Author: Ummul Khairi
•Saturday, March 24, 2012

Male Brain. Buku terbitan gramedia ini didasarkan pada pengalaman klinis Louann Brizendine selama 25 tahun sebagai seorang dokter ahli saraf. Namanya juga Male Brain. Keseluruhan buku ini berisikan sebagian besar pengetahuan tentang otak laki-laki. Saya juga pernah menulis tentang Female Brain disini. Banyak hal menarik dan pengetahun baru dari buku sebanyak 300-an lembar ini. Secara mendasar, perbedaan otak lelaki dan perempuan sangat sering terlalu disederhanakan serta disalahpahami.

Otak lelaki dan perempuan berbeda sejak masa kehamilan. Sel lelaki memiliki kromosom Y dan otak wanita jelas tidak memilikinya. Perbedaan penting mulai terjadi di awal pembentukan otak, ketika gen menetapkan tahapan untuk proses pembentukan DNA lebih lanjut oleh hormon. Delapan minggu usia kehamilan, testikel lelaki mulai menghasilkan testosteron yang cukup banyak untuk merendam otak dan pada dasarnya mengubah strukturnya.

Itulah mengapa perbedaan itu terlihat ketika mereka memcahkan masalah, menghasilkan kata-kata, mengingat , memperhatikan ekspresi wajah, jatuh cinta, mendengarkan tangisan bayi, rasa marah, sedih ataupun takut. Bahkan ketika Brizendine mengatakan ingin membukukan hasil pengalaman klinisnya dalam buku Male Brain ini seorang pasiennya tertawa dan mengatakan “Itu akan menjadi sebuah buku yang tipis! Mungkin lebih menyerupai pampflet”. Well, mungkin itulah mengapa banyak yang mengatakan “Laki-laki itu simple dan wanita itu rumit”. Padahal, dalam kenyataannya, otak lelaki adalah mesin pemecah masalah yang efisien. Setuju?

Ada beberapa hal yang dibahas dalam buku ini. Mulai dari otak anak laki-laki, otak remaja, otak perkawinan ; cinta dan nafsu, otak dibawah pinggang, otak sang ayah, kehidupan emosional laki-laki hingga otak laki-laki yang telah matang.

Otak anak laki-laki
Para peneliti telah menemukan bahwa anak laki-laki dan perempuan lebih memilih mainan dari jenis kelamin mereka sendiri, tetapi anak perempuan akan bermain dengan mainan anak laki-laki, sementara anak laki-laki di usia 4 tahun, menolak mainan anak perempuan bahkan mainan dengan “warna perempuan” seperti pink contohnya. Dulu sewaktu adik perempuan saya masih kecil dan melihat mobil-mobilan adik lelaki saya nganggur, ia langsung mengambil kain gendongan dan membuat mobil itu seolah-olah seperti bayi dan ia adalah ibunya.

Otak remaja
Antara usia 9-15 tahun, sirkuit otak laki-laki dengan miliaran neuron dan ribuan juta sambungan “mulai hidup” ketika tingkat testosteronnya meningkat hingga 20 kali lipat. Apabila testosteronnya adalah air, seorang anak laki-laki usia 9 tahun mendapat testosteron setara dengan 1 cangkir air sehari. Tetapi di usia 15 tahun, hal itu setara dengan 2 galon air perhari. So, testosteron secara biologis menjadikan semua pikiran dan perilaku yang muncul dari otaknya menjadi bersifat maskulin. Laki-laki juga memiliki pemroses yang lebih besar di inti bidang otak yang paling primitif yang menyalakan rasa takut dan memicu agresi protektif yaitu amigdala. Inilah mengapa sejumlah laki-laki akan berjuang sampai mati untuk mempertahankan orang yang mereka cintai. Terlebih lagi, ketika berhadapan dengan kesedihan emosional pasangannya, bidang otak untuk pemecahan masalah dan memperbaiki situasi yang dimiliki laki-laki akan langsung berpijar.

Otak perkawinan ; cinta dan nafsu
Laki-laki memilki ruang otak 2 ½ kali lebih luas yang ditujukan untuk hasrat seksual didalam hipotalamus mereka. Pemikiran tentang ituu selalu berkedip-kedip dibagian belakang korteks visual lelaki, sepanjang pagi dan malam hari. Ini riset lhoo. Intinya, bagi otak laki-laki, kemampuan untuk mendapat pasangan berarti membuat DNA dan gennya memasuki generasi selanjutnya. Walaupun tidak secara sadar memikirkan hal ini, secara naluriah ia ingin mendapatkan keturunan yang banyak. Nah, ini penting juga untuk diketahui. Bedanya, otak perempuan mencoba untuk melihat apakah seorang laki-laki memiliki sesuatu yang diperlukan untuk menjadi pelindung dan pencari nafkah yang baik. Peneliti mendapati hal ini benar, apapun tingkat pendidikan ataupun kemandirian finansialnya. So, jangan menganggap cewek itu matre ya, karena kebutuhan finansial itu salah satu penentu keberlangsungan hidup.

