Author: Ummul Khairi
•Thursday, February 16, 2012

Beberapa hari lalu saya bermimpi cukup aneh. Mimpi aneh bukan pertama kali saya alami. Saya tipe orang yang available tidur dimana saja. Asal sudah lelah, bosan dan butuh istirahat, saya menyempatkan untuk tidur. Mungkin untuk sebagian orang, istirahat cukup di malam hari. Yaitu tidur pulas. Sebagiannya lagi, istirahat bisa dalam kondisi apapun. Termasuk tidur siang. Jadi, tidak heran budaya Siesta sangat lazim dijumpai di Spanyol. Tapi saya tidak akan membahas lebih lanjut hal itu.

Kembali ke mimpi yang aneh. Anehnya, jika rata-rata orang butuh tempat yang nyaman dan sunyi untuk bisa menghadirkan mimpi, saya malah bisa terbang ke alam mimpi dalam kondisi apapun. Including take a nap. Lima menit saya sandaran di kursi dalam kondisi sangat lelah, saya bisa masuk ke alam bawah sadar, mimpi. Mimpinya pun beragam. Beberapa mimpi yang akan saya ingat termasuk penting dan bisa pula "mengatakan" sesuatu. Dulu saya pernah bermimpi berkenalan dengan seseorang yang bernama Candra. Candra mengenalkan dirinya tanpa pernah saya lihat wajahnya. Waktu berlalu. Dan saya bertemu dengan seseorang yang bernama Candra. Yaitu senior saya di Fakultas. Selebihnya tidak ada, dan kami tidak pernah berkenalan secara langsung. Hanya sekedar tahu saja.

Mimpi yang lain saya alami ketika Ramadhan. Hampir sebagian besar mimpi-mimpi itu akan "mengatakan" sesuatu. Dan, keesokan harinya, saya selalu bertemu dengan orang-orang yang diceritakan pada mimpi itu. Mungkin sebagian orang menganggap mimpi adalah bunga tidur. Atau lebih tepatnya mimpi adalah reka ulang kejadian yang sudah dialami seseorang pada waktu yang lalu. Karena terlalu mengingat kejadian demi kejadian, akhirnya alam bawah sadar kita merekam dan memutar kembali keadaan yang sama di dalam mimpi.

Bercerita mimpi yang beberapa hari lalu terjadi, saya pikir ada jawaban yang belum terjawab saat ini. Dalam mimpi itu, saya makan siang dengan keluarga di salah satu rumah makan yang menyajikan ayam bakar sebagai menu utama. Anehnya, rumah makan tersebut menghadirkan chef yang sangat kita kenal. Siapa lagi kalau bukan Farah Queen. Dalam dunia nyata, saya sangat suka menyaksikan Farah ketika memasak. Sebagian menu-menu cakenya saya catat. Saya sangat suka membuat cake. Mungkin wajar-wajar saja jika Farah hadir di mimpi saya. Yang tidak wajarnya adalah seperti ini.

Ketika saya memuji masakan dan menanyakan resep masakannya-masih dalam mimpi- Farah berkata ia tidak punya cukup waktu untuk berbincang lama karena jam terbangnya padat. Ia pun berjanji untuk melayani saya via Yahoo Messenger. Dan, keanehan pun mulai terjadi. ID Yahoo Messenger seorang Farah Queen adalah mahakamagung@yahoo.com.

Olala...seketika itu juga saya terbangun. Belajar dari pengalaman The Beatles yang menghasilkan lagu fenomenal Yesterday yang tercipta sesaat setelah bangun dari tidur, saya pun bergegas mengambil HP dan mencatat ID Chef cantik eksotik itu. Siapa tahu memang benar!

Otak saya kembali berputar. Loading cukup lama untuk menyuruh tangan membuka laptop dan mencari di mesin pencari Google. Kata kunci yang saya ketikkan adalah mahakamagung. Tidak ada kata kunci yang benar-benar pas dengan mahakamagung selain ini. Saya tidak berhenti mencoba dengan kata kunci lain. Kali ini Farah Queen. Sekilas saya baca, Farah lahir di Bandung dan menikah dengan seseorang berkebangsaan asing. Memiliki satu anak bernama Armand. Walau dalam salah satu tayangan acaranya ia pernah menyebutkan bahwa Palembang adalah kampung halamannya, tetap saja tidak ada kata identik antara Farah, Bandung, Palembang dan mahakamagung. Baik. Kali ini kata kunci terakhir. Mahakam. Sungai Mahakam. Sungai ini adalah sungai terbesar di Provinsi Kalimantan timur yang juga tidak ada hubungan sama sekali dengan Farah, Bandung, Palembang- sebagai ibu kota Sumatera Selatan, Sungai Mahakam dan mahakamagung.

