya juga punya seorang teman yang menyederhanakan sesuatu tapi tetap tidak melupakan hakikat/kadar yang sebenarnya.Misalnya ketika marak kajian di penghujung tahun dengan tema ”Muhasabah Akhir Tahun”.Ia menyederhanakan konsep muhasabah tersebut tidak hanya terjadi di akhir tahun tapi seharusnya di sepanjang hari dan waktu.Baginya,kenapa segala bentuk pemantapan dan perenungan diri hanya terjadi di akhir tahun dan kenapa harus di kumpulkan menjadi kesatuan yang harus di  evaluasi di bagian akhir.Dan sampai saat ini kajian-kajian rutin masih saja mengangkat tema itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa kemarin,saya juga di sentakkan seorang teman karena pemikiran saya yang masih rumit dan berbelit.Satu hal lagi kawan,sebagaimana kerumitan berpikir kepala mu,serumit itu pula bahasa yang dirimu keluarkan,baik melalui bahasa verbal atau non-verbal.Nah,kembali pada pemikiran sederhana.Waktu itu,ia meminta saya menguraikan program kerja  kedepan untuk Club English yang saya tangani.Sebagai ketua terpilih,saya harus mempropagandakan seluruh program kerja selama 1 semester tersebut.Ia dan ketua Jurusan Fakultas kami memiliki harapan paling besar untuk Club English ini.Ternyata ia ”melirik” keterbelitanku.Program yang kuuraikan stagnan dan hanya mengikuti program kerja tahun lalu  yang sangat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata ”Kamu tau mercusuar?”&lt;br /&gt;”Iya,tau”&lt;br /&gt;”Biasanya terletak dimana?”&lt;br /&gt;”Di dekat pantai”&lt;br /&gt;”Perlukah bangunannya besar?”ia menambahkan.&lt;br /&gt;Dengan lugu kujawab ”hm..iya”&lt;br /&gt;”Ya,memang benar,logikanya semakin tinggi bangunan tersebut diperlukan kekokohan dari fisiknya yang besar,tapi mercusuar yang tinggi tersebut hanya butuh lampu diatasnya yang bisa menerangi setiap ia menyapu seluruh permukaan lautan.Artinya lampu tersebut yang bertanggung jawab untuk menentukan tiap kapal terkena biasan sinarnya,padahal lampu tersebut hanya berjumlah satu sampai dua buah.Jika di ibaratkan bangunan tersebut adalah orang-orang dalam organisasi dan lampu tersebut adalah program kerja, artinya program kerja lah yang bertanggung jawab dalam memeriahkan dan membesarkan nama organisasi karena biasnya akan dilihat oleh orang lain dan mengundang partisipasi orang banyak.Sederhananya seperti ini,program kerja tak perlu banyak,cukup satu sampai tiga buah yang penting acaranya meriah dan orang lain juga ikut berpartisipasi,serta dapat menggugah orang banyak agar mengakui keberadaan organisasi tersebut. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk hal ini cukup berbelit tapi saya suka prinsip mercusuarnya.Secara tidak langsung ia mengajarkan saya untuk tidak stagnan dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;out of the box&lt;/span&gt;.Ya, hanya berupa kalimat sederhana.Sesederhana pikiran mengurai pola pikir menjadi sesuatu yang diucap,ditulis dan disikapi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-2280611050042491530?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/2280611050042491530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/07/sesederhana-makna.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2280611050042491530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/2280611050042491530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/07/sesederhana-makna.html' title='Sesederhana Makna'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-4361824566493423362</id><published>2010-07-24T11:12:00.000+07:00</published><updated>2010-07-24T11:33:24.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Mencerdaskan  Kepintaran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TEps4iTi6jI/AAAAAAAAAF8/iHW3VT2sPNs/s1600/anak-pintar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 303px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TEps4iTi6jI/AAAAAAAAAF8/iHW3VT2sPNs/s320/anak-pintar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497326013696371250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya sedikit kesulitan dalam menanggapi pertanyaan teman, “Menurutmu, pintar itu apa dan seperti apa?”