Otak dibawah pinggang
Sepertinya saya tidak perlu menjelaskan hal ini terlalu rinci :D
Sebelum bermain-main dengan ‘otak dibawah pinggang’ ini, ada baiknya baca tentang ini sebagai persiapan menikah kelak.

Otak sang ayah
Seorang ayah tidak tercipta dengan sendirinya. Para ilmuwan mengetahui bahwa otak laki-laki berubah ketika kehamilan pasangannya semakin membesar. Ayah biasanya tidak ngidam mangga, ice cream atau terjaga dengan rasa mual setiap pagi seperti yang dialami ibu rata-rata. Tetapi mereka pun memilki perubahan emosi, fisik dan hormonal yang selaras dengan kehamilan pasangan mereka. Dua perubahan hormon besar saat menjadi calon ayah: testosteron menurun dan prolaktin meningkat. Alam telah membentuk ikatan biologis yang tak terpatahkan antara orang tua dan anak. Tapi biasanya seorang ayah merasa cemburu terhadap bayi laki-lakinya karena si bayi lelaki selalu ingin ibunya dan tampak si ibu juga memilih bayinya dari pada suaminya. Bagi para ayah, sulit menyesuaikan dasar biologis ikatan cinta antara ibu dan bayi. Begitu pula sebaliknya, Ketika anak perempuan memilki hubungan yang erat dengan ayahnya, hal ini menetapkan tahapan untuk membina hubungan yang lebih baik bersama laki-laki dalam hidupnya. Pantas saya merasa sering tak akur dengan mama. Bagi saya otak wanita terlalu rumit untuk disederhanakan.

Kehidupan emosional laki-laki
Keluhan klasik yang sering kita dengar: lelaki menganggap perempuan terlalu emosional dan perempuan menganggap laki-laki tidak cukup emosional. Kalau berbicara emosi tidak perlu jauh-jauh. Wajah dingin dan datarnya lelaki adalah salah satu alasan yang membuat perempuan cenderung berpikir, “mereka tertantang secara emosional”. Tetapi dalam penelitian ini, lelaki secara otomatis menyimpan perasaan mereka untuk diri mereka. Satu saran untuk kaum adam. Wanita selalu menyimpulkan wajah datar kalian dengan rasa kesal, marah ataupun tidak menghargai meski sebenarnya kalian tidak bermaksud seperti itu. Untuk itu, jika kalian merasa kesal, marah atau apapun sebaiknya katakan saja atau setidaknya tunjukan wajah asli emosi itu ya.

Otak laki-laki yang telah matang
Otak lelaki yang sudah matang menjadi semakin menyerupai otak perempuan dewasa secara hormonal. Kira-kira umur 50-60 tahun mereka menjadi lebih baik, dewasa dan lembut. Nah, bagaimana dengan otak seorang kakek? Tentunya bahan bakar yang menjalankan sirkuit otak lelaki juga berubah. Lebih banyak menggunakan oksitosin dan estrogen dan tidak terlalu banyak vasopressin dan testosteron. Laki-laki juga mengalami karir yang menurun dan mencari proyek baru yang menarik untuk membuat mereka tetap sibuk dan “terlibat”, atau setidaknya sebagai pengamat. Mungkin itulah kenapa orang yang sudah lanjut usia senang mengobrol lama. Dan, ikatan seorang lelaki dengan cucunya bergantung pada hubungannya dengan anaknya yang sudah dewasa.

Budaya dan cara kita mengajari otak untuk berperilaku memainkan peran besar dalam membentuk otak kita. Bila seorang anak laki-laki dibesarkan untuk "menjadi seorang laki-laki", lalu ketika dia dewasa -alur dan sirkuit otaknya- yang telah dipengaruhi seperti itu, semakin dibentuk untuk menjadi lelaki dewasa. Well, mungkin tidak semua otak lelaki bisa digambarkan secara singkat seperti diatas. Tulisan ini sebagai pengetahuan untuk saling memahami dan menyederhanakan jiwa yang kompleks, seperti lelaki dan wanita.