Sebelum saya mengaktifkan YM!, ada rasa sedikit takut. Bukan takut dengan seseorang dibalik ID tersebut yang bisa saja berniat buruk, tapi saya takut bisa jadi ID itu adalah sarang virus paling ganas. I hate thread so far. Tapi demi memuaskan rasa penasaran, saya coba meng-add ID mahakamagung@yahoo.com. Ternyata tidak valid. Saya makin penasaran. ID tersebut saya kombinasikan lagi dengan angka, titik, strip dan underscores. Hasilnya tetap tidak valid. I quit. Farah Queen tidak pernah punya ID mahakamagung!

Kata orang. Tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan di dunia ini. Angin jatuhpun Tuhan tau. Tapi, dalam sebuah buku tentang istikharah yang saya pernah baca, untuk seorang manusia biasa, tidak selamanya mimpi itu berarti jawaban dari doa-doa. Hal ini berprinsip bahwa mimpi yang di titahkan langsung oleh pencipta terhadap manusia hanyalah untuk seseorang yang suci seperti Nabi. Contohnya saja mimpi Nabi Ibrahim menyembelih ismail, atau Nabi Yusuf yang bermimpi melihat bintang. Pantaskah kita sebagai manusia biasa diberi mimpi selayaknya para Nabi dan Rasul? Wallahualam

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Saya percaya itu. Siapa tahu nantinya saya bekerja pada pabrik industri mahakamagung atau saya sendiri yang memimpin perusahaan tersebut.
Hehehe...You'll never know :D

This entry was posted on Thursday, February 16, 2012 and is filed under , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

8 comments:

On February 18, 2012 at 7:18 AM , Andy A.Fairussalam said...

yang bener ah itu alamat emailnya farah? :D

eh, blog ini pernah hilang beberapa minggu yang lalu, kukira bener2 di hapus keberadaannya dari blogsphere.. :D

 
On February 18, 2012 at 4:50 PM , Sam said...

aku pernah mendengar kalo seseorang yang bermimpi dan menjadi kenyataan, kemungkinan orang itu mempunyai garis keturunan dengan Nabi kita Muhammad SAW... tapi ga tau sih bener ato ga... :D

saya kirain mahakamagung itu, malah pengen ngebahas Mahkamah Agung... hahahah...

 
On February 21, 2012 at 12:48 PM , Ummul Khairi said...

@mas andy: haha..gak ah, emailnya gak valid itu, saya di tipuin sama mimpi ini :p

saya memang sempat hiatus mas, tapi sekarang udah ngeblog lagi. anyway, apapun yang terjadi, saya masih mikir 1000 kali utk hapus blog :)

 
On February 21, 2012 at 1:11 PM , Ummul Khairi said...

@sam: lho, kita ini kan umatnya Rasulullah Muhammad SAW,sam. mungkin orang yang diberi mimpi berupa petunjuk adalah orang-orang pilihan Allah :)

hahaha...saya juga binggung, kenapa kata 'Mahakamagung' itu pas sekali susunan katanya dan exist di dunia nyata :D

 
On February 21, 2012 at 5:24 PM , Meutia Halida Khairani said...

niat jg ya sampe nyari tu email di google.. saya jarang peduli sama mimpi. apalagi ada alamat email. itu pasti valid alamatnya hanya di alam mimpi. hahaha

 
On February 23, 2012 at 8:25 PM , Ummul Khairi said...

@kak mutia: saya juga mau acuh sama mimpi itu, tapi karena mahakamagung itu sama persis dengan yang saya dapatkan di google, jadinya mau tidak mau saya ikutan 'curios' :D

 
On March 14, 2012 at 2:28 PM , D' Ajeng said...

Hai.. Salam kenal..
Saya juga pernah mengalami hal yang sama.. Rendevous... Pengalaman yang kita rasa pernah mengalami sebelumnya padahal itu dalam mimpi sebelum kejadian sebenernya terjadi.
Kalau dari sisi medis, katanya itu adalah reaksi alam bawah sadar kita atas kekhawatirn atau pikiran kita yang tersembunyi, sehingga muncul dalam mimpi kita seperti preview kejadian yang akan datang.
However, semua tergantung kita bagaimana menyikapinya. Wallahualam bissawab..

 
On March 16, 2012 at 2:05 PM , Ummul Khairi said...

@D'Ajeng: "reaksi alam bawah sadar kita atas kekhawatirn atau pikiran kita yang tersembunyi, sehingga muncul dalam mimpi kita seperti preview kejadian yang akan datang"

saya jadi mikir, apa waktu itu saya pingin ayam bakar di salah satu rumah makan itu ya? hehe

eh ya, salam kenal juga mba :)