.Perihal yang membuat ia bertanya seperti itu hanya karena ia menganggap ia kurang di beberapa sisi yang cukup inti.Ia merasa kesulitan mendefinisikan kata “pintar”.Jangankan dia, saya saja sedikit kewalahan dalam menjawab pertanyaan tersebut.Bagiku tak ada jawaban dan indikator yang pasti untuk men&lt;span style="font-style:italic;"&gt;judge&lt;/span&gt; seseorang pintar.Hanya saja ia cerdas dalam mengolah kepintarannya.Saya akan mencoba menjawab dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;critical thinking&lt;/span&gt;, melihat dari segala sudut.Pintar secara &lt;span style="font-style:italic;"&gt;general&lt;/span&gt; dapat di artikan: menyesuaikan diri sewajarnya dengan sekitar, mempelajari konsep dan ide-ide baru, serta mampu menyelesaikan masalah.Dari hal tersebut, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Howard Gardner&lt;/span&gt; dalam bukunya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Multiple Intelligences&lt;/span&gt;, membagi kecerdasan manusia pada 9 hal yaitu:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;• Kecerdasan Logis Matematis.&lt;br /&gt;• Kecerdasan Linguistic  verbal.&lt;br /&gt;• Kecerdasan Spasial  visual.&lt;br /&gt;• Kecerdasan Musical.&lt;br /&gt;• Kecerdasan Kinestetic  ragawi.&lt;br /&gt;• Kecerdasan  Naturalis.&lt;br /&gt;• Kecerdasan Intrapersonal.&lt;br /&gt;• Kecerdasan Interpersonal.&lt;br /&gt;• Kecerdasan Spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Nah,mari kita bahas satu-persatu secara runut.Kecerdasan Logis Matematis (saintis, ilmuwan, dan ahli matematika atau yang bersifat hitungan angka) dan Kecerdasan Linguistic-verbal (penulis,ahli berbahasa dan merangkai kata-kata) yang sering dikategorikan sebagai kecerdasan secara intelektual dan sering dianggap sebagai faktor inti kepintaran seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecerdasan spasial visual (pelayar, arsitek, artis atau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tour guide&lt;/span&gt;), musical (musisi dan penyanyi), dan kinestic ragawi (penari).Kelima jenis kecerdasan tadi dapat dikelompokkan sebagai kategori ketrampilan yang dimiliki oleh manusia untuk bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecerdasan Naturalis, Intrapersonal (ahli falsafah dan psikologi), dan Interpersonal (psikiater, psikolog, konselor) dapat membantu seseorang menjadi sukses dalam karier, kehidupan berkeluarga, serta hubungan antarsesama manusia dan alam. Kecerdasan ini mencangkup kemampuan membedakan dan menanggapi dengan tepat suasana hati, temperamen, motivasi, serta hasrat keinginan diri sendiri dan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang disebut dengan kecerdasan spiritual, yang dapat membantu seseorang untuk menemukan kebahagiaan dalam hidupnya karena sudah menyadari makna dari hidup itu sendiri. Apabila seseorang dapat mengasah kecerdasan spiritualnya, orang itu akan memiliki kelebihan yang terlihat dari integritas, karakter,  dan nilai hidup yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap kepintaran seseorang itu berbeda-beda,secara umum tahapan tersebut di tentukan dari kemahiran berfikir dan membuat pertimbangan, serta pendidikan semasa kecil dan interaksi sosial dengan yang lain.Karena tiap manusia mengalami perbedaan terhadap tahapan-tahapan di atas maka tiap kepintaran manusia pun berbeda-beda.Kecerdasan yang beragam inilah yang membuat masing-masing  orang memiliki kepribadian yang unik sehingga tidak sama dengan yang lainnya. Seseorang bisa memiliki beberapa, bahkan semua kecerdasan tersebut apabila selalu diasah dan dilatih seluruh potensi yang ada pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ilmu pengetahuan sendiri telah melakukan riset secara produktif dan berkala.Para pakar menamai tiap kecerdasan teori dan matematis sebagai IQ (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Intelligence Quotient&lt;/span&gt;) dan kecerdasan empati, pemahaman terhadap orang lain, motivasi, sebagai EQ (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Emotional  Quotient&lt;/span&gt;).Secara riset dan