Author: Ummul Khairi
•Wednesday, November 10, 2010


Kau bahkan tak pernah tau
Jeda waktu yang kuhabiskan bersama malam-malam lalu
Jumawa bertubuh satu
Berpikir satu
Ya, satu nama saja
Namamu
Runtun semua pendar berlalu
Tanpa singgah sedikit saja
Waktu lalu gegas pergi
Satu, dua waktu merayap sendiri
Hanya disana, berlalu mesin-mesin tua usang
Mereka tata satu-satu rapi
Tapi tak ada lagi biru yang kucari
Biru tua usang dan aku tau kau datang
Tiga, empat hingga kau kupaksa buyar
Kepalaku tak berhenti untuk hanya melihat kapan kau datang lagi
Pagi tadi tak kelu
Juga tak mau meninggalkan senja sendiri
Kau duduk temani bebatu berkawan sepi
Pikirmu tengah melangit
Menyatu rasa manis walau hanya siluet hari
Lima, kau tak kurasa hingga sekian senja
Aku tak kemana
Aku tetap disini
Pada bebatu hingga senja mereda
Hingga kau kulihat lagi


Malam lalu, ketika kepalaku tak bekerja

This entry was posted on Wednesday, November 10, 2010 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

6 comments:

On November 12, 2010 at 3:41 PM , Nama Saya Kaspa Yobel Batu Bara said...

artikel nya unik,,,
oh y ditunggu komentar balik nya di blog aku y
salam kenal
:D

 
On November 12, 2010 at 9:35 PM , kakve_santi said...

saya sedang menatap setiap detilnya.. :)

 
On November 13, 2010 at 10:27 AM , ai said... said...

@Nama Saya Kaspa Yobel Batu Bara:
*Nama yang panjang yak :D
salam kenal juga mas,saya langsung ke TKP*halah!

 
On November 13, 2010 at 10:30 AM , ai said... said...

@kakve santi: sila mas..semoga roti isinya renyah. lho? :p

 
On November 13, 2010 at 12:15 PM , Teknologi Komputer said...

blog walking ne...
salam kenal ya..
artikel kamu bagus bgt..
di tunggu ya kunjungan balik dan komentarnya di blog saya :)

 
On November 13, 2010 at 8:07 PM , ai said... said...

@Teknologi Komputer: salam kenal juga :D
saya main ke blognya yaa..