Author: Ummul Khairi
•Saturday, August 06, 2011

Pernah ada masa-masa dalam cinta kita
kita lekat bagai api dan kayu
bersama menyala, saling menghangatkan rasanya
hingga terlambat untuk menginsyafi bahwa
tak tersisa dari diri-diri selain debu dan abu

Pernah ada waktu-waktu dalam ukhuwah ini
kita terlalu akrab bagai awan dan hujan
merasa menghias langit, menyuburkan bumi,
dan melukis pelangi
namun tak sadar, hakikatnya kita saling meniadai

Di satu titik lalu sejenak kita berhenti, menyadari
mungkin hati kita telah terkecualikan dari ikatan di atas iman
bahkan saling nasehat pun tak lain bagai dua lilin
saling mencahayai, tapi masing-masing habis dimakan api

Kini saatnya kembali pada iman yang menerangi hati
pada amal shalih yang menjulang bercabang-cabang
pada akhlak yang manis,lembut dan wangi
hingga ukhuwah kita menggabungkan huruf-huruf menjadi kata
yang dengannya kebenaran terbaca dan bercahaya

-Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah-

nb: Percayakah kalian bahwa dunia tidak linier? Aku percaya. Namun hingga detik ini aku tak mengerti kenapa dunia tidak pernah terbalik untuk setiap rangkaian persaudaraan yang telah digaris Tuhan dalam hidup. Kenapa kita harus bertemu maupun berpisah. Kenapa kita harus mendengar dan berbagi. Kenapa ada tangis juga rindu. Untuk semua sahabat yang telah diutus Tuhan dalam hidupku, dimanapun kalian berada, demi nama Allah, aku sayang kalian...
More...

Author: Ummul Khairi
•Tuesday, July 19, 2011


El, Tuhan tengah bermain diatas
Kata malaikat sedang menyusun labirin hidup

Semua makhluk langit tersentak kaget!

Katanya labirin itu hanya untuk dua orang saja

Percayakah kau, El?

El, tak pernah kau dengar bisikan macam-macam, bukan?

Karena liku-liku labirin tak beragam

Mereka padu saja

Hanya ketulusanmu yang mencegah dari limbung
Tuhan kata, ini persoalan benar-benar, bukan main-main

Nanti, jika jiwamu tak lagi meledak-ledak seperti molotov yang terburai dan meletup-letup
Kamu akan bertemu dengannya di akhir labirin
Waktu tak kenal jeda

Pun tak gegas pergi

Sudah larut malam

Labirin itu ternyata milikmu, El

Senangkah?

Itu namamu, El

Tapi siapa?


img src More...