bahkan sampai hari ini masih banyak orang menganggap kecerdasan IQ adalah satu-satu nya hal yang mutlak dalam pencapaian kesuksesan seseorang.Namun, apa jadinya jika ia hanya mengandalkan teori-teori serta rumusan angka-angka baku sebagai lambang kesuksesannya dan mengabaikan indikator lain dalam hidupnya?Ia akan menjadi orang yang hanya digerakkan oleh sistem semata tanpa melihat dunia luar.Otaknya telah “terkotak” menjadi wujud perlambangan yang statis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada hal yang lain dalam menunjang kesuksesan seseorang yang seharusnya berbanding lurus dengan teori yang ia pelajari.Ya, kecerdasan EQ.Kecerdasan Naturalis, Intrapersonal dan  Interpersonal. Kecerdasan hubungan antarsesama manusia dan alam.Kita hidup berdampingan dengan alam dan manusia itu sendiri.Hidup berarti meminta tapi hidup juga berarti memberi.Dan, apakah hal ini sudah cukup?Bukankah semua hanya berorientasi pada materi semata?Tidak adakah sebuah konsep lain dengan cara pandang berbeda dapat melahirkan sebuah muara selain hanya materi?Bukankah dua konsep itu hanya mengejar kebendaan yang berarti hanya mencakup satu tujuan saja, yaitu amaliah duniawi semata?Tak adakah sebuah konsep akhir menamai sebuah bentuk kecerdasan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya masih akan menjawab dengan ilmu pengetahuan.sebuah bentuk kecerdasan tersebut diberi nama, SQ (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Spiritual  Quotient&lt;/span&gt;).Kecerdasan spiritual merupakan temuan terkini secara ilmiah, yang pertama kali digagas oleh &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Danah Zohar&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ian Marshall&lt;/span&gt;, masing-masing dari Harvard University dan Oxford University melalui riset yang sangat komprehensif.Pembuktian ilmiah tentang kecerdasan spiritual di paparkan Zohar dan Marshall dalam SQ, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Spiritual  Quotient (The Ultimate Intelligence&lt;/span&gt;, London,2000).Hasil risetnya berupa, kecerdasan SQ berperan 80 % dalam kehidupan sedangkan 20 % lagi adalah IQ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Riset pengetahuan boleh berbangga akan temuannya, tapi jauh sebelum 1400 tahun yang lalu Rasulullah telah menjelaskan ayat-ayat Nya dalam surat Ar-Rum:30&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.(Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitrahnya manusia adalah makhluk ketuhanan, makhluk yang bertuhan dan memiliki Tuhan yang satu yaitu Allah.Maka, kaitkanlah dengan kecerdasan spiritual yang telah mencakup segala hal  akan kelebihan yang terlihat dari integritas, karakter,  dan nilai hidup yang dimilikinya.Kekuatan spiritual mampu mensinergikan terhadap pemikiran, perilaku dan kegiatan secara komprehensif.Saya ingin mengutip perkataan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BC Gorbes&lt;/span&gt; “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ukuran tubuhmu tidak penting;ukuran otakmu cukup penting,ukuran hatimu itulah yang terpenting&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, cerdas berarti kita telah mengetahui potensi diri.Cerdas berarti kita bisa berbagi.Cerdas berarti tidak membohongi diri.Cerdas berarti menjalani karna cinta.Cerdas berarti menghargai diri dan nilai hidup.Cerdas berarti bersungguh-sungguh.Cerdas berarti tak pernah mengizinkan diri dipengaruhi oleh unsur diluar diri.Cerdas berarti menggunakan hati.Cerdas berarti cerdas mengelola pintarnya.Cerdas berarti ia mengenal siapa Tuhannya, untuk apa dia hidup dan kemana akhir hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb:Didedikasikan untuk sahabat zikirku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Henny Wilda&lt;/span&gt;.Kalahkan ketakutanmu.Pekik ia dengan hatimu.Dan, menangislah hanya untuk Rabb mu.Sungguh dunia ini lebih hina dari isak tangis mu untuk Nya...