This entry was posted on Saturday, March 24, 2012 and is filed under , , , , , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

20 comments:

On March 25, 2012 at 1:20 AM , Aulia Fitri said...

berarti ini komen pasangannya "karena wanita ingin dimengerti" dan "karena kami ingin memahami" asyekk :)

 
On March 25, 2012 at 3:25 AM , I'am Sadah said...

Terkadang cewek itu memang musti matre, biar cowok bersungguh2 mencari rejeki ^^

 
On March 27, 2012 at 3:17 AM , Sam said...

dari kesemuanya, untuk mencapai semuanya itu, perkembangan otak itu sendiri bakalan dipengaruhi oleh lingkungan di mana ia berada, seperti yang Ai katakan di paragraf terakhir... :)

 
On March 27, 2012 at 10:58 AM , Akhmad Muhaimin Azzet said...

wah..., jadi kepengen membaca lebih lanjut; makasih banyak ya informasi bukunya, semoga pas ke toko buku ketemu....

 
On March 28, 2012 at 11:59 PM , Dihas Enrico said...

Otak perkawinan ; cinta dan nafsu
hmmm.....
benarkah...??
saya laki-laki...

 
On March 31, 2012 at 4:59 PM , Ummul Khairi said...

@Aulia: satir ya, tapi itu bener, yang penting komunikasi *halah!

 
On March 31, 2012 at 5:15 PM , Ummul Khairi said...

@bang fahri: matre atau tidak, lelaki itu memang harus bersungguh-sungguh dalam mencari rezeki. karena kan pada akhirnya lelaki menjadi kepala rumah tangga :) *ngomongapasaya

 
On March 31, 2012 at 5:23 PM , Ummul Khairi said...

@sam: istilahnya itu sam, dimana bumi berpijak disitu langit dijunjung :D

 
On March 31, 2012 at 5:35 PM , Ummul Khairi said...

@Akhmad Muhaimin Azzet: semoga bermanfaat pak :) buku ini ada versi Female Brain-nya juga

 
On March 31, 2012 at 5:40 PM , Ummul Khairi said...

@Dihas Enrico: yaa...menurut risetnya seperti itu, saya juga tidak tau benar atau tidak krn hanya menyalin ulang dari bukunya. tulisan ini utk pengetahuan saja kok :)

 
On March 31, 2012 at 5:48 PM , Aulia Fitri said...

eh bicara2 satir itu apa yah #mikirbeneran

 
On April 2, 2012 at 10:59 AM , Ummul Khairi said...

@Aulia: satir itu menurut ai #OrangAwamNgomong seperti hal-hal konyol, silly, ridiculous tapi sekaligus cerdas *wink

 
On April 3, 2012 at 4:01 AM , Aulia Fitri said...

hmmm gitu ya, ai kebanyakan kata2 yg tidak dimengerti kalau komen nih apalagi ditambah sama kata silly, ridiculous seperti nama orang saja ya :D

 
On April 4, 2012 at 11:21 AM , Ummul Khairi said...

@Aulia: nah itu dia Aulia, maklum orang awam yang bicara jadi tidak tau kata-kata yang benarnya seperti apa, hehe :D

 
On April 4, 2012 at 3:04 PM , Zukko said...

Hmm.. jadi seperti itu laki-laki itu.. its nice to know that. :)

 
On April 4, 2012 at 5:41 PM , Ummul Khairi said...

@Zukko: malah saya yang harusnya bertanya, seperti itukah lelaki? :D

 
On April 23, 2012 at 12:01 AM , Akangs AlBanjary said...

nah... sejauh mana neng Ai "membenarkan" hasil riset tuan dokter ini ?
Pd bagian substansi mana yg menurut neng lebih dpt dipahami dr seorang laki2 ?

 
On May 7, 2012 at 12:56 PM , Leadership Developmant Training said...

kunjungan gan.,.
bagi" motivasi.,.
apapun yang bisa kita lakukan lakukanlah sekarang .,.
jangan buang waktu kamu sia2.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

 
On May 23, 2012 at 2:10 PM , Ummul Khairi said...

@Akangs AlBanjary: hmm, lelaki itu makhluk efisien, fokus, tepat sasaran. kalau saya menyebutnya seperti bilangan biner, kalau tidak 0 ya 1 :D

 
On May 23, 2012 at 2:15 PM , Ummul Khairi said...

@LDT: ini tentang lelaki, gan jadi saya tidak membuang waktu sia-sia hanya karena menulis ini :)