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3499050879097379637-4361824566493423362?l=myayia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://myayia.blogspot.com/feeds/4361824566493423362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/07/mencerdaskan-kepintaran.html#comment-form' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4361824566493423362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3499050879097379637/posts/default/4361824566493423362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://myayia.blogspot.com/2010/07/mencerdaskan-kepintaran.html' title='Mencerdaskan  Kepintaran'/><author><name>Ummul Khairi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08321090217153643305</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='18' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-FLZ-P6r7Nwo/TZ0upEabDvI/AAAAAAAAARI/e4Gm2hf14j0/s220/Copy%2B%25282%2529%2Bof%2BP5260251.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TEps4iTi6jI/AAAAAAAAAF8/iHW3VT2sPNs/s72-c/anak-pintar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3499050879097379637.post-8073863024036138756</id><published>2010-07-07T13:31:00.001+07:00</published><updated>2010-07-12T13:29:27.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ai De Life'/><title type='text'>Naik Tingkat Sejengkal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TDbKAtC7ReI/AAAAAAAAAF0/DZ4266VjOOU/s1600/Mukena+Permen+(ML04501).JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hKh4T74xGv4/TDbKAtC7ReI/AAAAAAAAAF0/DZ4266VjOOU/s320/Mukena+Permen+(ML04501).JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5491798909065577954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semalam..setelah shalat magrib,seperti biasa yang umat muslim lakukan,berdoa,tilawah Al-Quran,sedikit mengulang ayat-ayat yang ada di luar kepala dan muhasabah sebagai pengakuan makhluk Tuhan yang lemah.Tapi,semalam merupakan hal jarang terjadi.Bahkan bisa kuhitung dengan jari kapan momen-momen  tersebut terjadi dalam petak kecil ukuran kamar pribadiku.Adalah seorang anak kecil bernama Lala menyambangi kamarku di akhir shalat magrib.Dia adikku yang paling kecil.Akhir-akhir ini,Alhamdulillah,dia membiasakan untuk shalat,minimal shalat magrib.Hal ini tidak akan pernah terjadi jika mama ku tidak pernah membelikannya mukena baru.&lt;span class="fullpost"&gt;Mukena itu sangat ia benggakan.Berulang kali ia memamerkannya padaku sembari mengatakan,"kak ai,adek ada mekena baru" bangganya sambil menunjuk mukena yang berwarna putih cerah itu.Aku melihat dengan seksama.Ternyata mukena itu sedikit longgar pada bagian dagunya,sehingga rambut nya yang coklat itu kelihatan jika ia menngunaknnya.Aku tersenyum geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya aku sedikit terusik,karena saat magrib adalah saat istirahat terbaikku dan merupakan waktu yang paling aku senangi untuk berduaan dengan Rabb ku.Tapi kali ini kupikir,yasudahlah tidak apa-apa.Setidaknya aku bisa mendendangkan Asmaul Husna bersama gadis kecil berusia 8 tahun itu.Mama meminta secara special agar aku mengajarinya mengaji Iqra.Selama ini Lala mengaji Iqra dengan mama.Denganku hanya sesekali.Bukan..bukan karena aku tak pandai mengajarkan Iqra,bukan itu.Bukan juga aku tak bisa Tajwid,juga bukan karena itu.Bukan pula karena aku malas.Tapi hal ini disebabkan kepulanganku kerumah yang hampir selesai waktu magrib sehingga membuat aku tak sempat mengajarnya Iqra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lala,sejatinya bukan anak yang malas disuruh mengaji.Ia hanya malas seperti anak-anak seumurannya malas.Malas memebereskan mainannnya sendiri,malas merapikan buku-buku sekolahnya,malas mengambil handuk untuk mandi dan terkadang malas makan.Semalam ia juga dengan senang hati kuajarkan Iqra.Waktu kutanya,"adek udah Iqra berapa?",dengan bangga ia balas "Iqra 6".Wow..Kupikir ia masih Iqra 4 atau mungkin 5,tapi setelah mendengar ucapan Pe-De nya,aku bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah,dimulailah mengaji perbaris.Baris pertama,mulus.Baris kedua,masih mulus.Baris ketiga,sudah agak karuan makhrajnya.Baris keempat,belepotan panjang pendeknya.Baris kelima,sudah sangat tak karuan panjang pendeknya.Aku pun mengerang dan muka ku sudah tak berbentuk.Ing
